Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 53


__ADS_3

Ayu tidak mengantar kepergian Jason ke Bandara karena atas permintaan Jason sendiri. Ayu langsung pulang berbarengan dengan Jason yang berangkat ke Bandara bersama Pak Anton.


" Pak Anton, aku punya kerjaan tambahan untuk Pak Anton dan Agas. karena selama aku di London tanggung jawab Ayu di rumah menjadi tanggung jawab Pak Anton dan bila di kantor sudah menjadi tanggung jawab Agas. dan tolong Pak Anton awasi James, Oma Grace dan Mommy Irena. Lindungi Ayu sebisa dan semampu Pak Anton dan Agas untuk ku. dan laporkan pada ku apa pun yang terjadi " Ucap Jason saat dalam perjalanan menuju bandara.


" Baik Tuan Jason " Balas Pak Anton singkat.


Pikiran Jason menerawang jauh, tidak semudah dan sesimple yang dibilang oleh Ayu. Jarak dan waktu tidak akan mampu memisahkan mereka. tapi cukup sangat berat untuk dilewatinya. Bukannya waktu bisa merubah segala nya?. Dan Jason berharap itu tidak terjadi pada mereka.


Seletelah melewati beberapa menit perjalanan, Jason sudah sampai juga di Bandara. Dimana Daddy Leo sudah menunggunya di pintu keberangkatan.


" Ayo Jason nanti kita terlambat "Daddy Lao sudah berjalan terlebih dahulu.


" Saya berangkat dulu Pak Anton, ingat apa yang aku katakan "Ucap Jason mengingatkannya lagi.


" Baik Tuan Jason "


Jason setengah berlari menyusul Daddy Leo yang sudah tidak terlihat lagi bayangannya.


" Memang apa yang sebanarnya sedang terjadi atau memang sudah terjadi tapi aku tidak mengetahuinya "Gumam Pak Anton lirih sambil berbalik badan berjalan ke arah mobil nya yang terparkir.


.


.


.


.


" Ay, kamu nggak ke kantor James?"Tanya Mommy Irena menemui Ayu yang baru sampai di pintu utama.


" Tidak Mom, karena Jason meminta ku pulang lebih awal. hari Jason menemani Daddy ke London"Jawab Ayu.


" Padahal kamu datang saja ke kantor James Ay, kasihan James banyak kerjaan "Ucap Mommy Irena terkesan sedikit memaksa.


" Maaf Mom, tapi Jason meminta ku tidak ke kantor Kak James lagi !"Balas Ayu kekeuh karena tidak ingin membantah Jason.


" Iya kan Jason nggak tahu Ay jangan bilang kamu sama Jason kalau ke kantor James "Ucap Mommy Irena lagi.


" Maaf Mom, aku tidak bisa melakukan itu jika tanpa permintaan Jason "Balas Ayu lagi.


" Lihat saja nanti "Gumam Mommy Irena lirih dan pergi dari hadapan Ayu. tapi masih bisa di dengar oleh Ayu.


Ayu tidak peduli apa kata orang yang terpenting kata suaminya. Ayu berjalan menaiki anak tangga.


" Yu..."Panggil Bibi Yuni setengah berbisik.


Ayu menghentikan langkahnya dan menoleh pada Bibi Yuni.

__ADS_1


" Iya Bi ada apa? "Ayu melihat Bibi Yuni yang sedikit celingukan.


" Malam ini, Nona Lyra akan makan malam disini"Ucap Bibi Yuni memberitahu Ayu.


Ayu mengerutkan dahinya. dan sebenarnya Ayu masih ingin bertanya pada Bibi Yuni. Namun sayang, Bibi Yuni langsung pergi dari hadapan Ayu saat melihat Oma Grace keluar dari dalam kamarnya.


Ayu melanjutkan langkahnya lagi sampai Ayu masuk dan mengunci pintu kamarnya.


" Honey... "Panggil Ayu, memanggil Jason sambil mendaratkan bokong nya pada sofa.


Ayu memegang dadanya yang tiba-tiba saja begitu mengkhawatirkan Jason.


" Akh semoga saja itu hanya perasaan ku saja"Gumamnya.


" Tapi untuk apa Lyra datang ke sini malam ini? atas undangan siapa? "Tanyanya pada diri sendiri.


Ayu langsung masuk kedalam kamar mandi. dan membersihkan dirinya.


Tiga puluh menit, Ayu sudah keluar dari kamar mandi. dan sudah merasakan segar pada tubuhnya. Ayu melihat jam sudah menunjukkan pujul 18.20.


