
Satu jam sudah Jason menunggu di dalam ruangan kerja Soraya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Sampai akhirnya terbukalah pintu dari luar, terlihat Soraya dengan pakaian kebesaran dan kebanggaannya, serta senyum lebar terukir menghiasi wajah cantiknya.
" Jason maaf lama, tadi ada sedikit kendala dengan operasinya "Soraya tidak pernah bersikap seenaknya terhadap Jason. Ia selalu berusaha untuk menghormati pasangannya, apalagi sedari tadi Jason sudah menunggunya.
" Tidak masalah Sora, aku senang melakukan "Balas Jason santai.
" Kita mau bicara di luar sambil makan atau disini saja? "Soraya memberikan kebebasan pada Jason untuk menentukan tempatnya.
" Disini saja boleh? "Tanya Jason, karena menurutnya Jason memulainya disini dan akan mengakhirinya disini.
" Baik, sekarang bicaralah apa yang ingin kamu sampaikan! "Soraya meminta Jason untuk berbicara setelah ia menyandarkan punggunnya pada tubuh kursi kerjanya.
Tanpa membuang waktu lagi, Jason menceritakan semuaya, kembali dari awal pertemuan mereka disini, cerita kenapa Jason bisa sampai berada disini? dan sepenggal kisah masa lalunya, mereka yang memulai berhubungan, sampai kejadian yang mempertemukan dirinya dengan istri dan kedua putranya di Negara Islandia.
Jason melihat raut wajah yang tidak bersahabat yang ditunjukkan oleh Soraya ketika ia mendengarkan dengan seksama cerita Jason tentang kunjungan mereka ke Negara Islandia.
" Apa kamu bermain curang di belakang ku Jason? "Tanya Soraya. Ia menegakkan kembali tubuhnya sambil menatap sinis pada Jason.
" Bisa dibilang seperti itu, tapi hubungan kami tidak benar-benar berakhir dan berpisah. Jadi sebenarnya aku yang sudah mengkhianatinya "Jason berusaha meluruskan, karena Jason sedang mengkaji ulang dokumen perpisahannya dengan Ayu.
Soraya terlihat menggelengkan kepalanya pelan,"Tapi kenapa mereka baru datang sekarang saat semuanya sudah berubah kembali normal?, kenapa mereka tidak menemanimu berjuang bersama?, kenapa mereka lebih memilih orang baru yang akan mengisi kehidupannya dimasa depan".
Jason mencoba memegang kedua tangan Soraya serta menatapnya dengan intens,"Karena mereka mempunyai alasan kemanusiaan yang sangat hebat, mengesampingkan kebehagiaan mereka sendiri dan kedua putra kami juga ikut melakukannya atas dasar kasih sayang".
Air mata sudah keluar melewati pipi Soraya, membasahi kulit punggung tangan Jason yang berada diatas tangan Sora.
" Lalu bagaimana Jason dengan perasaan ku selama ini?, hubungan manis kita?, perjalanan tujuh tahun kita?, rencana pertunangan kita?, rencana masa depan kita?, aku tidak ingin mendengar kata maaf mu Jason, aku hanya ingin mendengar jawabanmu dari setiap pertanyaanku "Soraya mempertanyakan semuanya pada Jason.
" Sora kamu wanita baik, kuat, hebat, tangguh, mandiri yang pernah aku kenal setelah aku kehilanga wanita yang sangat aku cintai dan kedua putra kami. Bahkan kamu tahu itu semua dan tetap menemaniku melewati setiap hari kesusahan, kesedihan dan kekecewaanku. Hubungan manis kita, aku sangat menghormati itu dan aku tidak menyesalinya sama sekali, karena selalu ada kebaikan yang kamu perlihatkan tentang masa lalu ku yang kemungkinan akan menjadi masa depan ku suatu saat nanti atau tetap menjadi masa lalu yang hanya tinggal kenangan. Kamu selalu mengingatkan ku tentang arti seorang Ayah yang baik untuk kedua putranya. Tapi kamu juga tahu sebelum kita memulai hubungan ini, aku masih sangat teramat mencintai wanita yang sudah memberikan kebahagaiaan dengan mengandung Baby Twins kala itu aku memanggilnya "Anggap saja ini pembelaan yang Jason berikan untuk memenangkan pertarungan besar ini dan meluluhkan hati Soraya.
