
" Honey, Stop it!, Geli... "Ayu hanya bisa merintih keEnakan saat merasakan kedua tangan Jason sudah menjelajah tempat paling sensitif dari tubuhnya, tapi sayang rintihan ke-senangan itu tidak terdengar lama, karena harus terhenti dengan suara ponsel miliknya.
Jason dan Ayu saling pandang, Ayu melihat rahang Jason yang mengeras dengan gigi yang saling beradu. Sambil merapikan semua pakaiannya, Ayu melihat ponsel yang masih disimpannya di dalam tas.
Sedangkan Jason mengeluarkan kata-kata umpatan yang ditujukannya pada dirinya sendiri. Pusing pasti dirasanya saat ini, ketika hasratnya yang sedang melambung harus terlempar dari ketinggian dan berakhir dengan menonjok udara dan mengusap kasar wajahnya.
" Mrs. Stella " Ucap Ayu sembari membulatkan kedua matanya dengan sempurna dan menempelkan jari telunjuk pada bibirnya sebagai pertanda Jason tidak boleh bersuara sedikit pun.
" Iya Mrs. Stella ".
" Aku tidak melihat mu dan menantu di lokasi. Apa kalian sedang sarapan bersama? ".
" Tidak Mrs. Stella, hanya saja tadi aku bertemu dengan salah satu klien kita sedang bermalam disini, jadi aku menghampirinya terlebih dahulu. Kalau untuk Tuan Jason aku tidak tahu Mrs. Stella"Jawab Ayu berbohong, yang mengundang gelak tawa Jason tapi ditahannya dengan bantal.
" Aahhh Baby... "Jason sengaja melakukannya karena kehadirannya disana tidak dianggap oleh Ayu.
Suara ******* yang terdengar jelas di telinga Mrs. Stella dan menjadi tanda besar untuk dirinya, dan ia memilih untuk bertanya langsung dengan yang bersangkutan. "Moms J suara indah apa itu? ".
Wajah Ayu sudah terasa panas karena menahan malu dan sedikit emosi dengan ulah jahil Jason yang bisa membuat reputasinya jelek di depan Mrs. Stella.
" Tidak ada suara apa-apa disini Mrs. Stella "Ucap Ayu gelagapan dan berharap Mrs. Stella menyudahi pertanyaannya.
" Ok Baby, aku tunggu di lokasi "Ucap Mrs. Stella cekikikan dengan memanggil Ayu Baby seperti yang didengarnya tadi.
Ayu melempar bantal ke arah tubuh Jason sudah tertutup kembali kain kemejanya.
" Keluarlah kamu terlebih dahulu!, nanti aku akan menyusul "Ucap Ayu memberikan saran dengan sedikit memerintah.
" Bagaimana kalau kita keluar bersama?, bukannya itu akan terasa kenikmatannya berkali-kali lipat dari pada kita keluar terpisah " Balas Jason terdengar ambigu di telinga Ayu.
Tapi Jason langsung keluar dari dalam kamar sesuai dengan permintaan Ayu, karena tidak ingin membuang waktu lagi agar secepatnya bisa menyelesaikan masalahnya hari ini juga sebelum bertemu dengan James.
Yang diikuti Ayu kemudian setelah beberapa menit berlalu dari kepergian Jason.
" Hallo Mrs. Stella, Tuan Jason " Ayu menyapa keduanya yang sudah lebih dahulu berada di lokasi. Ayu melihat keduanya sedang berbicara santai.
" Hallo Baby Moms J " Balas Mrs. Stella sembari memperlihatkan senyum manisnya namun tetap dengan menggoda Ayu.
__ADS_1
Ayu hanya menggeleng lemah dengan sedikit menundukkan wajahnya.
" Hallo Moms J, Anda terlihat sangat cantik pagi ini "Puji Jason dengan tulus, tapi seketika senyum Mrs. Stella menghilang dari wajah cantiknya.
Ayu hanya tersenyum sesaat namun kembali menunduk karena tidak kuasa melihat tatapan mata Jason yang penuh cinta dan gairah.
Kenapa Mrs. Stella merasa pujian yang berikan Jason merupakan isi hati yang terdalamnya?, tidak ada keraguan atau kebohongan dari sorot mata Jason ketika mengatakan itu dan menatap wajah Ayu. Namun ia berusaha untuk berpikir positif sebelum ia mencari informasinya sendiri mengenai mereka.
