Teman Tidur Tuan Jason Gilbert

Teman Tidur Tuan Jason Gilbert
Bab 33


__ADS_3

" Tu-tuan "


Ayu baru menyadari kedatangan Jason ketika mulai berjalan kearahnya dengan tatapan liar dan laparnya melalui pantulan cermin yang berada didepannya. Dengan jarak yang semakin mendekat hanya lima centi saja dengan dirinya. tidak banyak yang bisa dilakukan oleh Ayu hanya menutupi bagian depan saja.


Jason bisa menatap puas tubuh Ayu bagian belakang tanpa noda dan cela. sungguh sangat sempurna untuk seorang gadis biasa yang jauh dari kata perawatan, mungkin hanya sekedar merawat diri dengan mandi dua kali sehari saja.


Mata yang sudah sedikit demi sedikit tertutup kabut gairah yang sangat terlihat dari kedua matanyanya. membuat Ayu bergidik ngeri dibuatnya.


" Ay..."


Suara yang sudah terdengar parau, tangan yang terulur menyentuh punggung mulus Ayu. meraba setiap inci dengan tatapan penuh damba. Terlebih senjata yang sudah sangat keras dan siap masuk kedalam sarangnya. sehingga handuknya terlepas akibat ulah senjatanya yang minta lepas dari penutupnya. Pemandangan itu tidak lepas dar kedua mata Ayu, hanya saja Senjata Jason tidak terlihat karena terhalang sempurna oleh tubuhnya. semua ini sungguh sangat menyiksa Jason. tapi Jason berusaha sekuat tenaga untuk tidak merusak Ayu sampai mereka terikat tali pernikahan.


Hawa panas ikut menyerang tubuh Ayu karena sentuhan tangan Jason pada tubuhnya langsung.Geleyar aneh yang tadi sudah pergi kini datang lagi menghantam tubuhnya lebih besar dua kali lipat dibandingkan tadi.


Jantungnya tidak bekerja dengan normal karena situasi sekarang. dimana mereka hanya berdua berada dalam satu kamar mandi dengan pakaian yang minim pula.


Namun kedua mata Ayu tidak pernah berpaling menatap Jason yang berada tepat dibelakangnya.


Kedua tangan Jason sudah berada di dua tonjolan ke belakang dipenuhi dengan daging segar dan sintal. memberikan pijatan pelan sampai Jason memberikan sedikit tenaganya untuk meremas.Ayu tidak berani menengok kebelakang, karena penampilan Jason kini sudah sama seperti bayi yang baru lahir polos tanpa busana.


Kedua tatapan mata mereka yang saling mengunci terlihat dari cermin yang berada didepannya. Ayu menggerakkan tubuhnya karena terkejut dengan adanya benda keras yang menempel dan menusuknya dari belakang. Tangan Jason mulai merambat naik ke atas dan melingkar dibagian perut rata Ayu. Bibir nya menyentuh bahu halus dan bergerak kesamping sampai pada leher jenjangnya.


" Arrrggghh "


De sahan panjang penuh dengan kenikmatan pun keluar dari mulut Jason, berbarengan dengan kedua bola mata Ayu yang membulat sempurna, ketika merasakan panggungnya terkena tembakan larva Jason berulang kali, yang sudah tidak bisa ditampungnya lagi. Ledakan maha dahsyat pun tidak terelakan lagi. Deru nafas Jason yang memburu menghiasai seluruh ruang kamar mandi.


Tubuh Jason dibanjiri dengan keringat yang dihasilkan dari hawa panas dalam tubuhnya karena api gairah yang berkali lipat.


" Maaf Ay, sini aku bersihkan lagi punggung mu".


Ayu mengikuti Jason, tanpa melepaskan pakaian yang sejak tadi dipeluknya guna menutupi dua aset berharganya.

__ADS_1


Dengan telaten Jason membersihkan panggung Ayu, mengosoknya dengan sabun.


Tiga puluh menit telah berlalu. Jason dan Ayu sudah berada diatas tempat tidur. Ayu memakai piyama yang menutupi seluruh tubuhnya. Sedangkan Jason hanya memakai ceana pendek.


Dengan posisi tidur Jason memeluk Ayu dari belakang.


" Ay..."


" Iya Tuan... "


" Kamu belum ada panggil lain untuk ku?".


Ayu menggeleng pelan dalam dekapan hangat tubuh Jason.


