Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 40


__ADS_3

Satu hari kebersamaan Jason dan Ayu sebelum pulang ke rumah kediaman Gilbert.


Ayu dan Jason hampir tidak berpakaian utuh selama berada didalam Apartemen nya. Jason yang selalu hanya memakai boxernya saja. dan Ayu yang selalu menuruti permintaan Jason yang selalu berpenampilan dengan hanya memakai lingerie nya saja. sampai Jason harus menambahkan stock lingerie dengan memesannya online.


Seperti pagi ini, Ayu sudah dibuat acak-acakan oleh ulah Jason yang selalu memintanya untuk bercinta di setiap ruangan atau tempat di Apartemen yang bisa dijadikannya area bergulat.


" Akh.... "


Lenguhan panjang keduanya menyudahi percintaan mereka dengan berbagai gaya yang selalu berhasil dicobanya.


Mereka masih menikmati kebersamaannya ditempat tidur dengan saling memeluk dan memberikan kecupan-kecupan singkat pada tubuh masing-masing.


" Baby, kamu selalu hot "Pujian tulus yang ucapkan Jason pada Ayu.


" Dan aku sangat menyukainya Baby, kamu sangat belajar dengan cepat. dan aku menjadi guru yang hebat untuk mu"Tambah Jason lagi dengan penuh bangga sambil menepuk dada bidangnya.


" Begini kalau punya suami sudah sangat pintar di ranjang. tapi aku juga suka setiap permainan mu Honey"Ucap Ayu dengan jujur dan rona kebahagiaan terpancar dari wajahnya.


Jason beranjak dari tempat tidur, setelah melepaskan diri dari pelukan Ayu. kemudian berjalan kearah lemari dan mengambil sesuatu dari dalam sana. membawanya keatas tempat tidur.


" Buka lah! "Jason meminta Ayu untuk membuka map nya.


Ayu menuruti apa yang diperintahkan Jason, Ayu menemukan dua kartu ATM dan surat-surat berharga yang belum dimengertinya untuk apa semuanya itu?


Ayu menatap Jason dengan kedua ATM ditangannya.


" Ini untuk apa Honey? "Tanya Ayu.


" Ini semuanya untuk mu Baby"Jawab Jason.


" Gunakan semuanya untuk memenuhi kebutuhan pribadimu. dan akan aku tambahkan disetiap awal bulannya. Abah dan Umi akan aku transfer ke rekening yang akan diurus Agas. kuliah mu akan aku bayarkan lunas, biar kamu fokus dan cepat menyelesaikan kulihamu "Ucap Jason menjelaskan.


" Setelah lulus nanti, jika kamu ingin bekerja. bekerja lah aku tidak akan melarang mu. yang penting kamu bisa membagi waktu dan lebih memperioritaskan keluarga kita".Ucapnya lagi.


" Untuk No Pin nya angka lahir ku"Tambah Jason ******* bibir Ayu yang sedikit terbuka.


" Dan Ini, surat kepemilikan Apartemen ini. Sudah atas nama mu? ".


" Kenapa begitu? "Tanya Ayu dengan cepat.


" Karena kamu istri ku Baby, jadi kamu layak dan berhak mendapatkan itu semua ".

__ADS_1


Ayu menggeleng dengan cepat karena menurutnya ini terlalu berlebihan.


" Aku tidak memerlukan ini semua Honey, yang terpenting bagiku kamu selalu ada untuk ku, kita dan anak-anak kita kelak ".


" Jangan menolaknya Baby, simpanlah semuanya ini. suatu saat mungkin akan bisa membantu kita juga"Jason menyerahkan semuanya pada kedua tangan Ayu.


" Tidak perlu banyak berpikir Baby, kalau bisa aku ingin menyerahkan seisi dunia ini untakmu".


Ayu langsung memeluk Jason dengan begitu eratnya. Ayu begitu terharu dengan ketulusan yang dimiliki Jason untuk dirinya dan kedua orang tuanya.


" Hei Baby, kenapa menangis? aku harap ini tangisan kebahagiaan untuk mu dan kita".


Ayu mengangguk pelan didalam pelukan Jason.


.


.


.


.


" Selama Jason diluar kota, Jason tidak pernah menghubungi mu Ly? "Tanya Celia.


" Tidak, makanya aku bingung tumben bangat. aku kirim pesan tapi tidak pernah bibacanya. aku telepon pun tidak pernah dijawab "Adu Lyra pada Celia sekalian ia mencari sekutu di rumah Gilbert.


Celia menatap Lyra dengan tatapan yang sulit diartikan oleh Lyra. apa sebenarnya Celia menyukainya atau malah membencinya.


