Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 104


__ADS_3

James sudah tinggal bersama Jason dan Ayu, tapi bukan di rumahnya yang dulu, melainkan rumah baru yang dibeli Jason untuk Ayu dan kedua putranya. Meski James merasa keberatan, namun karena Mommy Irena yang selalu memaksanya untuk sementara tinggal bersama mereka.


Satu bulan sudah, James melakukan pengobatan pada kedua kakinya, sedikit demi sedikit ia belajar berjalan walau masih dibantu dengan alat, begitu juga ia melakukan terapi bicara, meski terbata-bata tapi ia sanggup mengucapkan beberapa kalimat pendek.


" Aku tidak ingin terus menerus merepotkan Jason dan Ayu Mom" Ucap James walau masih banyak kekurangan dalam pengucapannya dan ada beberapa kata yang belum bisa dimengerti Mommy Irena. Dan pada akhirnya James memilih menggunakan iPadnya.


" Kalau bukan merepotkan mereka?, kamu mau ikut Mommy balik ke London?" Tanya Mommy Irena sambil merapikan rambut panjang James kemudian mengikatnya rapi.


" Tapi aku juga tidak bisa pisah dengan Jack dan John karena mereka penyemangat ku dari dulu" James mencoba mengucapkannya sampai Mommy Irena mengerti tanpa bantuan alat ketiknya lagi.


Mommy Irena berpikir keras, bagaimana caranya James bisa keluar dari rumah Jason sedangkan penyemangatnya ada pada kedua anaknya Jason dan Ayu. Sepertinya tidak mempunyai jalan lain, memang James harus tinggal bersama Ayu dan Jason sementara waktu sampai ia benar-benar bisa mengandalkan dirinya sendiri tanpa bergantung lagi pada orang lain.


" Dengar James, Mommy tidak bisa melakukan sesuatu yang dapat membuat Ayu dan Baby Twins menderita lagi karena Mommy ".


Dengan cepat James menggelengkan kepalanya dipertegas dengan gerakan tangannya jika ia juga tidak ingin dan tidak akan pernah menyakiti Ayu dan kedua kemenakannya lagi.


" Lalu apa yang membuatmu tidak nyaman, bicaralah pada Mommy, Jason dan Ayu. Bukannya mereka keluargamu juga?".


" Iya, nanti aku akan bicara dengan Jason dan Ayu serta Mommy setelah sampai di rumah "Ucap James sambil merangkai kata demi kata.


Mommy Irena mengangguk menyetujuinya dan perlahan mereka mendekati mobil yang terparkir dihalaman depan gedung rumah sakit.


Setelah tiga puluh menit berlalu, James dan Mommy Irena sudah sampai di rumah Jason. Setiap kedatangan mereka dari rumah sakit selalu mendapatkan peyambutan yang hanagt dari Jaosn, Ayu dan kedua cucunya.


" Papa... Grand Ma... "Jack dan John selalu paling antusias terhadap Papa dan Mommy Irena.


" Halo Jack, John, Grand Ma membawa mainan untuk kalian "Mommy Irena menunjukkannyan pada Jack dan John.


" Hore mainan baru lagi! "Seru Jack dan John kompak. "Kita bisa berbagi kamar Jack dengan semua mainan kita "Seru John sambil membawa mainannya kedalam kamar. Namun tidak lama mereka kembali lagi.

__ADS_1


" Maaf Granda, terima kasih banyak ya Grand Ma" Jack dan John mencium pipi Mommy Irena secara bergantian dan mereka kembali lagi kedalam kamarnya.


" Ayu sudah sangat baik mendidik Jack dan John. mereka bisa di bawa hidup dalam situasi dan keadaan apa pun "Puji Mommy Irena karena melihat sikap Jack dan John yang sangat baik untuk anak seusianya.


" Oma Grace pasti sangat menyayangi mereka" Lanjut Mommy Irena yang belum memberitahukan keberadaan kedua cicitnya pada Oma Grace.


James mengangguk tanda setuju, karena siapa pun tidak bisa menolak pesona, ketampanan, kegemasan, kebaikan, kepolosan, kecerdasan yang mereka berdua miliki.


Mommy Irena dan James menoleh kearah pintu kamar yang terbuka. Mereka berdua melihat Ayu dan Jason yang sudah segar dengan wajah yang sangat sumringah.


