Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 90


__ADS_3

AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN🔥 MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!


HAPPY READING 💚


“ACHEL!!!!!” teriak Dave langsung mengangkat badan Rachel dan mengeluarkannya dari bathtub, jantung Dave sekarang mau copot rasanya karena air bathtub sudah berubah menjadi merah. Dengan cepat Dave langsung meletakan Rachel ketempat tidur dan mengambil kain untuk menutup luka lumayan dalam.


Dave langsung mengubungi dokter pribadi keluarga Sean bosnya, Dave sangat panik sekarang pasalnya Rachel tidak pernah melakukan hal senekat ini.


Lyin yang baru saja mengganti pakaian terkejut mendengar teriakan kencang milik Dave, Lyin langsung masuk kedalam kamar Dave untung saja kamarnya tidak dikunci.


“Lyin?” panggil Dave lemah, Lyin kaget tentu saja melihat keadaan Rachel saat ini.


“biar aku yang ganti baju kak Rachel kak” ujar Lyin membuat Dave menganggukan kepalanya lalu keluar, menunggu dokter dan perawat datang.


Lyin menatap Rachel tidak percaya, tidak capek apa menyiksa diri sendiri. Kalau Rachel mati memangnya ada yang selesai? Tidak ada?


Lyin menggantikan pakaian Rachel dengan pakaian yang lumayan hangat, setelah memakai kan Rachel baju Lyin keluar dari kamar.

__ADS_1


“dibawa keruang kesehatan saja kak” ujar Lyin membuat Dave mengangguk, benar diruang kesehatan lengkap seperti rumah sakit jadi Dave memang sudah seharusnya membawa Rachel kesana.


“biar Lyin yang menunggu paman” ujar Lyin lagi. Dave langsung membawa Rachel keruang kesehatan.


Lyin menunggu dokter Kevin, pamannya dari ibu nya.


“paman!” panggil Lyin ketika dokter Kevin yang baru saja keluar dari mobilnya.


“dimana pasiennya?”


“diruang kesehatan paman” jawab Lyin membuat dokter Kevin langsung keruang kesehatan.


Lyin memegang tangan Dave membuat Dave tersenyum lemah pada Lyin, Lyin menghela nafas berat lalu memeluk Dave. Lyin tidak berkata apa-apa ia hanya memeluk Dave sambil menepuk pelan punggung Dave yang lebar


Dave menangis didalam pelukan Lyin, Dave memeluk erat Lyin. Lagi Lyin hanya memeluk Dave tanpa memberi kalimat penenang untuk Dave.


‘sebegitu cinta kah kakak dengan Rachel? Sepertinya aku tidak ada kesempatan lagi ya kak? Aku harus menyerah dengan cinta sepihak ini, harus’ batin Lyin yang juga ikut menangis tanpa suara.

__ADS_1


“bagaimana keadaan kak Rachel, paman?” tanya Lyin ketika ia melihat pamannya keluar dari ruang kesehatan. Lyin dengan cepat menghapus air matanya dan melepaskan pelukannya pada Dave.


“Rachel sudah baik-baik saja, untuk dia cepat ditemukan jika tidak akan berakibat fatal, meninggal adalah kemungkinannya” jawab dokter Kevin membuat Dave menghela nafas lega.


“paman, ayo aku antar” ujar Lyin mengambil alih tas dokter milik Kevin,


“baiklah ayo,”


Dave masuk kedalam ruang kesehatan, ia menatap miris pergelangan tangan Rachel yang sudah dibalut dengan perban.


Dave duduk disamping ranjang dan memegang tangan Rachel, Dave berkali-kali mencium pergelangan tangan Rachel yang terluka.


‘tunggu lah sebentar lagi, aku akan melepaskanmu. Pasti’ bisik Dave pelan ditelinga Rachel.


Dave tidak berbohong dan Dave sudah merenungi semuanya, bahwa Rachel memang tidak mencintainya malahan Rachel membencinya sangat benci padanya. Dave akan melepaskan Rachel ketika ia sudah siap melepaskan Rachel, tidak lama dan Dave janji.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.

__ADS_1


To be continue,


__ADS_2