__ADS_1
" Dan untuk Mrs. Stella aku yang akan menemuinya dan berbicara dengannya. Dan aku yakin Mrs. Stella sangat paham dengan situasi kita saat ini "Lanjut Jason.
" Kamu jahat Jason, sudah membuat hati ku terluka, sakit, kecewa, Jadi ini alasan kamu selalu menolak untuk tidur dengan ku, karena didalam hatimu, masih sangat mencintai wanita itu "Tanya Sora karena sudah beberapa kali Jason menolaknya untuk tidur bersama.
" Iya aku masih sangat mencintai wanita itu, dan terlebih lagi aku tidak ingin merusakmu, Sora!. Karena aku menyayangimu "Ucap Jason, Walau Jason tidak memungkiri saat mereka bercumbu Jason sangat menikmatinya, tapi hanya sebatas itu, tidak lebih.
" Selama ini aku tidak pernah tahu wanita itu seperti apa wajahnya?, dan kedua Baby Twins mu juga sekarang sebesar apa?, coba sekarang perlihatkan pada ku wajah mereka " Ucap Soraya mengulurkan tangannya kearah Jason.
Jason menelan salivanya secara kasar, entah apa reaksi yang akan ditimbulkan jika Soraya melihat wajah Ayu dan kedua putranya. Yang tadinya tidak ingin diperlihatkannya, karena sewaktu di Islandia, Soraya kurang menyukai sosok Ayu yang menurutnya bisa menyainginya. Tapi Jason tidak bisa mundur lagi dari situasi ini, dengan berat hati Jason memperlihatkan ponsel yang sudah dipenuhi dengan wajah ketiga orang tercintanya.
Deg
Dada Soraya terasa sesak, melihat senyum tulus yang terpancar menghiasi wajah cantik Ayu yang sedang merangkul kedua putra kembarnya.
Wanita yang bekerja di Perusahaan Mommy nya, sangat dikenal baik oleh Mommy nya, menjadi salah satu aset perusahaan Mommy nya.
Soraya melihat kebersamaan mereka selama di Islandia, dengan berbagai macam kegiatan ringan namun mampu menghangatkan susana dan memberikan mereka kebahagiaan yang utuh.
" Hem... "Balas Jason singkat.
" Jason... "Panggil Soraya lagi dengan menaikkan volume suaranya.
" Hem... "Balas Jason sama.
" Lebih cantik Aku kan? "Tanya Soraya, meminta pendapat Jason.
Yang tentu saja sangat diluar ekspektasi Jason, "Iya lebih cantik kamu".
Soraya menelungkupkan wajahnya diatas meja kerja yang dilapisi dengan kaca, sehingga meninggalkan jejak air mata Soraya disana. Ia meluapkan semua rasa amarahnya di depan Jason dengan cara menangis.
__ADS_1
Bagaimana tidak?, hari ini adalah hari terberat baginya. Kekacauan tadi pagi yang sebabkan oleh Kepala Rumah Sakit yang baru yang salah menandatangi prosedur SOP rumah sakit ini, dan yang kena imbaslah adalah Soraya karena hanya ia yang berada di tempat kejadian. Belum lagi operasinya ada kendala yang cukup membuatnya harus bekerja dengan ektra untuk bisa keluar dari situasi yang menegangkan ini dan puncaknya sekarang dimana Jason dengan semua cerita cintanya bersama istri dan kedua putra kembar mereka.
" Aku pasrahkan semuanya pada Mommy Stella. Jika Mommy mau melepasmu aku juga akan melepasmu, tapi jika Mommy tetap ingin melanjutkan pertunangan kita, aku tidak bisa menolaknya "Akhirnya Soraya mengangakat wajah yang sembab dengan riasan yang sudah berantakan.
" Baik Sora terima kasih banyak, terima kasih. Aku pasti bisa meyakinkan Mrs. Stella dan memperjuangkan istri dan kedua putra kami. Aku sangat menyayangi mu "Ucap Jason memegang kedua tangan Soraya sebelum akhirnya Jason berpamitan karena harus cepat menemui Mrs. Stella dan berbicara langsung padanya.
Soraya menatap kepergian Jason dengan sorot mata kehilangan, "Aku ingin dicintai juga oleh mu Jason bukan hanya sekedar disayangi ".
.
.
Mampir Yuk di Novel Author yang lain :
Cinta Tuan Alex ( Tamat).
Istri kedua ( On going ).
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
Terima kasih kawan 🙏😊.