Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 39a


__ADS_3

39a


Ayah sean mr. Martadinata tersenyum senang ketika mendengar info dari orang nya yang sengaja ia kerjakan dimansio sean. Info yang diberikan orangnya adalah andrea tidak lagi berada dimansion sean, wanita itu pergi ketakutan ketika melihat sean sedang membunuh, wanita itu lemah sekali. Batin martadinata sambil geleng-geleng kepala.


“terus awasi dia” ujar martadinata menutup telponnya,


Martadinata tersenyum devil ia akan kembali melanjutkan rencana awalnya, rencana yang akan membawa perusahaannya menjadi lebih besar lagi. Martadinata ingin perusahaannya bukan hanya menjadi nomor satu dinegaranya tapi didunia. Dengan menjodohkan sean dengan orang yang telah disiapkan oleh martadinata maka keinginannya akan terwujud.


Martadinata menelpon keponakannya yang akan datang untuk berlibur, usia keponakannya itu 3 tahun lebih tua dari putri bungsunya.


“hallo uncle, diana sudah mau take off. Nanti diana telpon lagi”


“baiklah, jika sudah tiba segera hubungu uncle atau sean”


“siap uncle, bye”


Keponakan nya itu sangat berbeda dengan lyin putrinya, jika putrinya lebih mandiri dan tidak dekat dengan nya. Keponakannya adalah tipe yang manja dan sangat dekat dengannya. Ini lah yang membuat dewi selalu marah padanya. Ah, mengingat dewi adiknya itu martadinata sangat merindukan wanita galak itu.

__ADS_1


Sean sedang rapat dengan klien penting disalah satu restorannya, hari ini ia mendapatkan tender besar lagi. Bukan sesuatu yang harus dibanggakan karena sean memang selalu menang tender.


Drt..drt...


“sebentar, saya angkat telpon dulu” ujar sean ketika melihat nama diana tertera diponselnya.


“lanjutkan saja pak sean” ujar kliennya mempersilahkan sean mengangkat telponnya, tanpa mengatakan apapun lagi sean langsung mengangkat telponnya.


“hallo bro, aku sedang menuju padamu haha. Sekarang aku akan take off, jemput aku. Awas saja kalau tidak!”


Tut.


Sean kembali melanjutkan pembicarannya pada klien sampai menemui kesepakatan yang tidak bisa diganggu gugat.


Sean langsung kebandara untuk menjemput diana, karena jarak antara negara diana dan sean hanya berjarak 1 jam-an melalaui pesawat.


Sindi sedang berkunjung dirumah andrea, malam tadi sindi menginap jadilah mereka bermaskeran dan bersolek ria.

__ADS_1


Sekarang pun mereka bermaskeran lagi sambil menonton film horor, mereka tertawa terbahak-bahak ketika setan didalam film keluar.


Alex yang kebetulan lewat langsung merinding karena melihat aneh kakak dan teman kakaknya, dimana-mana kalau menonton hantu dan setan nya keluar orang biasanya akan berteriak kencang, tapi mereka malah tertawa terbahak-bahak. Dasar aneh. Komentar alex geleng-geleng kepala.


Film sudah habis andrea dan sindi tidak tahu harus melakukan apa lagi, mereka hanya tiduran sambil menyemil makanan ringan sisa mereka menonton horor tadi.


“shopping?” tanya andrea pada sindi, sindi menatap andrea tajam.


“baiklah, haha” kemudian mereka berdua kembali tertawa.


Sesuai dengan rencana sekarang andrea dan sindi sedang bersiap-siap untuk bershopping ria, menghabiskan uang barang sejenak saja untuk mencari kesenangan.


“mau kemana kak?” tanya alex ketika sindi dan andrea melewati ruang keluarga.


“shopping, kau mau ikut?” jawab sindi sekaligus bertanya pada alex. Alex menatap kedua wanita dewasa didepannya sekarang, pergi bersama? Tidak mungkin. Batin alex ngeri, masa iya ia harus jalan bersama tante-tante.


“tidak, kakak berdua saja” jawab alex melanjutkan bermain gamenya.

__ADS_1


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya.


To be continue,


__ADS_2