
Keesokan paginya,
Daddy Leo baru saja sampai di rumah setelah semalam menemani Mommy Irena di rumah sakit.
" Ayu, minta tolong bawakan pakaian untuk Mommy katanya biar saja Mommy yang menjaga Oma Grace. Ayu di rumah saja menjaga si kembar "Ucap Daddy Leo saat bertemu Ayu di meja makan.
" Iya Dad, nanti kami juga akan ke rumah sakit. Daddy mau sarapan bersama kami?" Ayu menyiapkan satu piring tambahan untuk Daddy Leo.
" Boleh karena Daddy juga sudah lapar. Ini Ayu yang masak? "Tanya Daddy Leo yang menerima piring sudah berisi makanan kesukaannya.
" Iya Dad " Balas Ayu.
" Bawakan untuk Mommy dan James ya, pasti mereka akan senang bisa kembali memakan masakanmu "Puji Daddy Leo tulus.
Ayu hanya tersenyum mendengar pujian Ayah mertuanya.
.
.
.
Sementara di rumah sakit, Mommy Irena masih setia menunggu Oma Grace sampai tersadar. Ia juga meminta James untuk meluangkan waktunya berlatih berjalan dan berbicara di ruang terapis seperti yang sudah dianjurkan oleh Soraya.
" Mom " Sapa Jason sembari meletakkan tangan di punggung Mommy Irena.
Mommy Irena melihat Jason yang datang sendiri, " Ayu dan anak-anak dimana?, jangan kamu tinggalkan sendiri. Baru pertama kali mereka disini".
" Tidak Mom, mereka selalu bersama ku. James dan Soraya sedang mengajak mereka berbicara di luar. Ini aku bawakan baju ganti dan sarapan masakan Ayu Mom "Jason meletakkan tas berukuran besar itu di depan Mommy Irena.
" Iya Jason, Mommy sudah lapar" Mommy Irena langsung saja membuka kotak makan dan ada kotak potongan buah Apel kesukaan Mommy Irena.
Melihat Mommy Irena yang sedang lahap makan masakan Ayu, Jason pun senang setidaknya disela kesedihan Mommynya masih ada terselip sedikit rasa bahagia.
Jason mengajak Mommy Irena untuk menemui Dokyer Obgyn usai Mommy Irena menghabiskan makanannya. Mommy Irena meminta pada perawat untuk menjaga Oma Grace selama ia menemani anak dan cucu menantunya ke Dokter Obgyn.
Ayu sudah berbaring di atas brankar dengan tangan yang selalu di pegang Jason dan sesekali diciumnya lembut.
Dokter mulai meletakkan alat diatas perut rata Ayu yang sudah diolesi Gel sebelumnya. Dokter menjelaskan bahwa saat ini Ayu sedang hamil muda, dengan usia kehamilan baru memasuki minggu keempat.
Semua yang berada di dalam ruangan tersebut begitu bahagia, terharu mendengar kabar kehamilan Ayu yang kedua, dengan calon bayi kembar pula.
__ADS_1
Mommy Irena menangis karena tidak bisa membendung lagi perasaan yang berkecamuk dalam hatinya, kesedihan karena Oma Grace sampai sekarang belum sadarkan diri, kebahagiaan karena ia akan mendapatkan cucu kembali dari rahim Ayu yang dulu tidak sempat dijaganya dengan baik.
Jack dan John memeluk Mommy Irena dengan erat menggunakan kedua tangan mereka yang masih mungil namun mampu memberikan ketenangan dan kebahagiaan bagi Mommy Irena.
" Grand Ma sangat menyayangi kalian, Jack, John " Mommy Irena mengecup pipi Jack dan John yang terlihat lebih mengembang.
Jason dan Ayu menatap haru Mommy Irena dan kedua putra kembarnya.
" Jadi benar Dok, istri ku sedang hamil bayi kembar lagi?" Jason begitu berantusia mendengar kehamilan Ayu.
" Betul Tuan Jason, Istri Anda sedang hamil bayi kembar. Jadi minta tolong untuk kesiagaan dari suami dan keluarga. Saya harap Anda dan istri bisa datang kembali lagi setelah dua minggu, untuk mengetahui perkembanga janinnya " Dokter Obgyn menerangkan.
