Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 22


__ADS_3

Bab 22


“lyin jawablah, dengan siapa kau akan tinggal?” tanya amel menatap lembuat pada lyin.


Lyin menatap kedua orang tuanya bergantian, lyin menghela nafas sebentar.


“tentu saja dengan kak sean” jawab lyin membuat amel membelakan mata tidak percaya.


“kau putri ibu, seharusnya kau tinggal disini bukan bersama dia” ujar amel tidak percaya pada putrinya.


“kenapa tidak, selama ini kak sean yang mengurus aku dari kecil. Kalian kemana? Sibuk dengan urusan kalian masing-masing, aku tanya umur berapa gigiku pertama kali muncul? Kapan aku mulai bisa membalik badan? Kapan aku tidak mengompol lagi?” jawab lyin tersenyum kecut.


“jawablah, aku ingin mendengarnya. Aku sangat penasarann untuk waktu yang lama” lanjut lyin lagi karena kedua orang tuanya terdiam.


“maafkan ayah, itu murni kesalahan ayah untuk menebus semua nya tinggal lah disini. Ayah dan ibu akan lebih memperhatikanmu lagi” jawab ayah dengan lembut.


“iya sayang, ayah benar” ujar amel menganggukan kepala. Lyin menatap kedua orang tuanya yang sedang menatap nya sekarang.


“kembalikan masa kecilku, maka aku akan dengan senang hati tinggal disini” ujar lyin sambil tersenyum polos membuat lagi-lagi kedua orang tuanya terdiam.


“tidak bisa kan, aku akan tinggal dengan kak sean karena kak sean adalah rumahku” ujar lyin lagi sambil menghela nafas.

__ADS_1


“lyin..” panggil sean membuat lyin segera menghadap sean dan tersenyum.


“aku pergi dulu, kakakku bukan tipe orang yang menunggu lebih lama. Jaga diri kalian, ini mungkin kali terakhirku menginjak rumah ini” ujar lyin tanpa mendengarkan jawaban dari kedua orang tuanya lyin segara menghampirii sean yang telah menunggunya.


“kekampus atau langsung pulang?” tanya sean membuat lyin tampak berpikir sebentar.


“pulang saja kak, aku sudah tidak mood lagi”


“baiklah”


Angga pergi meninggalkan amel yang masih menatap kosong pintu dapur, angga menyadari kesalahannya selama ini hanya saja angga tidak akan menyerah untuk membuat sean menerima perjodohan yang telah ia siapkan sedari lama. Lyin, biarlah putri nya itu tinggal bersama sean toh kalau pun dia tinggal disini angga dan amel tidak akan sempat memperhatikan lyin karena urusan mereka masing-masing.


Lyin menatap sean yang sedang serius menyetir, bibir nya cemberut kesal.


“kenapa?” tanya sean yang menyadari sedari tadi adiknya menatapnya dengan tatapan kesal.


“lyin kesal dengan kakak,”


“kesal?”


“hm kesal”

__ADS_1


“karena?”


“hanya kesal saja pada kakak” jawab lyin sambil menyilangkan tangannnya didada. Sean hanya bisa geleng-geleng kepala karena tingkah adiknya itu.


“terima kasih kak” ujar lyin pelan membuat sean menoleh sekilas pada adiknya itu


“untuk?”


“karena telah menerima dan mau merawat lyin” jawab lyin membuat sean langsung mengelus sayang kepala lyin.


“kenapa harus berterima kasih hm? Kau adik kakak tentu saja aku harus merawatmu”


“ais, pokoknya terima kasih”


“baik lah, tapi kalau kau nakal kakak tidak akan segan-segan menghukummu”


Lyin tersenyum mendengar candaan serius kakaknya,


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin. Terima kasih sebelumnya.


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2