
Bab 58a
Andrea mengecek jam tangan kecil yang melingkar manis ditangannya masih pukul 7.50 masih ada waktu sekitar 10 menit lagi untuk Andrea sedikit bersantai.
Setelah memarkirkan mobilnya Andrea masuk kedalam Restoran M yang memang buka selama 24 jam. Andrea menghentikan langkahnya karena seseorang yang baru saja melewatinya. Wangi parfum yang amat Andrea kenali, Sean. Iya, pria itu adalah Sean. Andrea menghentikan langkahnya ia terdiam membisu ditempatnya. Sedangkan Sean berjalan begitu saja dan masuk kedalam restoran. Andrea menghela nafas sepertinya hanya dirinya saja yang berharap lebih.
Mungkin memang dari awal mereka tidak ada hubungan apapun, menikah? mungkin sudah tidak lagi dan Andrea harus menerima semua itu.
Andrea mencoba mengatur nafasnya dan jantungnya, jangan sampai ia menangis karena diabaikan oleh Sean. Entah lah Andrea merasa ingin menangis ketika ia mencium wangi parfum Sean tadi.
Andrea berdehem lalu masuk kedalam Restoran, Andrea melihat sekitar dan menemukan Sean sedang berbicara dengan seorang pria yang bersetelan rapi seperti Sean. Andrea bisa dengan mudah menebak bahwasannya sekarang Sean sedang bertemu dengan klien sama seperti dirinya.
Andrea memesan susu panas selagi menunggu Crystal, sudah lima menit lebih Andrea menunggu namun Crystal tak kunjung juga datang. Andrea mengambil ponselnya memastikan jika tidak ada perubahan janji diantaranya dan juga Crystal.
Andrea menyesap susunya sesekali ia melirik Sean yang sedang membicarakan bisnis dengan rekan bisnisnya.
__ADS_1
“sudah lama? Maaf aku sedikit terlambat” ujar Crystal langsung duduk didepan Andrea.
“tidak apa, aku juga baru datang”
Crystal memanggil pelayan dan memesan kopi setelah itu mereka berbicara serius. Diam-diam Sean mencuri pandang pada wanitanya yang sedang serius membicarkan pekerjaan. Wanitanya makin hari makin cantik saja. Pikir Sean.
Crystal sangat menyukai disain yang telah disiapkan oleh Andrea, Crystal tidak salah orang ternyata. Bekerja sama dengan Andrea membuatnya merasa sangat senang dan juga mendappatkan keuntungan.
“aku permisi ke toilet sebentar” pamit Andrea yang langsung diangguki oleh Crystal.
Andrea menyuci wajahnya, rasanya ia sangat mengantuk sekarang ini. Andrea menepuk-nepuk pelan pipinya berusaha menyadarkan dirinya agar tidak mengantuk.
“akhh” rintih Andrea karena tiba-tiba tangannya ditarik oleh seseorang, Andrea melepaskan tangannya dengan paksa setelah melihat Samuellah yang telah menarik tangannya.
“lepaskan brengsek!” teriak Andrea kesal, Andrea memegang tangannya yang sekarang memerah.
__ADS_1
“kau gila hah!”
“aku mau kita kembali seperti semula lagi, sayang”
Andrea memutar bola matanya malas, ini sudah seperti drama saja sekarang.
“jangan drama, aku sedang tidak mood” ujar Andrea dengan malas.
Andrea benar-benar muak menghadapi Samuel, hidupnya sekarang sudah seperti drama saja berbelat-belit seperti tali yang kusut. Andrea menghela nafas berat lalu menatap Samuel tanpa minat.
Tanpa peringatan Samuel langsung mencium bibir Andrea dengan paksa, Andrea mencoba melepaskan ciuman paksa dari Samuel namun ia tidak bisa.
“kau hanya milikku sayang” ujar Samuel disela ciumanya.
“sialan kau!” teriak Sean langsung memisahkan Samuel dan Andrea, bahkan sekarang Sean sudah menghajar Samuel dengan habis-habisan dan tidak memberi Samuel kesempatan untuk membalas.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,