Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 83a


__ADS_3

AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINđŸ”„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!


HAPPY READING 💚


Sudah dua hari Sean dirawat dirumah sakit, Sean sudah melewati masa kritisnya hanya saja Sean belum sadar hingga sekarang.


Sean juga sudah dipindahkan keruang rawat inap sehingga Andrea, Lyin, dan Dave bisa mengunjungi Sean secara bersamaan.


Sekarang hanya Andrea yang menjaga Sean karena Lyin kekampus sedangkan Dave menggantikan Sean dalam pertemuan dengan klien.


Andrea mengelap badan Sean menggunakan lap basah, Andrea dengan telaten membersihkan badan Sean hingga menggantikan pakian rumah sakit yang lain.


Andrea duduk disamping Sean setelah menganti pakaian Sean, Andrea memeggam tangan Sean.

__ADS_1


“terima kasih karena telah berhasil melewati masa kritismu” ujar Andrea mengecup berkali-kali punggung tangan Sean.


Andrea menyelusiri wajah tampan Sean, lihat lah betapa indahnya ciptaan Tuhan. Bahkan dengan wajah pucat seperti ini prianya masih terlihat tampan. Andrea memegang hidung Sean, bahkan hidung ini masih kokoh pada tempatnya, siapa pun yang melihat Sean seperti ini Andrea yakin orang itu akan iri pada ketampanan yang Sean miliki bahkan para wanita akan rela antri untuk melihat wajah Sean.


“sudah puas menatap wajah tampanku sayang?” tanya Sean membuka matanya, Andrea yang kaget mendengar suara Sean langsung memeluk Sean setelah itu. Andrea bahkan tidak sadar jika sekarang Andrea menindi badan Sean yang baru saja bangun dari koma.


“syukurlah kau sadar, aku sangat cemas kau tidak akan membuka mata lagi” ujar Andrea menangis didalam pelukan Sean, Sean hanya tersenyum lalu kemudian ia mengangkat badan Andrea agar sedikit menjauh darinya.


“kau mendoakan aku mati sayang?” tanya Sean dengan bercanda.


Sean mendudukan dirinya dan membawa Andrea kedalam pangguannya, Sean merapikan anak-anak rambut yang mengganggu wajah cantik wanitanya. Tidak bisa dipungkiri Sean sangat merindukan wanitanya ini. Sean menyelipkan tangannya dibelakang Andrea lalu mencium bertubi-tubi bibir Andrea. Sean juga merindukan bibir manis ini.


“aku sangat merindukan mu sayang” ujar Seann membuat andrea tertawa.

__ADS_1


“aku juga sangat merindukanmu”


Sean tersenyum pada Andrea dan mencium bibir wanitanya, Andrea tersenyum lalu membalas ciuman Sean. Sean memperdalam ciuman mereka hingga keduanya terhanyut dalam dunia mereka sendiri.


‘he’em..hmmm” ujar Dave sambil berdehem membuat keduanya terhenti dan menatap Dave sekilas lalu melanjutkan ciuman mereka. Dave hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu keluar dari ruangan Sean.


Dave menarik tangan Lyin dan mengajak Lyin kekantin karena Lyin ingin masuk kedalam ruangan Sean, bisa-bisa Lyin kesal sendiri karena melihat adegan 18++


“kenapa kekantin kak?” tanya Lyin ketika menyadari Dave yang membawa nya kekantin.


“kakak lapar” jawab Dave lalu memesan makanan yang ingin ia makan, lebih baik dikantin dari pada harus melihat kemesraan yang membuatnya mual.


Lyin yang diajak kekantin rumah sakit pun hanya mengangkat kedua bahunya, yang penting dapat makanan gratis. Karena makanan gratis adalah makanan enak sedunia.

__ADS_1


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.


To be continue,


__ADS_2