Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 25


__ADS_3

Bab 25


Setelah sarapan lyin pergi keruang latihan, lyin mengganti pakaian nya dengan pakaian bela diri yang ia kuasai. Sementara menunggu sarapan yang ia makan tadi tercena sebentar lyin duduk sambil meregangkan kedua tangannya.


Cit...


Pintu terbuka dan dave masuk kedalam ruang latihan membuat lyin tersenyum namun detik kemudian senyumnya hilang begitu saja.


“tidak kuliah?” tanya dave juga mengganti pakaiannya sama dengan milik lyin.


“libur, kakak sendiri tidak kerja?” tanya lyin balik


“libur juga” jawab dave tersenyum pada lyin, lyin mengangguk-anggukan kepalanya.


“mau bertarung?” tawar dave membuat lyin langsung menganggukan kepalanya.


“tentu saja, yang kalah harus makan bubur tanpa rasa” jawab lyin sambil mengangkat sebelah alisnya. Dave nampak berpikir sebentar, dave paling benci bubur apalagi tanpa rasa itu membuatnya ingin muntah saja.


“oke”

__ADS_1


Pertarungan sengit dimulai tidak ada satu dari mereka yang ingin mengalah dalam pertandingan, lyin bahkan sudah kewalahan tapi dave tidak henti-hentinya menyerangnya.


Lyin menghirup nafas dalam-dalam sepertinya ia akan kalah sekarang, mau bagaimana pun dave bukanlah tandingannya. Tapi, lyin tidak mau menyerah begitu saja ia akan melakukan segala cara untuk menang.


Dave melayangkan tendangan berputarnya tapi lyin berhasil menghindar dan alhasil lyin terjatuh untung ada matras jika tidak kepala lyin pasti sudah cidera meningat kepalanya lah yang duluan jatuh kelantai.


“kau tidak apa-apa?” tanya dave khawatir sambil mengalurkan tangannya pada lyin.


Lyin menyipitkan matanya, ia ada cara membuat dave kalah dalam pertarungan.


“mata lyin sepertinya kemasukan debu kak” ujar lyin menutup sebelah matanya dengan kedua tanganya. Mendengar itu dave langsung duduk melihat kondisi mata lyin. Lyin tidak menyia-nyiakan kesempatannya ia langsung berdiri lalu menjatuhkan badan besar dave.


“kak dave!” teriak lyin kesal membuat dave tertawa terbahak-bahak, lyin bahkan terpesona dengan tertawa itu. Sudah lama sekali lyin tidak melihat tawa itu, tawa itu semulanya hilang bak ditelan bumi sekarang tiba-tiba muncul lyin tersenyum akan itu.


“bubur tanpa rasa” ujar lyin mendekati dave yang langsung menjauh dari lyin karena ia mengira lyin akan balas dendam padanya karena telah membuat gadis itu tersedak.


Dave menghela nafas dan minum air mineralnya kemudian menganggukan kepalanya.


“baiklah, mari lakukan” jawab dave mengikuti langkah lyin, mereka berjalan menuju dapur tanpa mengganti baju latihan mereka.

__ADS_1


Lyin membuatkan bubur tanpa rasa untuk dave, membuat bubur tanpa rasa adalah suatu keahlian lyin.


Dave menatap ngeri bubur buatan lyin, dave sangat membenci bubur mendengar nama bubur saja membuatnya ingin muntah.


Dave menyendok ragu-ragu buburnya, lyin tersenyum senang ketika satu sendok bubur masuk kedalam mulut dave.


Baru satu suapan dave langsung berdiri dan masuk kekamar mandi memuntahkan semua isi perutnya,


“hahaha” diluar sana dave bisa mendengar tertawa lyin.


“awas lyin, tunggu pembalasan kakak” guman dave lemah.


Pukul 10 tepat andrea keluar dari ruang kerjanya, rancangan busana yang akan ia buatkan untuk lyin telah jadi. Nanti malam andrea akan menunjukan pada gadis itu.


“mau kemana?” tanya andrea ketika ia masuk kamar mendapati sean sudah berpakaian rapi.


“pergi bersamamu” jawab sean tersenyum pada andrea.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya.

__ADS_1


To be continue,


__ADS_2