
Pontianak.
Keberadaan Jason di Pontianak tanpa adanya sosok Ayu. Sebab setelah mereka konsultasi dengan Dokter Lara, ia menyarankan untuk tidak melakukan perjalanan apa pun untuk sekarang ini dikarenakan usia kehamilan Ayu yang terbilang masih sangat rentan dan terlalu banyak resikonya.
Sehingga Jason meninggalkan Ayu di rumah bersama Abah dan Umi serta Agas demi keselamatan Ibu dan Baby Twins. Meskipun Daddy Leo dan Mommy Irena sudah menawarkan diri untuk menjaga Ayu, namun Jason lebih mempercayakannya pada orang tua Ayu sendiri yang tentunya untuk kenyamanan Ayu nya juga.
Sekarang Pak Anton dan Jason sedang meeting bersama para investor dari Luar Negeri yang diikuti oleh Pak Wahyu dan Mrs. Rezer.
Materi meeting sudah dibagikan oleh Pak Anton, untuk mempermudah pembahasannya. Kalau pun ada yang kurang dipahami atau tidak sesuai dengan mereka, mereka bisa langsung mengoreksi dan bertanya saat itu juga. Karena Jason tidak ingin membuang banyak waktu disini.
" Silakan ada yang mau ditanyakan atau mau dikoreksi? " Tanya Jason pada para investor nya setelah Pak Anton selesai mempersentasekan rencana jangka panjang perusahaan mereka.
Pak Wahyu yang bersuara sambil mengangkat tangannya tapi bukan untuk menanyakan isi materi meeting nya. Melainkan untuk menanyakan keberadaan Ayu yang selama ini menjadi wakil untuk Jason.
" Tuan Jason, saya mendengar bahwa istri yang sekaligus merangkap wakil anda kini sedang mengandung pewaris kerajaan bisnis Gilbert. Untuk itu saya ucapkan selamat pada anda, yang sebentar lagi akan menjadi seorang Daddy. Tapi sayang istri cantik anda tidak berada disini menemani anda dalam perjalanan kali ini ".
Karena mendengar perkataan Pak Wahyu, para investor turut ikut mengucapkan selamat pada Jason. Dan mereka langsung menyetujui apa pun rencana perusahaan Jason tanpa berpikir panjang, mereka langsung menanamkan modal yang sangat besar pada perusahaan Jason.
Namun sebagai bentuk rasa bahagia para investor karena sudah resmi bergabung dengan perusahaan Jason, para investor tersebut mengajak Jason mengadakan pesta kecil-kecil untuk merayakan kerja sama mereka dan tentunya kehamilan Ayu.
Sebagai tuan rumah Jason pun tidak bisa menolak apa yang ditawarkan oleh para investor. Iya pun menyanggupi permintaan mereka.
Kini mereka sudah berada di dalam Bar di Hotel tempat mereka menginap. Semua sedang minum kesukaan mereka masing-masing dengan hidangan yang lainnya.
Mereka menikmati pesta alakadarnya yang tidak direncanakan sama sekali dengan caranya sendiri.
" Hai Jason " Sapa Lyra menghampiri Jason dan Mrs. Rezer.
" Hem " Balas Jason.
Kedua orang yang dulu nya pernah berjanji untuk mengikat hubungan mereka malah berakhir dengan pengkhianatan Jason kini untuk pertama kalinya mereka saling menjabat tangan.
Jason menayap Lyra biasa saja, walau sebenarnya Jason mempertanyakan keberadaannya di sini. Tapi Jason tahu siapa saja boleh datang ketempat ini. jadi tidak begitu bermasalah.
" Ly, kamu disini juga? " Tanya Mrs. Rezer.
" Iya Mrs. Rezer kebetulan ada pekerjaan disini beberapa hari.
" Aku boleh ikut gabung disini Jason, Mrs Rezer? "Tanya Lyra pada keduanya.
" Duduk saja Ly bersama kita " Jawab Mrs. Rezer.
Sedangkan Jason hanya mengangguk pelan sambil menoleh kearah Pak Anton.
Mrs. Rezer dan Lyra terlibat obrolan mulai dari pekerjaan sampai hal sensitif sekalipun, yang diselingi dengan tawa canda khas para wanita.
Setelah tiga puluh menit Jason bergabung dengan para Investor dan yang lainnya kini Jason pamit undur diri dari mereka semua, dengan alasan masih ada yang harus dikerjakan. Dan mereka disana masih ada satu kali lagi meeting besok pagi sebelum mereka pulang ketempatnya masing-masing.
" Pak Anton aku istirahat duluan " Pamit Jason.
__ADS_1
" Baik Tuan Jason, silakan ".
