
Sampai di rumah setelah pulang dari pemakaman. Ayu di minta oleh Umi Ita untuk masuk ke dalam kamar. Sebab memang ada yang tidak beres dengan anak dan menantunya
Tanpa bermaksud untuk mencampuri urusan dan masalah rumah tangga Ayu dengan Jason. Hanya saja Umi harus meluruskan masalah yang sedang dihadapi oleh Ayu. Umi tanpa ragu meminta Ayu untuk bercerita tentang apa yang sebenarnya terjadi. Dan Ayu pun menceritakan kekecewaan dan kemarahan terhadap Jason. Padahal saat di makan, Umi sudah menjelaskan pada Ayu.
" Ini hanya masalah komunikasi aja. Enggak seharusnya kamu bersikap ini pada Nak Jason. Nak Jason memberitahu Umi kalau kamu sangat kelelahan dan Umi juga yang meminta Nak Jason untuk tetap membiarkan mu tidur. Sebab sampai akhir hayat pun Abah tidak berkata-kata apa-apa pada Umi. Jadi biarkan sekarang Abah beristirahat dengan tenang tanpa kamu jadikan kematian Abah masalah bagi diri mu dan Nak Jason." Jelas Umi lagi secara detail pada Ayu.
" Minta maaf lah pada Nak Jason!. Nak Jason suami yang baik, kamu sangat beruntung mendapatkannya." Lanjut Umi Ita. Sebab umur hidup seseorang tidak ada yang tahu makanya Umi ingin melihat rumah tangga Ayu dan Jason selalu rukun, damai dan tentram. Kalau pun ada masalah, berharapnya segera untuk diselesaikan tidak untuk ditundanya terlalu lama.
" Iya Umi, terima kasih sudah meluruskan masalah yang sedang aku hadapi ini. Sekali lagi terima kasih Umi." Ayu memeluk erat tubuh Umi dengan lelehan air mata. Dirinya ternyata masih sangat beruntung memiliki Umi Ita di dalam hidup nya saat ini. Dan benar apa yang dikatakan oleh Umi jika dirinya sangat beruntung dengan kehadiran Jason dalam hidup nya.
Dengan cepat Ayu keluar dari kamar Umi dan segera mencari keberadaan Jason. Tidak susah untuk mencari keberadaan Jason sebab sudah bisa dipastikan jika saat ini Jason pasti sedang bersama keempat anaknya.
" Honey " Panggil Ayu lirih ketika masuk ke dalam kamar yang ditempati oleh anak-anaknya. Semua pasang mata tertuju pada dirinya.
Jason beranjak dengan langkah cepat menyambut kedatangan Ayu.
" Ada apa Baby?." Jason menerima tubuh Ayu yang langsung memeluknya erat.
__ADS_1
" Tolong maaf kan aku, aku salah menilai mu. Tidak seharusnya aku mendiamkan mu. Tolong maaf kan aku." Ucap Ayu di sela isak tangisnya.
Semakin erat Jason memeluk Ayu dan bertubi-tubi mengecup pucuk kepala Ayu dengan sayang. " Tidak Baby, jangan bilang seperti itu. Kamu tidak salah sayang. Mungkin aku pun akan melakukan hal yang sama jika berada di posisi mu."
Jason masih sangat mengerti kalau Ayu harus mengacuhkan dirinya. Semalaman Jason terjaga hanya untuk membantu Abah, tetapi tidak membangunkan untuk sekedar memberitahunya. Meski otak nya sudah bekerja keras untuk membangunkannya tapi perasan dan hatinya sungguh tidak tega melihat Ayu yang sangat kelelahan harus dibangunkan. Jadi Jason rela mengambil keputusan ini walau resikonya tenyata benar jika dirinya akan mendapatkan perlakuan yang tidak seharusnya.
" Bagi ku kamu tidak pernah salah untuk hal apa pun. Kalau pun ada yang bersalah itu aku Baby. Sudah jangan menangis lagi, lihat lah keempat anak kita ikut menangis." Ucap Jason sedikit berbisik pada kalimat Jalan sembari menatap ke arah Jack, John, Vina dan Vida.
Mereka semua menyaksikan drama Mommy dan Daddy mereka. Begitu besar rasa kasih sayang yang ditunjukkan keduanya ketika ada salah paham, yang satu sanggup untuk meminta maaf serta mengakui kesalahan dan yang satu lagi dengan lapangan dada mau memaafkan bahkan lebih cenderung tetap menyalahkan dirinya sendiri dari pada harus menyakiti pasangannya.
Bersambung
Cinta Tuan Alex ( Tamat ).
__ADS_1
Suami ke dua ( On Going ).
Cinta Karena Perjodohan ( On Going ).
Jangan lupa dukungannya berupa Like, Komen, Gift dan Vote.
__ADS_1
Terima kasih banyak.