Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Extra Part 45 T3JG


__ADS_3

Jakarta, Indonesia.


Tepatnya di kota Garut tempat kelahiran Ayu, Mommy dari Davina dan Davida, Jack dan John dan sekarang sedang hamil anak ke lima. Ayu terlihat sangat sibuk membantu Umi Ita dan Bibi Yuni mempersiapkan makanan berat, ringan dan minuman untuk menyambut tamu yang sudah sangat ditunggunya.


Hari ini setelah pulang visit, Soraya menyempatkan diri berkunjung ke rumah Umi Ita dimana menjadi tempat tinggal Ayu dan Jason. Setelah beberapa kali Soraya membatalkan kunjungannya. Karena keadaan darurat dan jadwal yang padat sebagai seorang Dokter di rumah sakit yang terbilang berada sangat jauh di bawah bila dibandingkan dengan rumah sakit sebelumnya di London, Inggris.


Kini pertemuan mereka dapat di realisasikan saat mobil Soraya sudah memasuki pekarangan rumah.


Ayu dan Jason sudah berdiri menyambut kedatangan Soraya. Buah-buahan menjadi pilihan buah tangan untuk keluarga Ayu.


" Terima kasih sudah menyambut ku." Soraya memeluk Ayu, lalu memberikan parcel buah pada Jason setelah cukup hanya bersalaman saja.

__ADS_1


" Sama-sama Soraya. Terima kasih juga sudah mau repot-repot membawa buah tangan untuk kami." Balas Ayu mengajak Soraya masuk dan mempersilakan duduk.


Tapi sebelum duduk, Soraya lebih dulu menyalami Umi Ita, Bibi Yuni dan Ibu Risma yang sedang menghidangkan cemilan dan teh hangat untuk mereka. Setelahnya mereka kembali ke halaman belakang untuk bermain dengan Vina dan Vida.


Jason ikut bergabung dengan Ayu dan Soraya di ruang tengah. Soraya hanya tersenyum melihat Ayu yang sejak mereka mengobrol belum berhenti menguyah cemilan yang terhidang di meja.


" Kamu lucu sekali Ayu!. Hamil membuat mu tambah banyak makan, tapi bagus itu!. Supaya sehat Ibu dan calon anak kalian."Ucap Soraya ikut menyicipi cemilan yang sebenarnya sudah menggoda lidahnya.


Mendapatkan pertanyaan seperti itu, Soraya menarik nafas dan membuangnya perlahan dengan seulas senyum tulus yang diperlihatkannya.


" Sampai saat ini aku masih sendiri."

__ADS_1


" Lalu?." Tanya Ayu cepat dan penuh semangat. Dirinya sangat berharap kalau Soraya masih akan bisa bersatu dengan James.


" Sebenarnya sudah lama aku ingin menemui James. Tapi setelah aku pikir-pikir, rasanya tidak mungkin jika sampai sekarang James masih sendiri." Jawab Soraya jujur. Ada keinginan untuk menyelesaikan masalah hati yang sudah ia tinggalkan dulu bersama James. Tapi tidak adil rasanya jika ia harus muncul sekarang dan merusak nya kembali. Itu yang selalu ada dalam pikiran Soraya.


" Kami belum memberitahu James tentang pertemuan kita. Tapi Mommy dan Daddy sudah kami beritahu." Ucap Jason merapikan rambut Ayu dan menyelipkan pada belakang telinga.


" Kami tidak tahu kehidupan James di sana. Tapi setahu ku, James belum memiliki calon yang akan dijadikannya istri. Coba saja kamu hubungi James dan selesaikan masalah diantara kalian. Kalau pun kalau berpisah, berpisah lah dengan baik-baik." Lanjut Jason lagi.


" Tapi yang aku tahu, James lebih dekat dengan kedua putra kami. Dan mereka pasti senang bila bertemu dengan mu lagi." Timpal Ayu.


Jason dan Ayu menangkap masih ada keraguan dalam sorot mata Soraya akan hubungannya bersama James. Dan itu pun dirinya tidak bisa memaksakan apa pun baik pada Soraya atau pun James.

__ADS_1


" Iya kalian benar, aku harus menyelesaikan masalah kami yang tertunda. Mungkin nanti juga aku akan menghubungi Jack dan John. Aku pun sangat merindukan mereka, pasti mereka tumbuh menjadi pria-pria tampan dan menjadi rebutan para wanita." Soraya yang pada awalnya memaksakan senyum pada wajah nya. Namun pada akhirnya senyum itu pun menjadi lebar kala mengingat Jack dan John.


__ADS_2