Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 92


__ADS_3

" Ok, bisa Daddy pastikan, Daddy akan kembali datang pada kalian " Ucap Jason meyakinkan.


" Ok Dad. Baiklah kami akan menunggu kedatangan Daddy " Balas Jack sembari memeluk Jason dengan erat yang diikuti oleh John.


Jack dan John meninggalkan Ayu serta Jason di dalam kamarnya, menuju ke halaman depan karena mereka harus memasukkan sebagian barangnya ke dalam mobil.


" Simpanlah dokumen ini!. Aku membeli rumah ini, untuk kita tempati bersama. Aku, Kamu, Jack dan John. Jika sekarang ini kamu enggak untuk menempatinya, tidak masalah, aku akan menempatkan seseorang untuk merawat rumah kita " Ucap Jason memberikan Map nya pada Ayu tanpa Ayu membuka Map nya terlebih dahulu, yang pasti rumah ini mempunyai harga yang sangat fantastik.


Ayu hanya mengangguk paham tanpa berkata lagi.


" Sebelum aku pulang ke London, aku ingin menemui James tanpa harus bertatap muka langsung. Aku tidak ingin membuatnya merasa tidak nyaman dengan kehadiran ku, hanya melihatnya saja dari jauh " Tanya Jason menatap Ayu, memintanya izin supaya membawanya melihat James.


Ayu mengangguk mengiyakan sambil tersenyum tipis.


" Dan mulailah membujuk James lagi supaya mau ke Dokter untuk mengetahui kondisinya yang sekarang ini. Untuk masalah biaya, aku akan mengurusnya. Yang jelas Jack atau John harus bisa memastikan James mau pergi berobat " Lanjut Jason lagi.


Jason dan Ayu menyusul kedua putranya yang sudah lebih dahulu berada didalam mobil dengan sebuah Map ditangannya.


" Kita langsung pulang atau mau ada yang beli atau mendatangi tempat permainan? "Tanya Jason pada Jack dan John setelah duduk di kursi kemudi menggunakan mobil Ayu.


Kedua menggeleng dengan kompak, "Langsung pulang saja Dad, kasihan Papa tidak ada yang menemaninya bermain dari kemarin. Pasti Papa sangat merindukan kami " Jawab Jack sambil bersandar pada bahu Jason dari belakang.


" Ok baiklah Boys, kita pulang saja " Jason melajukan mobil Ayu dengan kecepatan sedang, karena masih ingin menikmati momen kebersamaan mereka yang tinggal hanya beberapa jam saja sebelum akhirnya Jason harus kembali ke London.


Selama dalam perjalanan, baik Jack dan John tidak berhentinya berceloteh, bercerita banyak hal tentang apa saja yang mereka pernah lalui baik dari suka atau duka, yang masih menempel diingatan mereka. Sesekali Jack mengambil gambar mereka semua dari setiap sudut yang berbeda.


Mobil sudah sampai didepan rumah, tapi Ayu meminta Jack dan John masuk terlebih dahulu. Supaya membawa James keluar dari dalam kamarnya dan menikmati udara sore hari yang terasa sejuk karena sepertinya akan segera turun hujan. Dan meminta mereka untuk beralasan jika Papa nya bertanya tentang Ayu, katakan saja kalau Ayu sedang ke pasar tradisional yang letaknya tidak jauh dari rumah.


" Lakukan Jack, John, tanpa Papa curiga"Ucap Ayu pada kedua putranya. Karena hanya permintaan Jack dan John saja James mau keluar dari persembunyianya.


" Ok Mommy, Daddy " Balas mereka bersamaan.


Sedangkan Ayu dan Jason berada di dalam mobil menunggu Jack dan John membawa James.


" Baby, aku akan sangat merindukanmu " Jason menempelkan wajahnya pada dada Ayu yang terasa sangat empuk.


" Apa kedua jagoan kita yang menjadikan ukuran dada mu sebesar ini? " Tanya Jason mengecup sekilas dada Ayu.

__ADS_1


" Mungkin, karena mereka berdua sangat kuat menghisapnya " Jawab Ayu jujur dan polos karena memang itu yang terjadi. Tapi tidak dengan pikiran Jason.


