Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 77a


__ADS_3

AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN🔥 MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!


HAPPY READING 💚


Alex sedang berlatih memanah lagi hari ini tentu saja ditemani oleh Lyin, Alex menoleh pada Lyin membuat Lyin ikut menoleh pada Alex.


“kak?”


“hm?”


“wanita pucat itu siapa?” tanya Alex membuat Lyin langsung mengamati wajah Alex.


“kenapa? Kau naksir dia? Jangan terlalu berharap dia sudah punya pawang, kak Dave” jawab Lyin membuat Alex cemberut.


“enak saja, aku akui dia memang cantik, tapi tampak mengerikan. Seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan yang dia tunjukan” ujar Alex membuat Lyin menganggukan setuju dengan Alex.


“lupakan saja, kau mau latihan tidak?” ujar Lyin langsung menganggukan kepalanya dengan cepat.


Alex kembali berlatih memanah dengan Lyin hingga Alex menjadi sedikit pandai memanah, walaupun tidak sepandai Lyin tapi setidaknya sekarang Alex sudah lumayan bisa.


Andrea dan Alex diantar pulang oleh Sean, Andrea juga tidak lupa membawa gaun yang akan ia buatkan untuk Lyin. Andrea membawanya karena Andrea akan segera menyelesaikannya.


Sean menatap Andrea yang duduk disampingnya, sebenarnya Sean tidak ingin Andrea pulang dari mansionnnya dan membiarkan Andrea untuk tinggal lebih lama dengannya. Tapi Andrea punya alasan yang kuat untuk pulang, seluruh keluarganya akan makan malam nanti malam dan Andrea dan Alex harus hadir diacara makan malam itu. Belum lagi besok nya Alex akan sekolah dan Andrea masih ada pekerjaan yang harus ia selesaikan.


Sean mengantar Andrea dan Alex hingga apartemen milik Andrea, Alex masuk terlebih dahulu kedalam apartemen ia tidak mau jadi obat nyamuk antara kakaknya dan Sean.

__ADS_1


Sean mencium bibir Andrea sebelum ia pergi dari apartemen Andrea.


“aku pulang, sayang. Telpon aku jika ada apa-apa” ujar Sean yang langsung diangguki oleh Andrea.


“iya sayang, kau hati-hati dijalan”


“bye sayang, aku pasti akan merindukanmu” ujar Sean mencium kening Andrea sayang.


“aku juga, bye sayang”


Setelah Sean masuk kedalam lift barulah Andrea masuk kedalam apartemennya, Andrea melihat Alex yang sedang membuat jus apel didapur.


“punya kakak juga, Lex” pinta Andrea lalu menghidupkan televisi.


Alex membawa dua gelas jus apel dan memberikan satunya pada Andrea,


“terima kasih”


“hm”


“kak?”


“apa?”


“sejak kapan kakak mengenal kak Sean?” tanya Alex membuat Andrea melihat Alex sekilas.

__ADS_1


“kenapa? Ingin tahu sekali” jawab Andrea membuat Alex cemberut dengan jawaban Andrea.


“kapan kita akan main kesana lagi kak?”tanya Alex lagi membuat Andrea memutar bola matanya dengan malas.


“kau tanya Sean saja sana” ujar Andrea memberikan ponselnya, ponsel berlambang buah yang dimakan sedikit pemberian Sean semalam.


Alex langsung mengambil ponsel Andrea dan mencari nomor Sean, .


“siapa namanya kak?"


“cari saja Sean”


“tidak ada”


“cari yang benar” jawab Andrea, mata Alex membelak karena menemukan nomor Sean, Alex yakin itu nomor Sean. ‘pria miliku, love’ Alex menggelengkan kepalanya, cinta bisa membuat seseorang menjadi bucin. Pikir Alex menyalin nomor ponsel Sean.


“ponsel baru kak?’ tanya Alex karena ponsel yang Andrea gunakan sekarang ada ponsel yang beberapa hari diluncurkan.


“hm, pemberian Sean”


“oh, sultan mah bebas” komentar Alex sambil menggelengkan kepalanya.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2