Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Extra Part 34 T3JG


__ADS_3

Meeting pun berjalan lancar dengan deal-dealan milyaran rupiah. Jason dan Agas mengantar Klien mereka sampai Lobby sebuah Mall.


Jason tidak langsung pergi sebab masih ada yang ingin dibicarakan bersama Agas. Mereka kembali ketempat dimana Anthoni sedang menunggu mereka.


" Apa yang kau temukan?." Jason meneguk air mineral dalam botol hingga menyisakan setengah.


" Loisa sekarang tinggal di Hongkong dengan menyewa satu buah rumah mewah bersama semua keluarganya setelah bercerai dari suami nya. Loisa menjadi pengajar di beberapa sekolah dan ia juga memberikan bimbingan belajar. Perceraian dengan suaminya meninggalkan banyak hutang jadi mau tidak mau Loisa harus kerja keras untuk melunasi semua hutang sebagai kompensasi karena suami nya tidak mau untuk menceraikan Loisa." Jelas Agas panjang lebar.


" Iya kita harus berjaga untuk setiap kemungkinan yang ada nantinya yang bisa Loisa timbulkan. Ok, terima kasih Agas." Balas Jason.


" Iya sama-sama Tuan Jason. Semua data sudah saya kirim ke ponsel Tuan Jason. " Pungkas Agas.


Usai Jason membaca semua data tidak kurang dari lima belas menit akhirnya Jason, Agas dan Anthoni keluar dari sana.


" Vida belum tidur masih menunggu kedatangan kalian?." Ucap Jason sebelum masuk ke dalam mobil.


Agas tersenyum simpul menanggapi ucapan Tuan nya itu. Tapi Anthoni begitu malas mendengarnya, ah yang benar saja dirinya harus bermain dengan anak perempuan usia lima tahun.

__ADS_1


" Ah ayo lah Dad. Masa Vida anak kecil itu?." Protes Anthoni dengan gayanya yang cool ketika mereka sudah berada di dalam mobil dan mengikuti mobil Jason yang melaju didepannya.


" Memangnya kenapa dengan Vida?." Tanya Agas tanpa melihat ekspresi yang putra yang begitu tidak terima dengan pertanyaan Agas.


" Dad, Vina dan Vida sudah aku anggap seperti adik sendiri." Jawab Anthoni cepat.


Agas tergelak kencang, " Memang apa yang aku pikirkan. Bukanya Vina dan Vida memang menganggap mu sebagai Kakak mereka sebab usia mu dengan Jack dan John tidak terpaut jauh boy."


" Tapi kalau konteks nya di sini seolah-oleh Daddy ingin meminta ku supaya lebih dekat lagi dengan Vida." Agas mengencangkan lagi suara tawanya begitu mendengar Anthoni yang begitu terus terang.


" Tidak ada yang lucu Dad." Sahut Anthoni kesal.


Mobil keduanya sudah samapi di depan rumah dengan posisi yang terparkir.


Jason, Anthoni dan Agas keluar dari dalam mobil bersamaan.


" Ayo masuk " Jason melangkahkan kakinya terlebih dahulu menuju ke dalam rumah.

__ADS_1


Di depan pintu Ayu dan Vida sudah menyambut kedatangan mereka semua.


" Baby "


" Honey "


Jason memeluk Ayu dengan erat tidak peduli ada pasang mata melihat ke arah Jason dan Ayu.


" Halo sayang " Jason menggendong Vida, namun hanya beberapa detik saja sebab Vida Langsung minta di turunkan kala melihat sosok Anthoni yang berada di balik tubuh Uncle Agas.


" Kak Anthoni " Vida langsung saja mendekati Anthoni dan memegang tangannya.


" Vida " Anthoni sungguh sangat terpaksa harus terlihat manis di depan Vida.


" Halo Tante " Sapa Anthoni sembari menyalami Ayu dan Umi Ita yang kebetulan meletakan teh hangat untuk mereka di ruang tengah.


Ayu mengajak Vida untuk segera tidur begitu melihat sudah pukul 23.00.

__ADS_1


" Ayo sayang tidur sekarang, besok kamu harus bangun pagi. Kak Anthoni besok pagi masih ada di sini." Ajak Ayu yang langsung mendapatkan gelengan kepala lemah dari Vida.


" Sepuluh menit lagi Mommy ya!." Mohon Vida dengan wajah yang sangat menggemaskan tapi tidak bagi Anthoni. Vida menurutnya sangat menyebalkan. Tapi sayang ia tidak bisa menunjukkan sikap seperti itu karena menghargai Jason dan Ayu serta Agas.


__ADS_2