Mereka memasuki kamar masing-masing.
Di dalam kamar, Jason langsung membersihkan dirinya karena setelah beraktivitas seharian. Kini Jason sudah merasa segar dengan tubuh dan pikirannya. dengan balutan pakaian santainya.
Jason menyambar ponsel yang tergeletak diatas tempat tidur untuk menghubungi Istri dan Baby Twins.
" Daddy Honey... "Sapa Ayu dari seberang sana.
" Baby Baby Twins... "Balas Jason.
" Bagaimana Honey meeting nya hari ini lancar? "Itu hal pertama yang Ayu tanyakan karena memang tujuannya untuk bekerja.
" Sukses Baby, karena semua dukungan mu, Baby Twins dan semuanya " Jawab Jason dengan antusias.
Jason meneguk minuman yang sudah tersedia di lemari pendingin.
" Haus Honey ".
" Yes Baby, aku juga sangat lapar. Mau memakan diri mu sekalian menjenguk Baby Twins ".
" Oh Honey...bersabarlah sa-yang " Ucap Ayu sambil mendesah guna menggoda Jason diujung teleponnya.
" Aww... Baby. Gelombang kenikmatannya sampai berasa sampai sini " Suara Jason dibuat se-sexy mungkin untuk memancing gairah Ayu.
" Stop Honey " Ucap Ayu pada akhirnya menyerah karena yang ada malah menyiksa mereka berdua mendengar suara-suara khas mereka jika sedang bergulat diatas ranjang.
" Baby... Emph " Jason menahan sesuatu yang bergejolak dalam dirinya sembari menggigit bibirnya.
" Honey, kamu kenapa? " Ayu merasakan suara Jason yang aneh.
" Baby... akh " Suara Jason mendesah.
" Tunggu Baby " Pinta Jason pada Ayu sambil meletakkan ponselnya. Berjalan kearah pintu karena terdengar ada yang mengetuknya berkali-kali.
" Honey... honey... " Ayu terus saja memanggil Jason tapi Jason tidak mendengarnya.
Karena disaat yang bersaman Jason membuka pintunya.
" Erwin " Gumam Jason saat melihat penampakan Erwin sudah berdiri dihadapannya.
" Aku kebetulan disini, boleh aku masuk?" Tanya Erwin sambil menutup pintunya, sebelum Jason mempersilakannya masuk.
Jason menggelengkan kepalany guna menghalau rasa pusing yang sudah dirasakannya.
Jason bukan orang yang tidak paham dengan reaksi tubuhnya, namun sekarang yang jadi permasalahan mau pada siapa Jason melampiaskannya?. Tidak mungkin Jason melakukannya pada wanita lain, sedangkan Ayu sang Istri sedang tidak bersamanya. Jason harus bisa mengatasinya sendiri.
" Kenapa Jason? " Tanya Erwin dengan senyum smirk nya.
__ADS_1
" Sepertinya ada yang menaruh obat itu pada minuman ku " Jawab Jason sembari mulai membuka kaosnya dan melemparnya sembarang.
" Lantas apa yang akan kau lakukan?, Ayu tidak ada disini "Tanya Erwin lagi.
" Aku kan bisa mengatasinya sendiri. Kau tunggulah disini, aku akan kekamar mandi " Jawab Jason meninggalkan Erwin sendiri.
Erwin sudah mendengar suara gerimik air, sehingga ia membuka pintu kamar untuk mempersilakan wanita lain, yang tidak lain adalah Lyra masuk kekamar Jason.
Ya mereka sudah merencanakan semua ini untuk membawa Jason dalam pelukan Lyra lagi.
" Jason sedang dikamar mandi, kameranya sudah aku arahkan kearea tempat tidur dan pintu kamar mandi ".
" Good sayang " Lyra mengecup bibir Erwin sekilas.
" Kunci jangan lupa kamu bawa pergi yang jauh sayang " Ucap Lyra mengingatkan karena ia tidak ingin rencananya gagal.
" Ok Sayang ".
Erwin keluar dari dalam kamar dengan tidak lupa mengunci pintunya dari luar sehingga memberikan kemudahan Lyra untuk melancarkan aksinya.
Lyra sudah melepaskan semua pakaiannya, ia berjalan melenggak lenggok masuk kedalam kamar mandi. Ia bisa melihat tubuh kekar Jason yang sedang terguyur air shower sehingga meninggalkan kesan sexy bagi yang melihatnya.
" Baby... " Panggil Jason.
.
.
.
.
Mampir juga Yuk kawan di Novel Author yang lain:
Cinta Tuan Alex ( Tamat ).
Suami ke dua ( Ongoing ).
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
Terima kasih kawan 😊🙏.