
Satu minggu sudah Sejak Ayu dinyatakan positif hamil anak kembar. Ayu dan Jason belum lagi menginjakkan kaki mereka di rumah kediaman Gilbert dengan alasan keselamatan Ayu dan calon bayi kembar mereka.
Jason membelikan rumah baru untuk tempat tinggal mereka yang tidak kalah besar dari keluarga Gilbert namun hanya dua lantai. Jason mempekerjakan dua perawat sekaligus untuk membantu Ayu dan dirinya. Serta Abah dan Umi yang diboyong ke rumah baru mereka untuk menemani Ayu, jika dirinya diharuskannya ke kantor. tapi jika tidak Jason akan bekerja di rumah.
" Yu, jangan bekerja dulu biar Abah dan Umi yang mengerjakannya "Umi Ita melihat Ayu ikut merapikan perabotan rumah.
" Ini hanya begini aja Umi, apanya yang capek?"Balas Ayu yang memang hanya duduk saja membantu memilih mengelompokkannya.
" Iya biar Umi saja "Umi mengambil perabotan yang berada ditangan Ayu.
Bukan tanpa alasan Umi Ita melakukannya. karena dihadapan mereka ada Jason yang sedang meeting dengan para investor sambari tetap fokus memperhatikan setiap gerak gerik istrinya.
" Iya Umi Ita sayang "Ucap Ayu akhirnya mengalah.
Ayu hanya melihat Umi Ita dan tiga orang pelayan lainnya yang membereskannya.
" Umi, dari kita nggak ada kembar ya?"Tanya Ayu bergelayut manja pada Umi Ita.
" Nggak ada Yu, Umi dan Abah tidak ada yang keturunan kembar "Jawab Umi Ita.
Ayu hanya mengangguk paham.
" Baby kemarilah, Ibu Cahaya memberikan mu tugas akhir untuk semester ini "Jason meminta Ayu untuk duduk disampingnya.
Jason membuka layar iPad milik Ayu dan meletakkannya dihadapan Ayu.
Ayu membuka email yang dikirim Ibu Cahaya, dan membuka link untuk mengerjakan tugas-tugasnya.
" Kenapa banyak sekali? "Gumam Ayu lirih sehingga menerbitkan senyum dari bibir Jason karena mendengar ucapan Ayu.
" Nanti aku bantu Baby "Ucap Jason mengarahkan kameranya pada pas bunga yang terletak disampingnya.
Jason mengelus perut Ayu yang sedikit sudah agak berisi "Bantu Mommy mengerjakan tugas kampusnya ya Baby twins ".
Ayu hanya mengangguk dan ikut mengelus perutnya.
Setelah beberapa jam pekerjaan Jason dan tugas Ayu pun selesai, dan itu pun atas bantuan Jason. Kini mereka sedang menikmati waktu kebersamaan disaat makan malam mereka.
Keesokan harinya,
Hari ini merupakan hari yang sudah ditentukan oleh Mommy Irena dan Daddy Leo untuk mengadakan pesta pernikahan Ayu dan Jason. Tapi semua harus berjalan dengan keinginan Jason untuk tidak membuat Ayu kelelahan.
__ADS_1
Selain, Mommy Irena, Daddy Leo, Abah, Umi, Jason dan tentunya Ayi sendiri. Tidak ada lagi yang mengetahui jika Ayu sedang mengandung pewaris keluarga Gilbert. Dan rencananya Daddy Leo ingin membagikan kebahagiaan mereka dengan banyak orang saat pesta berlangsung.
Semuanya sudah siap dan berkumpul di salah satu Ballroom Hotel terluas dan termewah di Jakarta yang mampu menampung ribuan tamu undangan yang Daddy Leo sebarkan untuk semua kerabat dan rekan bisnis yang berada di Jakarta atau pun kota besar lainnya bahkan ada perwakilan yang datang dari perusahaannya yang berada di luar negeri, termasuk London. Dan tentunya beberapa staf karyawan yang memiliki posisi yang cukup penting didalam kantornya.
Semua hidangan sudah tersaji untuk memanjakan lidah para tamu. Serta hiasan dekorasi yang dibuat secantik mungkin untuk memanjakan mata mereka. Dan benar saja semua para tamu begitu dibuat berdecak kagum dengan pesta pernikahannya Jason dan Ayu,terlepas Ayu bukan berasal dari keluarga yang setara dengan keluarga besar Gilbert.
" Wow... Baby kamu sungguh sangat cantik hari ini! "Jason melontarkan pujian yang sangat tulus untuk Ayu.