" Kata Asistennya, Jason sedang fokus untuk menyelesaikan proyeknya dengan cepat sebelum kami melangsungkan pernikahan "Lanjutnya lagi.


" Bagus kalau alasannya seperti itu. kalau bukan bagaimana Ly? "Tanya Celia sambil memperhatikan kuku kedua tangannya setelah memakai kuteknya disalon.


" Aku percaya Jason tidak akan macam-macam dibelakangku Cel"Ucap Lyra mencoba membesarkan hatinya sendiri. karena ucapan Celia sangat mempengaruhinya.


Jika diingat memang Jason tidak pernah melakukan seperti sekarang ini. dan jika benar apa yang di takutnya terjadi, maka ia akan melakukan segala macam cara untuk mempertahankan Jason tetap disisinya dan akan berusaha mendapatkan Jason dalam pelukannya.


Dan biasanya Lyra akan menjemput kepulangannya dari luar kota, menjadi orang pertama yang ditemuinya dan mereka langsung bercinta sepuasnya.


" Coba kamu pikir Ly, mana ada wanita yang bisa menolak Jason dengan segala kesempurnaan yang dimilikinya. sama seperti James, banyak wanita yang rela mengantri untuk mendapatkannya"Ucap Celia dengan bangganya.


" Jason tidak pernah tertarik bermain dengan wanita mana pun, karena Jason sudah mendapatkan semuanya dari ku"Balas Lyra dengan sewot karena mulai terbakar api cemburu.

__ADS_1


" Wow... "Ucap Celia sambil bertepuk tangan.


" Berarti kita sama Ly "Celia menertawakan dirinya sendiri.


Karena dengan tubuh molek yang mereka miliki, mereka bisa mengikat James dan Jason. Pria mana pun juga tidak ada yang bisa menolak pesona dari Celia mau pun Lyra. Apalagi Celia yang sudah punya nama besar dan popularitas dengan menyandang Nyonya Gilbert.


" Apa yang akan kamu lakukan jika memang semua itu terjadj pada mu Ly? " Pertanyaan yang terdengar seperti meledek untuk Lyra.


" Itu akan menjadi urusan ku Cel, dan akan aku lalukan dengan caraku sendiri"Jawab Lyra dengan acuh dan Ia langsung meninggalkan Celia didalam sana.


Namun Celia yang tidak peduli pun hanya bersikap acuh saat di perlakukan seperti itu oleh calon adik ipanya sendiri. Sebenarnya Celia tidak ingin memiliki saingan dalam keluarga Gilbert. karena menurutnya Lyra bisa menjadi ancaman baginya.


Celia, menaiki anak tangga menuju kamarnya dilantai dua yang berhadapan dengan kamar Jason.


Sedangkan Lyra yang sudah berada didalam mobil. dan masih kesal terhadap apa yang katakan oleh Celia, menarik nafasnya dalam. Kemudian Ia mengambil ponsel dan membukanya, siapa tahu ada kabar dari Jason, namun masih tidak ada.


" Kamu tidak bisa memperlakukan aku seperti Jason Gilbert? ".


" Kamu harus mempertanggungjawabkan pembuatan mu. sampai aku menjadi wanita buruk dihadapan keluarga mu sendiri ".


" Dan apa yang sebenarnya terjadi? tidak akan mudah lepas dari ku"Gumam Lyra sambil melempar asal ponselnya ke tempat duduk yang disampingnya.


.


.


.


.


" Baby "Terdengar suara Jason memanggil Ayu dari dalam kamar mencari keberadaannya, namun tidak menemukannya.


Kemudian Jason melihat keadaan tempat tidurnya yang sudah wangi dan bersih dari bercak darah dan begitu banyak sisa jejak percintaannya yang terbuang diatas sprei.


Jason keluar dari kamar menuju dapur, dan benar saja Ayu sedang memasukan beberapa potong pakaian kotor kedalam mesin cuci.


" Baby, biarkan saja tidak perlu di cuci. aku akan mengabadikannya bercak darah keperawananmu dan aroma wangi peluh percintaan kita "Ucap Jason langsung mengambil sprei yang berada disamping Ayu.


" Honey.... biarkan saja aku mencucinya".


" Tidak Baby, aku akan meminta penyedia jasa Apartemen ini untuk membersihkan Apartemen kita besok. ini menjadi tanggung jawab ku Baby. sekarang kita keruang TV lagi Baby, aku punya ide baru untuk gaya kita selanjutnya "Ucap Jason sambil langsung menggendong tubuh Ayu dan membawanya pergi dari dapur.

__ADS_1


__ADS_2