
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINš„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREAš GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING š
Lyin mengembangkan senyum setelah membuka kotak hadiah dari Andrea kakak iparnya, kemarin sebelum Andrea dan Sean pergi berbulan madu Andrea memberikannya hadiah. Dan Lyin sangat senang karena mendapatkan hadiah dari Andrea, Lyin mengambil gaun dari kotak, sungguh gaun yang indah.
Lyin tidak bisa berkata-kata karena gaun yang Andrea buatkan untuknya cocok sekali dengan seleranya.
Lyin langsung mengenakan gaun yang dibuatkan Andrea untuknya, Lyin menatap dirinya didepan cermin,
ākau sangat cantik, Lyinā ujar Lyin memuji dirinya sendiri sambil berputar menunjukan gaunnya didepan cermin.
Drt...drt...
Lyin mengambil ponselnya dan melihat siapa yang mengirim pesan padanya, Lyin mengerutkan keningnya karena yang mengiriminya pesan adalah nomor asing. Lyin ingin mengabaikannya tapi tidak bisa, akhirnya Lyin membuka isi pesan dari nomor asing itu.
**Noname : kak dimana? Aku sudah memesan tiket.
Noname : ini Alex kak, pakai ponsel mami. Hehe**.
Lyin menepuk jidatnya karena ia lupa janjinya dengan Alex, hari ini mereka akan menonton bersama. Ada film horor yang baru saja keluar dibioskop. Lyin memakai bedak nya sedikit lalu menempelkan lipsloss dibibirnya lalu mengambil tas kecilnya. Lyin harus datang kebioskop tepat waktu jika tidak ia akan ketinggalan.
āmau kemana Lyin?ā tanya Dave membuat Lyin menghentikan langkahnya lalu menatap Dave yang baru saja keluar kamar.
ābioskop kak, ada film horor baru keluarā jawab Lyin sambil mengembangkan senyumnya
__ADS_1
āSendiri?ā
ātidak, aku bersama Alex. Kami sudah janjian kemarinā jawab Lyin membuat Dave menganggukan kepalanya.
āmau kakak antar?ā
Lyin tampak berpikir sebentar lalu menganggukan kepalanya,
āpakai motor tapi ya kak, biar cepatā ujar Lyin membuat Dave menganggukan kepalanya.
āokeā
Lyin kesusahan memasang helmnya membuat Dave geleng-geleng kepala lalu memasangkan helm pada Lyin.
ājantung sialan!ā gerutu Lyin pada jantung nya sendiri karena sekarang sudah berdetak tak karuan.
āini karena helm nya sudah lama kakā jawab Lyin tidak mau kalah lalu naik keatas motor.
āpeganganā ujar Dave membuat Lyin langsung memelukan tangannya dipinggang Dave, tanpa Dave minta sekali pun Lyin akan memeluk pinggang Dave. Rejeki mencintai secara diam-diam tidak boleh ditolak, pamali.
Lagi, Lyin kesusahan membuka helmnya dan Dave dengan sigap membukan helm untuk Lyin.
ābeli yang baru saja kak, ini sudah jadul sekali jadi susah dilepaskanā ujar Lyin sambil cemberut, didalam hati Lyin berdoa agar Dave mengatakan tidak akan mengganti helmnya.
ākau benar, ini sudah lama sekaliā ujar Dave sambil menatap helmnya, Lyin menggerutu didalam hati sepertinya Dave benar-benar akan membeli yang baru.
__ADS_1
ātapi kakak tidak akan menggantinyaā lanjut Dave membuat Lyin menghela nafas lega.
āsudah sana masukā ujar Dave sambil mengacak rambut Lyin
āih, kakak. Berantakan kan rambut akuā ujar Lyin cemberut sambil merapikan rambutnya, Dave hanya tersenyum menatap Lyin yang tengah kesal padanya.
āsudah sana masukā
āiya, ini juga mau masuk. bye kakā
ābye, pulang nanti telpon kakakā
āsip kakā
Lyin langsung masuk kedalam bioskop, senyum Lyin mengembang ketika melihat Alex yang duduk menunggunya.
āmaaf kakak terlambatā ujar Lyin membuat Alex menatap tajam Lyin.
āterlambat 5 menit, ayo masuk kakā
Lyin menganggukan kepala dan mengambil ppcorn yang diberikan oleh Alex,
āuntuk filmnya belum mulaiā ujar Lyin membuat Alex menoleh pada Lyin dan mengisyaratkan untuk diam. Lyin menganggukan kepalanya lalu fokus menonton film.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
__ADS_1
To be continue,