Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Extra Part 32 T3JG


__ADS_3

Hari pertama di pagi yang cerah di dalam kediaman Umi Ita. Loisa sudah mulai mengajar untuk Vina dan Vida dari pukul delapan pagi. Ayu hanya melihat, memperhatikan dengan seksama dengan apa yang diajarkan oleh Loisa pada kedua putri nya. Jason sedang berbicara melalui sambungan telepon dengan Agas dan Pak Anton.


Umi Ita, Bibi Yuni dan Ibu Risma di saat pagi seperti ini lebih banyak menghabiskan waktunya di dapur. Entah membersihkan ikan, sayuran atau hanya sekedar mengobrol melepas rasa lelah dan penat mereka.


" Ayu pasti sudah tahu jika pengajar Vina dan Vida punya niat yang tidak baik pada keluarga nya." Mulut Bibi Yuni terasa gatal sekali jika tidak membahasnya bersama Umi Ita dan Ibu Risma.


Ibu Risma tersenyum, akhirnya apa yang dari semalam sudah ditahannya akhirnya ia bisa mengeluarkan unek-unek nya.


" Iya enggak dimana-mana wanita penggoda selalu ada. Seperti yang Sinetron yang sering kita tonton." Timpal Ibu Risma.


" Iya mudah-mudahan Ayu dan Jason bisa melewati lagi masa-masa sulit mereka demi anak-anak mereka." Umi Ita ikut menimpali dengan bijak.


" Lihat di TV aja kita suka gregetan sendiri liat wanita model begitu. Apalagi kita melihat langsung sendiri seperti ini. Rasanya..." Ucap Ibu Risma menggantung begitu saja di udara ketika Ayu sudah berada di dapur bersama mereka.


" Rasanya apa Ibu Risma?, ko enggak dilanjut? karena ada aku ya?." Ayu duduk di sebelah Umi Ita.


" Eh tidak Yu, itu kita lagi ngobrol acara TV yang sering kita tonton. Ibu suka gemes pengen nyubit aja sama yang namanya pelakor." Ibu Risma mengalihkan topik pembicaraan. Namun tetap saja menyebut nama yang sedang dihindari karena ada Ayu.

__ADS_1


Bibi Yuni dan Umi Ita tertawa lepas mendengar Ibu Risma salah bicara, begitu juga dengan Ayu tapi hanya tersenyum saja.


Loisa menghampiri Jason yang baru keluar dari kamar, sebab Loisa melihat Ayu yang pergi ke dapur dan Vina serta Vida sedang mengerjakan tugas yang diberikannya.


" Jason tunggu " Suara Loisa di bikin se-pelan mungkin supaya tidak ada yang mendengar selain Jason.


Jason berdiri dan menatap datar pada Loisa.


" Maaf mungkin cara ku salah, tapi apa aku bisa minta tolong untuk pembayaran ku dibayar Full dimuka?." Tatap Loisa penuh harap.


" Nanti aku bicarakan dulu dengan istri ku sebab Istri ku yang memegang semua keuangan ku ." Jawab Jason cepat.


Jason mencari keberadaan Ayu karena ada yang mau dibicarakannya selain hal yang diminta baru saja oleh Loisa.


" Ada apa Honey?." Jawab Ayu dari arah dapur saat mendengar suara Jason yang memanggilnya.


Jason mengajak Ayu untuk masuk ke dalam kamar supaya lebih leluasa untuk berbicara.

__ADS_1


" Nanti sore aku ada meeting dengan Agas dan Klien yang kebetulan berkunjung di sini. Jadi mungkin nanti malam aku makan di luar. Sekarang Agas dalam perjalanan." Tutur Jason menarik tangan Ayu supaya duduk dalam pangkuannya.


" Iya tidak apa-apa Honey, Agas sendiri atau bersama siapa?." Tanya Ayu membelai wajah Jason.


" Oh iya Agas membawa Anthoni atas permintaan Vida." Jawab Jason sambil tertawa sebab Vida tidak jauh berbeda dengan dirinya di waktu dulu. Jika sudah menyukai sesuatu harus sampai dapat.


" Paling nanti aku minta Agas dan Anthoni menginap di sini supaya Vida senang." Ayu ikut tertawa mendengar Vida begitu antusias terhadap Anthoni. Tapi hanya sebentar saja sebelum Jason menyampaikan apa yang dikatakan Loisa.


" Loisa minta pada ku untuk pembayaran Gaji nya minta Full dibayarkan?." Jason lekat menatap Ayu, takutnya Ayu akan salah paham atau marah. Tapi rupanya tidak.


" Mungkin Loisa punya keperluan lain sehingga minta dibayarkan semua." Jawab Ayu santai.


" Aku katakan padanya jika harus berunding dulu dengan mu mengenai hal ini." Aku Jason.


" Tidak masalah bayarkan saja penuh sekarang, itu memang hak yang harus di didapatkannya." Balas Ayu bijak.


" Kamu selalu bisa melihat orang bukan hanya dari satu sisi saja. Sehingga kamu masih bisa menempatkan hak dan kewajiban pada orang dengan seimbang." Jujur saja Jason begitu bangga dan tentunya sangat bahagia.

__ADS_1


" Iya semoga saja Loisa tetap menjalankan kewajibannya dengan biak selama di sini tanpa melakukan hal yang bisa merusak citranya sebagai pengajar." Ayu menghembuskan nafas tepat pada bibir Jason yang selalu berusaha mendekati bibir nya namun Ayu berusaha menghindar sampai mereka tertawa terbahak.


__ADS_2