
Bab 56a
Alex mengambil jaket kulitnya setelah mematikan komputernya, dapat uang dari kakaknya 10 kali lipat sungguh hal yang tidak bisa Alex lewatkan. Apalagi sekarang ada game baru yang sangat ingin ia beli.
Alex pergi kekamar Andrea mengambil kunci mobil, ya kakaknya itu mengizinkannya membawa mobil milik Andrea
“mau kemana dek?” tanya Sandra yang sedang menonton televisi
“menjemput kakak mi”
“pelan-pelan bawa mobilnya, jangan sampai seperti kemarin!” peringat Sandra membuat Alex langsung menganggukan kepalanya patuh.
“oke mami, aku berangkat mi, bye”
“bye”
Alex langsung meluncurkan mobilnya kerumah Sindi karena disana lah kakaknya sekarang.
“kenapa lama sekali!” gerutu Andrea kesal, Alex tentu saja tidak membalas omongan kakaknya bisa-bisa saja nanti mood kakaknya turun dan tawaran 10 kali lipat akan hilang dalam sekejab.
“maaf kak, jalan macet”
__ADS_1
Andrea diam saja sambil memainkan ponselnya, ah tidak Andrea mengirim pesan pada temannya yang juga bekerja ditempat Samuel bekerja.
“kita ke club M” perintah Andrea yang langsung diangguki oleh Alex
Tanpa bertanya lebih lanjut lagi, Alex lebih memilih untuk segera melajukan mobilnya ketempat yang akan mereka tuju.
Andrea berjalan lebih dulu sedangkan Alex dibelakang Andrea.
Andrea bia masuk begitu saja tapi tidak dengan Alex, Alex diminta untuk mengeluarkan kartu identitasnya. Alex menggarut kepalanya yang tidak gatal, Andrea yang mengetahui itu langsung menghampiri Alex.
“dia bersama ku” ujar Andrea yang langsung diangguki oleh penjaga didepan.
Alex hanya atersenyum sambil mengangkat kedua bahunya ketika ia diizinkan masuk, Alex tidak percaya ini ia bisa masuk kedalam Club yang selama ini tempat sangat ingin ia kunjungi. Alex mengikuti Andrea dari belakang, Alex tidak bertanya pada kakaknya untuk apa mereka kesini.
Alex yang melihat Samuel yang ingin diberi pelajaran oleh kakaknya langsung menganggukan kepalanya. Dengan senang hati Alex akan memberi pelajaran pada Samuel tanpa diminta kakaknya sekali pun.
“tapi kak....”
“apa?”
“kalau kita ditangkap polisi bagaimana?”
__ADS_1
“malah tambah bagus”
Alex tidak mengerti yang dikatakan kakaknya, tapi sepertinya tidak masalah baginya untuk memberi pelajaran pada Samuel.
“wah, rupanya banyak sekali wanitamu ini. ternyata bukan hanya Sindi saja” ujar Andrea membuat Samuel maupun Alex membulat kan mata mereka. Jika Samuel membulatkan mata karena terkejut dengan kehadiran Andrea lain dengan Alex ia terkejut karena Samuel berselingkuh dengan sahabat kakak perempuannya.
Andrea berjalan keluar dari club yang langsung dikejar oleh Samuel dan juga Alex. Andrea berhenti didepan club.
“sayang maafkan aku, aku khilaf”
“sekali wajar, tapi ini. kau sepertinya memang tidak layak menjadi seorang ayah”
“kau kenapa diam saja, hajar dia!” printah Andrea membuat Alex langsung tersadar dan segera menghajar Samuel.
Andrea menghela nafas berat karena Samuel sama sekali bukan lawan yang mudah bagi Alex adiknya itu. Andrea mengambil ponselnya dan menghubungi polisi sesuai dengan rencananya. Andrea sengaja menyuruh Alex yang memukuli Samuel karena ia ingin membawa Samuel kekantor polisi karena telah menyerang anak dibawah umur.
Andrea datang lalu menendang Samuel hingga terjatuh kebelakang, Andrea membantu Alex berdiri.
“kau payah sekali!” komentar Andrea namun diacuhkan oleh Alex.
Andrea tersenyum karena polisi datang tepat pada waktunya.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,