
Lengkap sudah kebahagiaan keluarga James dan Soraya, ketika Dokter kandungan mengatakan jika saat ini Soraya sedang hamil. Dan usia kehamilannya sudah memasuki Minggu ke 12.
Soraya terus memegangi perutnya, karena masih belum percaya dengan apa yang dikatakan oleh sang Dokter. Jika di dalam rahimnya saat ini ada seorang bayi yang sedang tumbuh.
James mengecup pucuk kepala Soraya berulang kali, kemudian mengecup pipi Delisa yang masih dalam gendongannya.
"Kamu akan memiliki seorang adik, sayang." James mengajak Delisa berbicara. Memberitahukan pada bayi kecil itu kalau dia akan memiliki seorang adik.
"Rumah kita nantinya akan ramai dengan suara lucu kalian berdua sayang." Sambung James sambil terus mengecup pipi Delisa lagi.
Karena Soraya masih dalam suasana hati yang bercampur aduk dan tidak bisa berbicara banyak. Sedari tadi hanya James yang mendengarkan apa dikatakan oleh Dokter. Soraya hanya sesekali saja memjawab pertanyaan yang dialamatkan padanya.
Hingga pada akhirnya James yang menerima resep vitamin dan berpamitan pada Dokter tersebut.
"James?." Soraya menarik lembut lengan James, sehingga mereka berhenti di dekat Apotik.
"Ada apa sayang?." James mengelus lembut pipi Soraya.
__ADS_1
"Tapi aku tidak merasakan ngidam, mual, muntah seperti yang Ayu atau pun wanita hamil pada umumnya?." Tanya Soraya mulai memperlihatkan senyum manisnya.
"Sayang tidak semua wanita hamil akan mengalami itu, meski pun pada umumnya mereka akan mengalami hal tersebut. Jadi bagus dong kamu bisa makan atau melakukan apa pun selama itu tidak membahayakan bayi kita." Jelas James, menyampaikan kembali apa yang yang dikatakan oleh Dokter.
"Tadi aku tidak mendengar Dokter mengatakan itu James?." Tanya Soraya mengikuti langkah kaki James yang menuju apotik untuk menyerahkn resep.
"Iya sayang karena kamu sedang fokus pada bayi kita, jadi kemungkinan besar kamu tidak menyimak dengan baik apa-apa saja yang dikatakan oleh Dokter." James tersenyum lalu melabuhkan ciuman lembut pada bibir Soraya. James mengerti akan hal itu, pasti Soraya masih belum mempercayai berita baik ini. Namun pada Soraya akan menyambut bayi mereka dengan sangat suka cita bahagia. Dan bukan hanya mereka saja, melainkan seluruh anggota keluarga.
.
.
.
Tidak ada yang merasa tidak bahagia atas kabar baik mengenai kehamilan Soraya. Semuanya memberikan ucapan selamat diiringi dengan doa-doa yang baik dari semuanya dengan pelukan yang hangat yang dapat Soraya rasakan.
"Terima kasih." Hanya kalimat itu yang mampu Soraya katakan pada mereka sebagai ungkapan rasa bahagia dirinya dicintai dan di sayangi dengan begitu besar dan tulusnya.
__ADS_1
"Tidak ada ucapan terima kasih sayang, kita semua adalah keluarga. Dan semestisanya itu harus kita lakukan." Mommy Irena begitu menyayangi Soraya sama hal nya dengan Ayu. Mommy Irena tidak pernah membedakan keduanya, keduanya memiliki tempat dan perhatian yang sama dari anggota keluarga.
Davida, Davina, Jack dan John selalu mengelilingi Soraya adik laki-laki mereka sedang tidur. Mereka bergantian mengganggu Delisa atau pun Soraya.
Soraya yang diperlakukan itu tidak marah atau kesal sedikit pun. Justru itu ia gunakan untuk lebih dekat dan mengenal karakter satu sama lain. Sebelum pada akhirnya mereka akan kembali ke rumah mereka, kalau. Delisa sudah berusia dua tahun dan tidak lagi menyusu pada Ayu.
James dan Soraya begitu bahagia saat akhirnya dirinya bisa hamil dan memberikan keturunan pada James tentunya ia tetap akan memberikan cinta dan kasih sayang yang tulus pada Delisa.
"I Love You, James."
" I Love You Too sayang."
Keduanya saling berpelukan dengan perasaan bahagia yang begitu membuncah sambil menatap Delisa yang sedang terlelap.
TamaT
Terima kasih yang sudah mengikuti Soraya dan James.
__ADS_1
Next episode "I Love You, Sister."
Terima kasih