" Roman-romannya, cucu Mommy akan segera bertambah nih, Jason getol banget "Celetuk Mommy Irena pada Jason, sehingga Ayu menyembunyikan wajah cantiknya dibalik punggung Jason.


" Iya dong Mom, biar tambah seru dan ramia rumah kita. Bagaimana hasil James Mom? "Tanya Jason menarik Ayu untuk duduk diatas pangkuannya.


James langsung membuang mukanya kearah Mommy Irena. Bukan karena ia marah atau masih mencintai Ayu, hanya saja Jason benar-benar sangat memperlihatkan sisi posesifnya.


" Duduk diam diatas pangkuan ku atau kita kembali ke dalam kamar! "


Mommy Irena memukul pelan punggung Jason dengan bantal sofa yang berukuran besar dengan mata yang melotot sempurna karena kelakuan Jason yang tidak biasa, "Daddy mu saja tidak sebegitunya Jason pada Mommy, ini kamu lebih-lebih dari Daddy ".


" Berarti Daddy kurang mencintai Mommy, makanya Mommy diperlakukan Daddy biasa saja" Sahut Jason dengan cepat, tapi Mommy Irena mendaratkan cubitan keras pada lengan Jason yang melingakar dipinggal Ayu.


Jason meringis kesakitan karena Mommy Irena memang memakai tenaganya untuk mencubit, "Awww...Mommy sakit! "Ayu turun dari pangkuan Jason dan mengelus lembut lengan Jason.


" Oh Iya James ada yang ingin kami bicakan dengan mu mengenai banyak hal. Aku mulai saja dari perusahaan mu, aku sudah mengakuisisi Perusahaan mu menjadi milik Ayu yang akan tetap dijalankan Agas dan Pak Anton sama halnya dengan Perusahaan ku. Semua uangnya untuk konpensasi keluarga Edward. Untuk semua aset mu aku tidak tahu karena aku tidak melacaknya. Kalau bisa rumah yang selama ini kalian tinggali dijual saja, uangnya bisa kamu gunakan untuk yang lain, untuk semua biaya rumah sakit Daddy yang menanggungnya dari saham perusahaan mu yang di London. Jadi kamu tidak perlu merasa berhutang budi pada kami atau merasa tidak enak, mepotkan kami. Karena kamu masih memiliki banyak aset "Terang Jason panjang lebar, karena Jason merasa dan cukup mengerti jika James tidak ingin membebani dirinya untuk semua kesusahannya.


" Dan satu hal lagi, Celia ada di Negara ini. Karena terikat kontrak kerja sama dengan Perusahaan Mantan Calon Ibu Mertua ku Mrs. Stella, yang artinya Celia bekerja pada ku. Jadi mungkin jika sewaktu-waktu kalian bisa bertemu dijalanan atau di tempat lain ".


James sudah tidak merasakan apa pun lagi pada Celia semenjak mereka resmi berpisah. Cintanya sudah teralihkan pada Ayu dan Baby Twins, sampai ia menyadari semua kekeliruan dan kekhilafannya. Bersamaan dengan lahirnya Baby Twins dan pertama kali memanggilnyan Papa.

__ADS_1


" Untuk masalah Celia, aku sudah tidak mempermasalhkan atau mempedulikannya kalau mereka akan bertemu dengan Celia walau keadaan fisiknya seperti ini "Ketik James supaya lebih cepat dipahami maksudnya.


" Dan untuk Perusahaan yang kamu bilang tadi, tidak masalah selama masih kamu dan Ayu yang memegangnya langsung. Dan untuk semua aset yang aku miliki, sebagian 30% atas nama Ayu dan 70% untuk Baby Twins, Jack dan John. Ayu pernah mengeluarkan uang 2.5 M dan hasil penjualan Apartemennya untuk awal-awal pengobatan ku dan sebagai jaminan aku tidak masuk penjara disini" Ketik James panjang lebar memberitahu semuanya pada Jason, Ayu dan Mommy Irean.


.


.


...Mampir Yuk di Novel Author yang lain :...




Cinta Tuan Alex ( Tamat).




Istri kedua ( On going ).




Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.


Terima kasih kawan 🙏😊.

__ADS_1


__ADS_2