Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 65


__ADS_3

Acara pesta pernikahan Ayu dan Jason sudah berakhir lima yang lalu. Kini mereka sudah beristirahat didalam kamarnya masing-masing.


Termasuk Mommy Irena dan Daddy Leo. Mereka sudah berganti pakaian dengan yang lebih santai.


Dirasa Daddy Leo sudah rileks dan bisa diajak bicara serius, akhirnya Mommy Irena mulai menceritakan kejadian yang yang sebenarnya antara James dan Jason kepada Daddy Leo. Karena Mommy Irena tidak ingin membuat larut masalah yang cukup berat bagi keluarganya.


Mommy Irena melihat kilatan amarah dan emosi dalam sorot mata Daddy Leo. Dan Mommy Irena paham akan hal itu. Tapi ia juga tidak bisa mengabaikan rasa kasihannya sebagai seorang ibu.


" Kenapa Mommy menghalangi Jason untuk melaporkan James?. Kenapa Mommy selalu melakukan itu? Ayu menantu kita Mom, bagian dari keluarga kita, bagaimana kalau kejadian kemarin membuat Ayu kehilangan nyawa pewaris Gilbert, dua nyawa sekaligus Mom! " Daddy Leo tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya pada Mommy Irena.


" Dad, waktu itu kita belum ada yang tahu kalau Ayu sudah hamil " Mommy Irena mencoba membela diri.


" Tetap saja Mom, apa harus terjadi dulu baru kita menyesal?. Ada atau tidaknya pewaris Gilbert dalam rahim Ayu, tapi ia itu menantu kita, istri dari putra kita juga Mom. Apa Mommy tidak memikirkan perasaannya Jason?,pasti ia sangat terluka sekali. Karena Mommy nya malah memihak seorang penjahat. Terlebih bagaimana perasaan Abah dan Umi kalau mereka tahu?, anak mereka tinggal bersama dalam keluarga dimana ia dilecehkan oleh Kakak iparnya sendiri ".


" Daddy cukup "Teriak Mommy Irena.


" Daddy sadar, orang yang Daddy sebut penjahat itu, anak kita!, darah daging Daddy! ".


" Ok, lakukan lah apa yang ingin Daddy lakukan. Mommy tidak akan melarangnya ".


Mommy Irena mencoba menyelami perasaan Abah dan Umi nya Ayu. Dan tentu nya perasaannya tidak akan jauh berbeda dengan apa yang dirasakan mereka.


Dengan langkah panjangnya Daddy Leo keluar dari kamar, hendak mencari keberadaan Jamea dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.


" Dad "


James begitu kaget saat dirinya ditarik dengan paksa oleh Daddy Leo, sampai langkahnya terseok-seok.


" Lepaskan Dad! "Pinta James. Namun Daddy Leo tidak menggubrisnya.


Brak


" Sakit Dad "Ucap James saat tubuh kekarnya menubruk daun pintu kamar Daddy nya.


Mommy Irena begitu sedih melihat putra sulungnya, untuk pertama kalinya diperlakukan dengan kasar oleh Daddy Leo.


" Ada masalah apa Daddy dengan ku?"Tanya James dengan raut wajah yang menantang.


" Kamu masih bisa bertanya dengan entengnya, setelah kamu berusaha melecehkan istri adik mu sendiri. Dimana otak mu James? ".


Deg


James pikir, kalau Jason tidak jadi melaporkannya. Berarti masalah ini aman dari siapa pun, terutama Daddy nya. Tapi rupanya ia salah.


" Apa masih bisa kamu menampakkan wajah menantang mu itu, Hah! ".


James hanya menunduk, karena ia memang tidak akan bisa melawan Daddy nya dengan kekuatan apa pun.


" Daddy sendiri yang akan melaporkan mu?! "Ucap Daddy Leo dengan yakinnya.


" Dad " Ucap Mommy Irena dan James.

__ADS_1


" Dad, Jason saja sudah tidak memperpanjang masalah ini. Apa kata orang nanti? "Mommy Irena berusaha memberi pengertian pada Daddy Leo.


Daddy Leo menggeleng cepat "Justru reputasi Daddy dipertanyakan jika kita memelihara seorang penjahat berada dekat dengan kita ".


James langsung berlutut dihadapan Daddy Leo sambil memegang Kedua kakinya, memohon maaf dan ampun atas apa yang sudah dilakukannya.


Namun dengan cepat Daddy Leo langsung memudurkan langkahnya.


" Sudah kamu lakukan ini pada Ayu dan Jason? atau hanya pada kami saja ".


" Mau sampai kapan kamu selalu berlindung dibelakang Mommy mu? ".


