
Bab 5
Andrea mencari-cari ponselnya karena ia ingin selca mengingat hari ini ia begitu cantik jadi ia harus membuat kenang-kenangan diruang riasnya.
Andrea bahkan tidak mengetahui siapa yang masuk kedalam ruang riasnya,
“ada perlu apa?” tanya andrea tidak melihat orang itu dan masih fokus mencari ponselnya.
Pria berpakaian serba hitam itu menghampiri andrea lalu membiusnya,
“siapa kau? Kena......”
“aku masa depanmu sayang” ujar pria itu tersenyum dibalik maskernya, pria berpakaian serba hitam itu membawa andrea pergi sebelum ada orang yang datang mengunjungi andrea.
“fiuhhh”
__ADS_1
Didalam mobil pria misterius itu mengklik laptopnya dan cctv dihotel kembali berfungsi, pria itu melepaskan maskernya dan meletakan kejok belakang, tampak wajah tanpan nan rupawan yang digilai kaum wanita. Tangannya memegang wajah cantik andrea, dari kening, mata, hidung, bibir, dan juga dagu andrea.
“kau sangat cantik jika dipandangi dari dekat begini sayang” ujar pria itu lalu melajukan mobilnya pergi meninggalkan perkarangan hotel.
Dengan gilanya pria itu membawa andrea kegereja dan mereka harus menikah hari ini juga, pria itu mengganti pakaiannya didalam mobil seteleh berpakaian rapi pria itu menggendong andrea yang masih pingsan karena terpengaruh obat bius.
Didalam gereja sudah ramai orang yang berpakaian rapi, ya. Pria itu sengaja mengundung orang-orang yang bekerja untuknya datang dan menyiapkan pernikahannya.
Awalnya pendeta melarang pria itu dan andrea menikah tapi karena kepalanya ditodong pistol dan orang-orang gereja disandrea maka mereka tidak ada pilihan lain selain menikahkan andrea dan juga pria itu.
Tepuk tangan meriah ketika pria bernama sean itu memasangkan cincin dijari manis andrea, cincin yang sebelum nya ada dijari andrea ia buang begitu saja.
Sean tersenyum senang, akhirnya ia dan juga andrea sudah resmi menjadi sepasang suami dan istri, sean menggendong andrea dan masuk kedalam mobil yang sudah dihiasi oleh pekerjanya.
Sean sangat puas sekarang, andrea wanita yang sudah ia cintai bertahun-tahun lamanya menjadi istrinya. Andrea tidak mencintainya? Pedulia apa sean tentang itu, cukup sean saja yang mencintai andrea, andrea tidak masalah tidak mempunyai cinta untuknya. Yang terpenting bagi sean adalah andrea tetap bersamanya meski tanpa cinta andrea tidak masalah baginya.
__ADS_1
Sean menghidupkan lagu romatis sepanjang perjalanan pulang, karena akan banyak lagi kejutan untuk andrea dari dirinya.
Drtt..drt....
Sebuah panggilan masuk membuat lagu romantis yang sean setel berubah, sean mengatupkan rahangnya bertanda ia tidak masalah dengan itu karena sekarang ia sedang dalam suasana bahagia maka kali ini sean membiarkannya.
“katakan?” ujar sean mendatarkan suaranya,
“kau tidak perlu datang nanti malam, aku akan menangani semuanya. Kau bersenang-senang saja dengan istrimu” ujar suara disebrang sana sambil terkekeh,
Sean tidak mendengarkan lagi celotehan dave, sahabatnya sekaligus orang kepercaayaannya. Sean memutuskan panggilan begitu saja dan lagu romantis kembali terdengar membuat sean mengangguk-anggukan kepalanya mengikuti alunan lagu.
Sambil fokus menyetir sesekali sean melihat kesamping, melihat wanitanya yang sangat manis ketika sedang tidur. Sebenarnya sean ingin sekali membawa supir bersama mereka namun sean tidak mau karena kecantikan istrinya hanya untuk dirinya belum lagi setelah didandani andrea lebih cantik berlipat-lipat. Anggap lah sean possesif atau apa, kalau itu keyataan sean bisa apa.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin. Terima kasih sebelumnya.
__ADS_1
To be continue,