
Bab 62a
Lyin dan Crystal berdiri ditaman, Lyin sangat malas mengajak Crystal untuk berkeliling rumahnya. Lyin terlalu capek untuk mengajak Crystal untuk keliling. Sedangkan Crystal hanya mengangkat kedua bahunya, ia tidak peduli mau diajak kemanapun.
Tidak ada perbicaraan diantara mereka, tentu saja Lyin sudah gatal ingin bertanya pada Crystal untuk apa dia datang untuk makan malam bersama. Mengingat ayahnya tidak pernah mengajak orang luar untuk makan bersama kekediaman mereka.
Lyin meneliti wajah Crystal seperti nya ada sesuatu yang aneh sedang terjadi, seperti drama yang temannya tonton. Jangan-jangan kakaknya Sean dijodohkan dengan wanita ini? Lyin menggelengkan kepalanya, tidak mungkin.
“siapa namamu?” tanya Crystal membuat Lyin langsung menoleh
“Lyin” jawab Lyin singkat
“salam kenal semoga kita akrab, karena kita akan menjadi ipar” ujar Crystal membuat Lyin mengerutkan keningnya, ipar?
“hell no!” teriak Lyin sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
“aku udah punya kakak ipar satu tidak mau lebih apalagi 2 sampai 3” ujar Lyin lagi
Crystal menganggukan kepalanya mengerti, dan tidak mau berdebat dengan anak kecil seperti Lyin.
“Lyin ayo pulang!” teriak Sean membuat Lyin langsung berlari kearah kakaknya dan meninggalkan Crystal tanpa satu kata pun.
Lyin menggandeng tangan Sean dan bersender disana,
“wanita itu aneh kak” ujar Lyin ketika mereka sudah masuk kedalam mobil
“aneh kenapa?”
“kakak ipar Lyin cuman satu yaitu kak Dhea, titik. Awas saja kalau kakak kepicut sama dia” peringat Lyin sambil menunjuk wajah kakaknya.
“kak, kakak. Jawab Lyin dong” rengek Lyin membuat Sean menoleh sebentar kearah Lyin.
__ADS_1
“jangan bilang kakak setuju dijodohin dengan dia” tebak Lyin benar.
“kakak tidak ada pilihan” jawab Sean membuat Lyin menatap Sean penuh selidik.
“tidak mungkin seorang Sean tidak ada pilihan, kalau seperti ini kakak sudah punya rencana lain kan. Ais, Lyin tau itu kak. Apapun rencana kakak Lyin dukung” ujar Lyin membuat Sean terdiam, Lyin benar ia punya rencana sendiri, untuk sekarang rencana itu akan ia susun sendiri dibantu oleh Dave.
Lyin mengangkat kedua bahunya, intinya sekarang ia lega karena kakaknya tidak akan menikahi wanita itu walaupun kakaknya setuju untuk dijodohkan. Lyin sangat mengenal Sean, dan bagaimana kakaknya ini mencintai Andrea. jadi tidak mungkin Sean akan dengan semudah itu berpaling dari Andrea. Lyin juga akan mendukung apapun yang tengah kakaknya rencanakan sekarang. Walaupun Lyin tidak tahu dan tidak bisa membantu Lyin tetap mendukung kakaknya.
Sean dan Lyin sampai kemansion pukul 9 malam dan Lyin menemukan Rachel sedang duduk sendirian dikursi taman.
“kak dave mana kak? Lyin jarang melihat kak Dave akhir-akhir ini”
“bekerja” jawab Sean singkat membuat Lyin menganggukan kepala lalu melangkah masuk kedalam kamarnya. lagian Lyin sudah sangat mengantuk tapi booong, Lyin sama sekali tidak mengantuk ia akan menonton film horor yang direkomendasi kan oleh Andrea malam ini. intinya Lyin akan bergadang malam ini.
Sedangkan Sean ia langsung keruang kerja nya menelpon Dave dan mendengar laporan dari Dave tentang Andrea.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,