" Minta Ayu dan Jason untuk kemari ? " Pinta Daddy Jason pada Mommy Irena.


" Iya Dad " Jawab Mommy Irena. Ia segera pergi dari sana.


Jason dan Ayu sudah bergabung dikamar Mommy Irena. Ayu hendak pergi dari sana setelah Ayu melihat ada Jamea diantara mereka.


" Tidak Baby, ada aku disini yang akan melindungi mu" Jason menenangkan Ayu sambil merangkulnya.


Ayu menatap Jason sembari hanya mengangguk lemah.


Daddy Leo begitu sungguh miris melihat raut wajah Ayu yang diselimuti dengan ketakutan saat melihat James. Karena memang apa yang dilakukan James tidak bisa dimaafkan. Apalagi ini terjadi pada menantunya sendiri.


" Ada apa Daddy meminta kami datang kesini? ".


" Kenapa kamu tidak jadi melaporkan James? ".


" Kami tidak ingin saja masalah ini diketahui orang luar " Jawab Jason sambil memejamkan matanya satu detik, dengan memilih alasannya sendiri untuk tidak membawa nama Mommy nya.


Daddy Leo menarik nafas dalam-dalam sambil memijat pelipisnya "Baik,kalau begitu Daddy sendiri yang akan melaporkannya ".


Pegangan Ayu begitu menguat pada lengan Jason saat James menghadapkan tubuhnya dan mendekati dirinya dan Jason.


" Tolong maafkan aku Ayu, Jason. Ampuni aku Dad, Mom. Aku tahu aku sangat salah. Tapi tolong jangan laporkan aku, aku mohon pada kalian semua ".


" Reputasi ku akan hancur, bisnis yang sudah aku besarkan dengan jerih payahku sendiri akan tidak ada artinya. Rumah tangga ku dengan Celia juga akan dipertaruhkan. Aku tidak ingin itu semua hilang dari ku. Aku salah, tolong maaf ku, Ayu, Jaosn, Mommy, Daddy " Ucap James mengatupkan kedua tangannya sembari berlinang air mata.


Jason membawa Ayu kedalam pelukannya,memberikan ketenganan. Mengusap punggungnya yang sudah naik turun.


" Sudahlah Dad, Aku juga sudah memutuskan untuk tidak tinggal bersama kalian lagi. Jadi Ayu akan terhindar dari James ".


" Dan Aku juga bisa bekerja dari rumah dan hanya sesekali datang ke kantor dan itu pun aku akan selalu membawa Ayu. Jadi aku bisa melindungi keluarga ku ".


Daddy Leo menggeleng kembali "Apa kamu tidak mempedulikan kondisi Ayu yang sedang hamil harus tertekan dengan kejadian kemarin. Dan orang yang melakukan itu masih berkeliaran diantara kita. Dan apa kita bisa menjamin kalau James tidak akan melakukannya lagi pada Ayu? ".


Jason menatap wajah menyedihkan James. Tapi Jason juga tidak bisa membiarkan Ayu dalam ketakutan terus menerus jika melihat James. Terlebih perkataan Daddy nya yang terakhir cukup sangat mengganggu ketenangannya.


Mommy Irena hanya bisa menangis terisak pilu meratapi keluarganya yang harus mengalami ini semua, berada dalam jurang kehancuran atas perbuatan James.


" Kenapa kamu tidak berpikir sejauh itu sebelum melakukan hal buruk pada Ayu, James? " Gumam Mommy Irena lirih.

__ADS_1


Rasanya semua tenaganya habis untuk menangisi kehidupannya kini.


Sedangkan Celia yang tidak menemukan James didalam kamarnya, ia mencoba menghubunginya namun tidak ada jawaban. Akhirnya ia memutuskan akan mencarinya diluar. Namun tidak menemukannya juga, bahkan dikamar Oma Grace dan Jason pun tidak ada.


" Cel, cari siapa? "Tanya Laura yang berpapasan.


" Kamu belum pulang La? "Tanya balik Celia.


" Belum, aku ada janji dengan seseorang disini ".


" Oh, aku sedang mencari James ".


" Apa mungkin ada di kamar Mommy ya?"Gumam Celia.


" Apa perlu aku membantu mu Cel? ".


Celia hanya mengangguk menerima tawaran Laura. tapi sebelum itu ia ingin memastikan kekamar mertuanya terlebih dahulu.


Tok


" Mom... Dad... "


Pintu pun terbuka dari dalam cukup lebar.


.


.


.


.


Mampir juga Yuk kawan di Novel Author yang lain:




Cinta Tuan Alex ( Tamat ).




Suami ke dua ( Ongoing ).




Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.

__ADS_1


Terima kasih kawan 😊🙏.


__ADS_2