" Bagaimana jika aku memanggil mu Baby, dan kamu panggil aku Honey. panggilan yang simple kan Ay?".


Ayu menggigit jari telunjuknya sambil berpikir. tidak ada salah nya juga dicoba.


Jason tersenyum lebar karena Ayu mau mengganti panggilannya.


" Iya Baby... "Balas Jason sambil mengeratkan pelukkannya pada tubuh mungil Ayu dan melepaskan bantal dari wajah Ayu.


Jason menarik wajah Ayu dengan lengannya, supaya berhadapan dengan wajahnya,terlihat lah wajah Ayu yang sudah memerah.


Jason tersenyum lebar dan mengecup pipi Ayu.


" Aku sangat mencintai mu Baby, mencintai mu sangat Baby... Baby.. ".Jason membenamkan wajahnya pada rambut panjang Ayu. mengecupnya berkali-kali sampai rambut Ayu ada yang masuk kedalam mulutnya, karena Ayu banyak bergerak merasa geli dengan ulah Jason.


" Baby, saat nanti kamu kuliah ambil jurusan apa?".


" Administrasi Perkantoran, jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ".

__ADS_1


" Asalkan kamu tahu tugas dan tanggung jawab mu sebagai istri, tidak masalah bagiku".


" Tapi ngomong-ngomong, jika nanti aku ingin segera memiliki anak,kamu bagaimana?".


" Tidak masalah jika memang dikasihnya cepat, saya malah senang".


" Terima kasih Baby...semoga saja nanti setelah aku buahi kamu langsung hadir disini"Ucap Jason sambil mengelus perut rata Ayu.


Drrt


Drrt


Jason mengambil ponsel, dan melihatnya. ternyata dari Pak Anton yang mengabarinya jika semua administrasinya sudah selesai dan beres. dan mengingatkan untuk perjalanan besok.


Untung saja Pak Anton mengabarinya, Jason lupa untuk menyiapkan pakaiannya untuk mereka berdua. dengan cepat Jason meminta Pak Anton untuk segera mengurusnya. biar sekalian bisa dibawanya.


" Besok kita menikah Baby, kedua orang tua ku akan ku beritahu setelah kita resmi menikah dan aku akan menyelesaikan masalah ku dengan Lyra".


" Tidur lah, Pak Anton sudah standby untuk kita".


Ayu memejamkan matanya, walau dengan perasaan yang bercampur aduk. Bagaimana besok saat Abah dan Umi nya tahu? pasti mereka akan sangat kaget. Dan apa mereka akan langsung memberikan nya restu? mengingat kedua orang tuanya Jason tidak ada. Dan apa pula yang dipikirkan Abah dan Umi nya tentang pernikahan mendadak mereka? Bibi Yuni, ya Ayu hampir melupakan Bibi Yuni. hari ini Ayu belum mengabarinya apapun.


" Tidurlah Baby...aku akan selalu bersama mu, kita hadapai apa pun bersama. tetaplah disisiku, disampingku, kita harus berjalan berdampingan".


Jason tahu tidak mungkin Ayu bisa tidur dengan nyenyak dikala menjelang pernikahan dadakan mereka. tapi Jason sangan percaya jika Abah dan Umi nya Ayu akan memberikan restunya untuk mereka.


Begitu juga dengan dirinya, banyak hal yang dipikirkan nya. terutama perasaannaya pada Lyra,yang sedari dulu Jason tidak pernah berpikir akan bisa lepas dari Lyra. Tapi nyata nya setelah bertemu dengan Ayu, Jason begitu dengan mudah nya berpaling dan melabuhkan hatinya lagi, akhirnya Jason memilih Ayu untuk menjadi istri, menjadi cinta terakhirnya. Mungkin hal tersulit yang akan dihadapinya adalah Lyra, kekasih yang sudah dikencaninya selama kurang lebih sepuluh tahun.


Jason menatap Ayu yang sudah memejamkan matanya, wajah cantik Ayu sudah sangat bisa mempengaruhi hati dan pikirannya.


Jason pun berusaha untuk mencobanya tidur disisa waktunya sebelum perjalanannya dimulai. dan tidak berselang lama, Jason pun sudah menyusul Ayu kealam mimpi menyambut hari pernikahan nya yang hanya tinggal dalam hitungan jam saja.

__ADS_1


__ADS_2