Akhirnya selesai berkonsultasi banyak hal dengan Dokter Obgyn kini mereka kembali ke ruangan Oma Grace guna memberitahukan kabar baik dan menggembirakan ini. Siapa tahu Oma Grace bisa sadar dengan cepat.
Mommy Irena menceritakan kejadian di ruang Dokter Obgyn pada Oma Grace secara mendetail tidak ada yang terlewat satu pun. Namun sayang Oma Grace masih betah dalam tidur panjangnya.
" Yang sabar Mom " Ayu dan Jason memeluk Mommy Irena yang belum berhenti bercerita pada Oma Grace.
Selesai dari kantor Daddy Leo langsung datang ke rumah sakit, setelah mendapat kabar berita kehamilan Ayu dari kedua cucu kembarnya. Guna ikut bergabung merayakan kebahagiaan mereka.
Satu minggu sudah Oma Grace di rawat di rumah sakit dan belum juga sadarkan diri. Mommy Irena sudah tidak lagi menginap di rumah sakit. Karena ia lebih fokus membantu Ayu dalam melewati masa kehamilan yang sekarang. Terlebih ada James yang bersedia menjaga Oma Grace disana, sekalian ia melakukan terapi bersama Soraya.
Karena sudah tidak ingin dan tempat baginya dalam kehidupan Ayu selain menjadi kakak iparnya tidak lebih. Terlebih ia tidak ingin menyakiti kedua kemenakan kembarnya plus dua calon kemenakan yang sedang dikandung Ayu.
Bahkan James berencana untuk melakukan pengobatan di rumah sakit lain dan pergi jauh dari keluarganya sampai ia bisa menata hidup dan hatinya lagi.
" Kenapa kamu ingin berobat di rumah sakit lain?, jika disini semua fasilitas lengkap dan memadai " Soraya melontarkan pertanyaan pada James yang sebenarnya ia sudah tahu jawabannya saat melihat kedalam mata James.
" Untuk suasana baru saja dan aku ingin memulai bisnis ku dari awal lagi "Balas James mulai terdengar jelas artikulasi bahasanya.
" Negara mana yang kamu tuju?, supaya aku bisa merekomendasikan Dokter terbaik untuk mu " Balas Soraya.
" Saat ini belum tahu, karena aku masih dalam tahap mencarinya "Sahut James.
Soraya terlihat manggut-manggut sambil sesekali melirik pada James, melihat rambut yang panjang dibiarkannya berantakan.
" Apa yang kamu lihat? " Tanya James.
" Tidak ada, hanya saja aku melihat kelemahan mu " Balas Soraya.
James terkekeh geli mendengar apa yang diucapkan Soraya.
__ADS_1
" Apa yang kamu ketahui mengenai kelemahan ku? ".
" Ayu, istrinya Jason ".
" Dan sejujurnya, tidak mudah bagi ku juga untuk melupakan Jason. Tapi aku berusaha berdamai dengan kebahagiaan yang mereka dapatkan. Dan aku sedang berusaha itu. kenapa kamu tidak mencobanya? ".
" Mencoba apa? ".
" Bahagia untuk diri kita sendiri. Kita bisa saling mengisi satu sama lain. Kita saling membuka diri dan mulai percaya pada hubungan baru. Kita belajar dari hal sederhana yang mereka miliki, kita saling menyembuhkan luka hati kita masing-masing. Aku rasa itu bukan ide buruk bagi kita. Dari pada kamu harus pergi jauh dari mereka, keluarga yang sudah menerima mu kembali setelah tujuh tahun kamu menyakiti mereka ".
James menatap lekat wajah cantik Soraya. Namun ia masih butuh waktu untuk meyakinkan hatinya.
" Kenapa kamu ingin melakukan bersama ku? "
" Karena kita sama-sama pernah terluka oleh orang terdekat kita. Jadi kita akan lebih bisa memahami satu sama lain ".
.
.
Mampir Yuk di Novel Author yang lain :
Cinta Tuan Alex ( Tamat).
Suami kedua ( On going ).
Jangan lupa dukungannya 'wan kawan dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
Terima kasih kawan 🙏😊.
__ADS_1