Jason membuka obrolan pertamanya, dengan memberitahu Mrs. Stella kalau dirinya akan menanamkan modal 100% pada Perusahaan Periklanan Mrs. Stella. Yang mendapatkan pelukan hangat dari Mrs. Stella, namun tidak dengan obrolan yang berikutnya. Dimana Jason malah mendapatkan sebuah tamparan yang sangat keras di salah satu pipinya.
Ayu juga begitu kaget dengan berita yang di sampaikan Jason mengenai pembatalan pertunangannya dengan Soraya. Semoga saja ini tidak ada hubungan dengan dirinya atau pun dengan kedua putranya, walau rasanya sangat mustahil.
" Apa kurangnya Putri ku sampai kamu tega ingin membatalkan Pertunangan kalian? ".
" Karena aku masih terikat pernikahan dengan istri ku ".
Mrs. Stella memicingkan matanya sambil tersenyum sinis metapa Jason,"Apa ini hanya akal-akalan mu saja untuk mempermudah kepergianmu ".
Jason menggeleng dengan sikap santainya, " Aku tidak mencari pembenaran apa pun atas apa yang aku lakukan. Tapi itu kenyataannya dan siapa pun tidak ada yang bisa memisahkan kami ".
Deg
Begitu juga Mrs. Stella melihat kearah Ayu dan Jason bergantian. Seolah ia tidak mempercayai apa yang sedang dilihatnya pagi ini. Hal yang akan dicari tahunya, ternyata Jason mengakuinya sendiri dengan Gentle.
" Ya seperti yang Mrs. Stella lihat. Ayu merupakan istri dan ibu bagi kedua putra kembar ku. Pertemuan pertama kami di sini yang tanpa di sengaja setalah tujuh tahun lamanya. Tidak ada sedikit pun keinginan ku untuk menyembunyikan ini semua dari mu dan Soraya ".
" Jadi Soraya...."
" Iya, Soraya sudah mengetahui semuanya. Dan ia menyerahkan segala keputusannya pada mu ".
" Suara pria di telepon tadi milik Jason"Tanya Mrs. penuh selidik.
" Maaf Mrs. Stella, aku tidak ber...."
" Jangan salahkan istriku, istriku hanya tidak ingin menyakiti mu dan Soraya. Tapi aku juga tidak bisa membiarkan istriku menyakiti dirinya sendiri dan kedua putra kami ".
Mrs. Stella menggeleng lemah,"Lalu bagaimana dengan Putri ku?, Soraya sangat mencintai mu dan sudah merencanakan semua ini bersama mu ".
__ADS_1
Jason memegang kedua tangan Mrs. Stella dan menggenggamnya erat, "Soraya wanita yang cerdas, pintar, baik, kuat, tangguh. Tidak akan sulit baginya menemukan kembali cinta yang lebih pantas lagi untuk Putri cantik mu ".
Mrs. Stella menatap intens wajah tampan Jason yang beberapa menit lalu mengurungkan niatnya untuk menjadi menantunya.
Ia tidak bisa menyalahkan Jason sepenuhnya, karena dari awal mereka sama-sama tahu kondisi Jason. Hanya saja ia tidak mempersiapkan ini sedari awalnya, bisa saja situasi ini datang pada mereka.
" Kamu sengaja menukar kebagaian Putri ku dengan cara kamu menanamkan modal besar di Perusahaan ku? "Tanya Mrs. Stella dengan air mata yang sudah jatuh pada kedua pipinya.
Jason kembali menggeleng dengan tangan yang masih memegang erat tangan Mrs. Stella,"Aku bingung, mana dulu yang harus aku sampaikan pada mu. Tapi jauh dari lubuk hati ku, tidak ada niat sedikit pun untuk menukar kebahagiaan Soraya dengan apa pun. Aku berterima kasih pada mu dan Soraya untuk waktu tujuh tahun kemarin, kalian berdua menjadi penyemangatku, sangat membantu ku. Tapi maaf aku tidak bisa melanjutkan pertunangan ku dengan Soraya, karena aku tidak ingin menduakan cinta istriku ".
Ayu yang sedari tidak mengeluarkan suaranya sedikitpun, akhirnya kembali bersuara kala menjawab pertanyaan Mrs. Stella "Kenapa saat aku tanya pada mu soal kemiripan kedua putra mu dengan Jason, Moms J tidak jujur pada ku? ".
" Aku tidak ingin mendahuhui Jason, kaena aku sudah meminta Jason untuk berbicara dengan mu dan Soraya terlebih dahulu. Makanya aku memilih diam saja".
.
.
Mampir Yuk di Novel Author yang lain :
Cinta Tuan Alex ( Tamat).
Istri kedua ( On going ).
Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
__ADS_1
Terima kasih kawan 🙏😊.