" Lebih kuat mana dengan hisapanku?"Tanyanya Jason beralih pada leher Ayu dan menghisapnya kuat.


" Sssttt " Ayu mendesis, kala hisapan itu terjadi lagi untuk kesekian kalinya pada area dada yang tidak bisa dilihat orang.


" Honey...Stop, Geli..." Ayu merasakan gelenyar aneh itu lagi saat Jason mengusap area inti bawahnya dari luar kain segi tiganya.


" Honey..., Itu kan James! " Ayu berhasil menghentikan aksi nakal Jason.


Jason bangkit dan perlahan keluar dari dalam mobil. Melihat James yang duduk di atas kursi roda yang sedang dipegangai kedua putranya. Wajah yang tirus tidak terurus, rambut yang dibiarkannya panjang, dengan beberapa luka yang sepertinya akan membekas pada area keningnya.


Rasa sakit, benci, kecewa dan semua kebencian yang hadir dalam hati Jason karena ulah James sendiri selama tujuh tahun ini. Seakan tergantikan dengan rasa pilu, menyedihkan dan kasihan untuk sang Kakak.


" Aku akan membuatmu sehat kembali dan bertemu dengan Mommy dan Daddy"Gumam Jason berjanji pada dirinya sendiri.


Sekitar tiga puluh menit mereka di teras rumah, kini James meminta masuk ke dalam kamarnya lagi pada Jack dan John. Sehingga Jason harus puas dengan waktu yang singkat itu untuk melihat James.


" Maaf kami tidak tadi hanya sebentar, karena Papa mau ke kamar mandi. Dan sekarang sudah berbaring lagi di tempat tidur " Ucap John pada Jason dan Ayu setelah masuk ke dalam mobil untuk mengucapkan perpisahan dengan Sang Daddy.


" Daddy...." Teriak keduanya memeluk Jason dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


" Kami akan sangat merindukanmu Dad!"Ujar Jack dalam pelukan hangat Jason.


" Iya Dad, kami akan sangat merindukanmu " Ucap John dengan melerai pelukannya dan mencium pipi Jason.


" Jaga diri kalian baik-baik, jaga Mommy kalian untuk Daddy. Daddy pastikan akan datang lagi pada kalian. Karena tempat Daddy bersama kalian,dan tempat kalian ada bersama Daddy " Jason memeluk erat kedua putranya. Sembari menarik tubuh Ayu bergabung dalam pelukannya sambil menyatukan bibir mereka untuk beberapa saat.


" Daddy juga jaga diri baik-baik ya. Cepat kembali Dad " Balas Jack yang diikuti anggukan semangat dari John.


" Pasti sayang " Jason kembali memeluk mereka, tidak ada kata puas untuk melakukan itu dengan orang tercinta, terkasih dan tersayang.


Namun waktu jua yang harus membuat mereka berpisah untuk yang kedua kalinya.


" Sanggupkah Jason menepatinya pada Ayu, Jack dan John untuk kembali? ".


" Semoga, itu harapannya ".

__ADS_1


Jason keluar dari dalam mobil Ayu berjalan perlahan menjauh dari mereka dengan air mata yang sudah jatuh pada kedua pipinya.


" Jalan Pak " Pinta Jason pada Supir Hotel yang mengantarnya ke Sekolah tempo hari karena permintaan Jason dengan meng-shareloc alamat rumah Ayu.


" Hapus air mata kalian!, jangan sampai Papa melihat kalian dalam keadaan begini. Dan tolong rahasiakan terlebih dahulu keberadaan Daddy dari Papa. Dan juga kalian harus ingat, jika Daddy tidak kembali jangan pernah bertanya apa pun, Ok! " Ucap Ayu mengingatkan kembali pada Jack dan John, supaya mereka tidak terlalu terluka jika mendapati kenyataan yang akan menyakitkan mereka nantinya.


" Baik Mommy " Jawab keduaya kompak.


" Dan satu hal lagi, panggil Mama jangan Mommy karena Daddy sedang tidak bersama kita ".


" Iya Ma..Mama " Ucap kedua patuh.


.


.


Mampir Yuk di Novel Author yang lain :




Cinta Tuan Alex ( Tamat).




Istri kedua ( On going ).




Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.


Terima kasih kawan 🙏😊.

__ADS_1


__ADS_2