Ayu mengambil ponselnya, melihat ada tiga panggilan tidak terjawab dari no Jason. Lalu Ayu membuka pesan yang dikirim kan oleh Jason.


" Baru kali ini aku jauh pergi dari mu Baby, baru berpisah beberapa jam saja rasanya sudah sangat rindu, merindukan mu Baby. apalagi disana aku menjalani hari-hari ku tanpa mu untuk beberapa hari kedepan. I Love You Baby "


Ayu terharu membaca isi pesan Jason. Kemudian Ayu menuliskan pesan balasan untuk Jason. Dan Ayu mencoba menelepon balik no Jason tapi sayang tidak bisa dihubungi.


" Ya udah nanti aku coba lagi, atau menunggu Jason yang mengabari aku "Gumam Ayu lirih dan meletakkan kembali ponselnya di atas nakas.


" Ayu... "Panggil Mommy Irena terdengar dari luar memanggilnya.


" Iya Mom.. "Sahut Ayu sambil membuka pintunya.


" Ay, kamu sibuk nggak? "Tanya Mommy Irena basa basi.


" Ayu mau mengerjakan tugas kuliah Mom. kenapa? "Tanya Ayu balik melihat raut cemas wajah Mommy Irena.


" Itu Ay, James pulang kantor membawa banyak pekerjaan. bantuin ya Ay, kasihan James kalau mengerjakannya sendiri "Pinta Mommy Irena sambil menarik paksa tangan Ayu untuk keluar.


" Iya Mom, tunggu sebentar, Ayu.... "


" Sudah ayo Ay, kamu harus membantu Mommy dan James "Ayu sudah berhasil dibawa keluar oleh Mommy Irena dan membawanya ke ruang kerja Jason.


" James, ini Ayu akan membantu menyelesaikan pekerjaan mu. Mommy akan menyiapkan minuman dan camilan untuk menemani kalian " Ucap Mommy Irena dengan semangat.


James melihat Ayu dengan tatapan memuja padahal hanya dengan pakian rumahan. untung saja sebelum pulang ia sengaja mengizinkan Celia untuk mengambil pemotretan lagi. dan bisa dipastikan Celia akan pulang larut malam.


" Terima kasih Mom "Ucap Ayu.

__ADS_1


" Iya sayang untuk kalian, biar semangat bekerja nya ".


" Mommy terbaik "James mencium pipi Mommy Irena.


Kemudian Mommy Irena meninggalkan Ayu dan James didalam ruang kerja Jason.


" Terima kasih Ay sudah mau membantu pekerjaanku"Ucap James menatap Ayu dengan intens.


" Iya Kak, Mommy yang meminta ku membantu Kakak "Balas Ayu mulai mengerjakannya.


.


.


.


.


Jason langsung menghidupkan ponsel ketika Jason memiliki waktu saat transit. Jason tersenyum saat mengetahui ada panggilan tidak terjawab dari Ayu,dan membaca pesan balasan yang diterimanya.


" Aku juga Honey, sudah sangat merindukan mu. aku juga disini tanpa kehadiran mu, aroma wangi tubuh mu yang sudah menjadi candu ku. I Love You to Honey ".


Jason mencoba menghubungi Ayu disisa waktunya. Namun tidak diangkatnya.


" Apa kamu lagi sibuk mengerjakan tugas mu Baby"Gumam Jason seraya mematikan ponselnya lagi. karena sudah habis waktu transitnya.


" Jason ayo cepat "


" Iya Dad "


.


.


.


.


Malam ini James begitu senang bisa dengan puas menikmati momen kebersamaannya bersama Ayu. Tidak banyak yang dilakukan James, Ia hanya bisa melihat dan melihat wajah cantik Ayu dan bentuk tubuh yang sangat proporsional.


" Sempurna " Gumam James sangat lirih, sehingga tidak mungkin Ayu mendengarnya.


" Kak, pekerjaan bagian ku sudah. jadi aku pamit ya. karena aku mau mengerjakan tugas kuliah"Ucap Ayu sambil membereskan lembaran berkasnya.


Prang


" Akh Kak berkasnya "Ayu begitu dengan sigapnya menyelamatkan semua berkasnya dari air yang tumpah tersenggol tangan Jason. begitu juga dengan James membantu Ayu merapikan berkasnya. dan dengan sengaja James meletakkan tangannya pada tangan Ayu.

__ADS_1


Ayu begitu kaget, sontak saja Ayu menatap ke arah James begitu juga sebaliknya dengan James. sehingga dengan posisi keadaan yang terlihat sangat intim ini dimanfaat kan oleh seseorang yang dengan sengaja mengambil gambar mereka.


" Good "


__ADS_2