
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN🔥 MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING 💚
Andrea jauh lebih sehat sekarang karena diurus oleh Sean, keesokan harinya Andrea sudah bisa beraktifitas seperti biasanya. Sekarang Andrea bahkan sudah pergi kebutik seperti biasanya. Semalam Sean meluangkan waktu untukya, Sean bahkan memberi tahu Crystal bahwa Sean masih di Roma, Italia. Andrea bahkan melupakan Sean yang memanggil Crystal sayang, karena bagi Andrea, Sean ada bersamamnya saja sudah membuat kupu-kupu berterbangan diperut Andrea.
Senyum Andrea tidak hilang dari bibirnya, Andrea bisa memastikan bahwa ia akan selalu tersenyum hari ini. Andrea bahkan bersenandung riang sambil membuat sketsa baru.
“mbak, ada Nona Crystal ingin bertemu” ujar Sekar setelah mengetuk pintu.
Andrea mengerutkan keningnya, Crystal? Kenapa lagi wanita itu datang menemuinya.
“suruh masuk saja, Kar” jawab Andrea,
Tak lama kemudian Crystal masuk kedalam ruangan Andrea, Andrea tidak mau repot-repot mendatangi Crystal. Andrea tetap duduk dikursi kerjanya.
__ADS_1
“maaf karena kau datang tanpa membuat janji terlebih duhulu” ujar Crystal mendatangai meja Andrea, Andrea tidak menjawab ia memutar bola matanya dengan malas.
“katakan ada apa kau kesini?” tanya Andrea tidak mau berbasa-basi pada Crystal, mungkin sebelum Andrea mengetahui Crystal dan Sean dijodohkan Andrea akan bersikap manis pada Crystal. Tapi tidak untuk sekarang.
“kau ini tidak bisa berbasa-basi sedikit apa, menanyakan kabar atau apalah” ujar Crystal tapi tidak mendapat tanggapan dari Andrea.
“ais, kau sama sekali tidak seru. Aku datang memberikan ini” ujar Crystal membuka tasnya dan memberikan undangan.
Andrea menatap Crystal dengan kening berkerut, Crystal menghela nafas sebentar.
“aku tidak akan datang, terima kasih” jawab Andrea mengembalikan undangan pada Crystal.
“pengecut!” sindir Crystal tapi lagi-lagi tidak mendapat tanggapan dari Andrea.
“jangan-jangan kau sudah cemburu dengan mendengar kami akan bermesraan?” tebak Crystal membuat Andrea mengangkat sebelah alisnya.
__ADS_1
“cemburu? No, aku hanya kasihan padamu. Kau sepertinya sangat ingin sekali bersaing. Padahal kau sudah tahu siapa pemenangnya yang sebenarnya, kau bodoh sekali” jawab Andrea dengan kalimat yang lumayan panjang.
“kalian akan bermesraan? Mimpi sekali, Sean tidak akan datang ke ulang tahunmu. Aku akan memastikannya sendiri” ujar Andrea lagi.
“kau!” ujar Crystal tertahan, Crystal menghela nafas panjang lalu mengeluarkan nya dengan perlahan.
“terserah kau mau datang atau tidak, tapi aku sangat berharap kau datang. Sampai jumpa” pamit Crystal melambaikan tangan pada Andrea lalu pergi dari ruangan kerja Andrea.
Andrea mengepalkan kedua tangannya, Andrea bukan pengecut tapi Andrea memang malas untuk datang ke pesta ulang tahun kekanak-kanakan Crystal. Sean dan Crystal bermesraan? Tentu saja hati Andrea memanas, dan Andrea tidak ingin melihat kemesraan yang diciptakan oleh Crystal. Apapum cara nya Andrea akan membuat Sean tidak akan pergi kepesta ulang tahun Crystal.
Sedangkan diluar butik, lagi-lagi Crystal merasa kalah dengan Andrea. setiap kalimat yang dilontarkan oleh Andrea terasa sangat benar. Dan karena itu Crystal harus memastikan Sean untuk datang kepesta ulang tahunya apapun caranya.
Crystal melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, ia butuh pencerahan sekarang.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
__ADS_1
To be continue,