" Ish gombal terus "Balas Ayu dengan wajah malu-malunya.
" Kita hanya satu jam saja menemai mereka, selebihnya kita diam disini "Ucap Jason yang tidak bisa dibantah lagi.
" Mana bisa begitu, kedua bayi kita ingin menyaksikan meriahnya pesta Mommy dan Daddy nya "Bisik Ayu ditelinga Jason.
" Jangan memancingku Baby, lihat lah senjata ku sudah bangun seperti ini"Tunjuk Jason pada celananya yang lebih menonjol.
" Honey...pikirannya itu ya "Ayu memayunkan bibirnya karena kesal. Karena akhir-akhir ini mood bercintanya agak sedikit berkurang.
" Iya Baby tenang saja, sudah bisa dijinakan ini. Lihatlah!"Ucap Jason mengecup sekilas bibir yang sedang manyun itu.
" Ayu... Jason... "Panggil Mommy Irena.
Keduanya menoleh kearah Mommy Irena yang baru masuk sambil memanggil mereka.
" Ayo sayang semua orang sudah menunggu kedatangan kalian "Ucap Mommy Irena mengajak Ayu dan Jason untuk keluar dan duduk di kursi pelaminan.
" Iya sebentar Mom "Balas Ayu.
Ayu berdiri merapikan gaunnya dibantu dengan Jason.
Sementara di arae Ballroom sudah dipenuhi dengan tamu undangan yang sudah menanti kedatangan mereka berdua.
Setelah beberapa menit berlalu, terdengan sorak sorai tepuk tangan yang menggema di seluruh ruang aula Ballroom tatkala Ayu dan Jason yang sudah mereka tunggu kedatangannya, karena mereka berdua merupakan inti dari semua acara hari ini,sudah bergabung dengan mereka semua, Ayu dan Jason berhasil memukau pasang mata yang tertuju pada mereka yang sedang berjalan menuju kursi pelaminan.
Pun dengan James yang ikut terpesona dengan kecantikan yang dimiliki oleh Ayu sungguh sangat sempurna dimatanya. Entahlah apa yang dipikirkannya sekarang, bagaimana kelanjutan rumah tangganya bersama Celia yang hanya jalan ditempat. Membuatnya jenuh dan dengan cepat berpaling pada adik iparnya sendiri.
Oma Grace selalu memperhatikan setiap apa yang dilakukan oleh James, sampai Oma Grace mengikuti tatapan mata James yang selalu tertuju pada satu wanita yaitu Ayu sang pengantin mempelai wanita.
Tanpa sepengetahuan siapa pun Oma Grace meminta Lyra untuk datang di pasta ini. Tanpa mempedulikan perasaannya. Tapi anehnya dengan senang hati Lyra pun datang memenuhi permintaan Oma Grace.
" Hei Oma "Sapa Lyra yang sudah duduk disampingnya.
__ADS_1
" Oma kira kamu tidak datang? "Balas Oma Grace.
" Aku tidak ingin melewatkan hari bahagia ini Oma"Ucap Lyra santai. Padahal ia sedang menyembunyikan perasaannya yang terluka.
Mereka terdiam dan fokus melihat kedua mempelai yang menjadi raja dan ratu sehari itu.
" Seharusnya tempat ini dan diri mu Jas adalah milik ku dan akan tetap menjadi milik ku "Gumam Lyra dalam hati sambil mengepalkan kedua tangannya.
Kini pandangan dan pendengaran mereka semua tertuju pada Daddy Leo yang sudah mulai memberikan penyambutan. Memperkenalkan kedua besannya dan menantunya. Mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya. Hingga Semuanya berjalan lancar tidak ada yang bertanya ini itu atau hanya sekedar mencibir karena mereka begitu menikmati acara demi acara serta hidangan yang disuguhkan pada pesta ini.
" Terakhir, yang saya ingin umumkan atau berbagi kebahagiaan bersama kalian semua yang hadir disini yaitu menantu saya Ayu Puspita Gilbert sedang mengandung pewaris keluarga kami ".
Semakin terdengar suara riuh tepuk tangan dan ucapan selamat untuk keluarga Gilbert dan tentunya untuk Ayu sendiri.
Namun tidak bagi mereka yang tidak ingin melihat Ayu dan Jason bahagia.
.
.
.
.
Mampir juga Yuk kawan di Novel Author yang lain:
Cinta Tuan Alex ( Tamat ).
Suami ke dua ( Ongoing ).
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
Terima kasih kawan 😊🙏.