Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 45


__ADS_3

Bab 45


Sean menatap ponselnya karena andrea tidak mengangkat panggilan darinya, alasan sean menelponn andrea adalah karena sean mengetahui jika samuel telah bermain api dengan sahabat wanitanya, sindi. Tapi sean tidak bisa memberi tahu andrea karena alasan sean tidak mau melihat wanitanya menangis. sean tidak bisa menghentikan andrea untuk melihat semua kenyataan yang amat pahit, sean bahkan tidak bisa memeluk wanitanya ketika andrea menangis sekarang. Ini lah yang dibenci oleh sean, wanitanya menangis dan sean tidak bisa menghibur atau menenangkan wanitanya.


Sean mengikuti mobil andrea dari belakang, ketika andrea menghentikan mobilnya dipinggir danau sean juga memarkirkan mobilnya tidak jauh dari danau.


Sean ingin menghapiri andrea karena sean mengira andrea akan menenggelam kan diri didanau, tapi detik kemudian sean hanya bisa menertawakan dirinya karena wanitanya tidak mungkin berpikir dangkal, nyatanya andrea hanya berdiri sambil menikmati dinginnya malam yang menusuk kulit.


Andrea membuka matanya lalu kembali kemobil mengambil minuman bersoda yang tadi sempat ia beli sewaktu perjalanan kedanau.


Andrea duduk ditepi danau sambil meminum minuman sodanya dan menatap langit yang mulai berhaburan bintang.


Danau ini adalah tempat yang ditemukan andrea 8 tahun lalu, dimana ketika ia sedang putus cinta dengan cinta pertamanya. Putusnya cinta mereka tidak ada alasan, ah ada itupun alasan yang sangat konyol untuk bisa dimengerti. Pacar pertama andrea memutuskan andrea dengan alasan ingin lebih serius untuk belajar.


Andrea bangkit dari duduknya dan masuk kedalam mobilnya, karena hari semakin malam belum lagi udaranya semakin dingin.


Sesampainya dirumah andrea tidak langsung masuk kedalam kamarnya, ia duduk diruang keluarga dan menonton film romantis, film koleksi maminya. Andrea memang menyetel film romantis tapi ia menonton nya dengan tanpa minat.


Rumah sudah sepi karena orang tua andrea sudah tidur, alex pria itu pasti begadang bermain game, apalagi besok libur bisa sampai pagi alex pasti tidak akan tidur. Pria itu tidak akan keluar darii kamar kecuali air dikamarnya sudah habis.


Tebakan andrea sepenuhnya benar karena sekarang alex keluar dari kamarnya karena air minumnya habis. Kalau bukan karena minumnya habis alex sangat malas keluar dari kamar apalagi mengpause gamenya.


Ketika melewati ruang keluarga alex menemukan ada yang aneh dan membuat alex bergelidik ngeri, kakaknya andrea menonton film romantis koleksi film mami mereka.


Alex meletakan botol minumnya diatas meja lalu duduk disamping andrea, allex tau betul kenapa kakaknya menonton film romantis dibandingkan menonton film horor. Ada yang menganggu pikiran kakaknya, atau hal yang membuat alex senang adalah kakaknya putus dari samuel. Sangat mudah ditebak suasana hati andrea kakak perempuan nya ini.


“ada masalah apa kak?” tanya alex memberanikan diri dan menatap andrea, andrea yang ditanya pun langsung menghadap keasal suara yang berada disampingnya.

__ADS_1


“sejak kapan kau disini?” tanya andrea balik karena baru saja menyadari ada nya alex disebelahnya.


“sudah lama, kira-kira sejak kakak mengomel karena filmnya jelek” jawab alex lalu melihat kedepan, menonton apa yang ditonton andrea tanpa minat.


“sepertinya aku tidak akan menikah” ujar andrea pelan tapi masih bisa didengar oleh alex, alex langsung menolahh pada andrea. ia ingin mendengar kalau saat ini alex sedang tidak salah mendengar.


“maksud kakak, kakak tidak akan menikah dengan samuel?” tanya alex dengan antusias


“hm”


Alex tersenyum penuh kemenangan, alex tahu itu kakaknya tidak akan menikah dengan pria itu. Selain karena alex tidak suka, kakaknya andrea tidak sama sekali cocok dengan pria itu.


“kakak tidak menangis?” tanya alex, karena aneh kakaknya tidak menangis. biasanya kakaknya akan menangis ketika menonton film romantis.


“sudah, sekarang capek”


“kakak jangan sedih lama-lama, lagian pria seperti dia memang sangat tidak, tidak cocok sama sekali dengan kakak”


“kau benar”


Alex mengembangkan senyum nya karena kakaknya setuju dengan apa yang ia katakan. Andrea memeluk alex, sudah lama rasa tidak memeluk adik bungsunya ini. alex tidak berkata-kata lagi, ia hanya menepuk-nepuk pelan pundak andrea, menenangkan kakaknya sekarang.


“dengan wajah yang diturunkan dari mami dan papi, aku yakin kakak akan dapat pacar seminggu kemudian” ujar alex masihh mengelus sayang pundak andrea.


“ya iyalah, gen keluarga kita tidak bisa diragukan” ujar andrea melepaskan pelukannya dari alex.


“btw, thanks lex. Kakak kekamar dulu, mau tidur sudah malam.”

__ADS_1


“sama-sama kak, sekarang aku merasa kalau kita itu akur dan tidak pernah ribut” jawab alex membuat andrea terkekeh geli,


“kau juga jangan tidur malam-malam, tidur terlalu malam tidak baik untuk kesehatan”


“sip kak, sudah sana tidur aku mau kedapur isi minum”


“hm”


Andrea membawa mantel dan juga tasnya dan masuk kedalam kamar, tanpa mencuci wajah dan menggosok gigi andrea langsung berguling kekasur dan memejamkan kedua matanya. Andrea benar-benar butuh tidur sekarang.


Sedangkan diapartemennya samuel menatap kue ulang tahun dan kotak hadiah dari andrea dengan tatapan kosong. Sindi? Wanita itu sudah pulang ketika ia mengejar andrea tadi, dan untuk sekarang samuel sama sekali tidak kepikiran tentang sindi.


“sayang, maafkan aku. Aku sungguh menyesal” ujar samuel pelan sambil membuka kado dari andrea. samuel langsung memasangkan jam tangan itu ketangannya dan memakan kue buatan andrea dengan tatapan kosong dan sesak didadanya.


Andai saja ia lebih sabar menunggu andrea kembali, pasti semua ini tidak akan terjadii. Wanitanya tidak akan pergi.


Besok, samuel akan menemui andrea dan minta maaf, apapun akan samuel lakukan untuk menerima maaf dari andrea walaupun itu harus bersujud dikaki andrea dihadapan semua orang.


Samuel sungguh tidak bisa kehilangan andrea, tidak akan bisa. Lalu bagaimana dengan sindi? Samuel tidak peduli, anggap saja samual pria brengsek. Karena itu memang kenyataan yang ada. Samuel tidak bisa kehilangan andrea jadi kehilangan sindi tidak masalah baginya.


Samuel menghabiskan kue buatan andrea tanpa sisa, bahkan samuel tidak tahu kapan kue nya habis. Samuel memejamkan matanya walaupun ia tidak bisa tidur tapi samuel tetap memejamkan matanya, berharap rasa kantuk segera menghampirinya.


Sedangkan dirumah andrea, alex mengabaikan gamenya begitu saja. Alex masih kepikiran dengan kakaknya, andrea memang terlihat baik-baik saja tapi alex tahu betul jika kakaknya tidak baik-baik saja. Sepertinya ia harus memberi pelajaran pada samuel besok.


Alex mematikan gamenya dan berjalan kekamar mandi, sekarang ia sedang merencanakan apa yang akan ia lakukan untuk memberi pelajaran pada samuel.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.

__ADS_1


To be continue,


__ADS_2