Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 75a


__ADS_3

Bab 75a


Setelah melepas kerinduan Sean mencium kening Andrea lalu memeluk Andrea sangat erat, Andrea membalas pelukan Sean.


Kriukkkk....kriukk...


Andrea mengangkat kepalanya lalu menyengir kuda pada Sean, Sean ikut tersenyum lalu bangkit dari tidurnya. Andrea menahan tangan Sean membuat Sean langsung menatap Andrea sambil mengerutkan keningnya.


“kenapa em?” tanya Sean lembut.


“jangan pergi” ujar Andrea pelan membuat Sean langsung tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


“aku tidak akan kemana-mana sayang, aku ingin kedapur membuatkanmu makanan” ujar Sean membuat Andrea jadi tersenyum, entahlah Andrea takut sekali jika Sean pergi meninggalkannya padahal Andrea masih merindukan Sean sangat banyak.


“ikut” kata Andrea merentangkan kedua tanganya.


“baiklah, ayo sayang” jawab Sean ingin mengendong Andrea ala bridal style namun Andrea menggelengkan kepalanya.


“gendong koala” ujar Andrea membuat Sean menganggukan kepalanya dan menggendong Andrea seperti bayi koala, menggendong Andrea dari depan dan Andrea berpegang pada lehernya.


Sean meletakan Andrea dikursi sementara Sean memasak makanan untuk Andrea,

__ADS_1


“mau makan apa sayang?” tanya Sean sambil membuka kulkas, Andrea tampak berpikir sejenak.


“sup ayam tapi tidak pakai sayur” jawab Andrea membuat Sean menggelengkan kepalanya.


“sup ayam dengan sayur lebih tepatnya sayang”


“tidak mau pakai sayur!” kata Andrea menolak dengan keras sup ayam memakai sayur


“baiklah, tapi sayur nya sedikit saja sayang”


“sedikit saja”


“oke sayang”


Sean mendekat pada Andrea dengan membawa sendok supnya,


“coba cicip sayang? Sudah pas atau belum?” tanya Sean karena memang lidah Sean tidak bisa merasakan apa-apa jadilah ia bertanya pada Andrea, Sean ingin membuat makanan yang layak untuk wanitanya dan calon anaknya.


“kurang asin sayang” jawab Andrea jujur membuat Sean langsung menambahkan garam dan penyedap rasa kedalam sup nya. Tak lama kemudian Sean kembali menghampiri Andrea.


“sekarang cicip lagi sayang” pinta Sean membuat Andrea langsung mencicipnya.

__ADS_1


“enak sekali, sudah pas sayang. Sangat-sangat pas” jawab Andrea sambil mengangkat dua jempolnya.


“benar kah?”


“iya, sayang”


Sean tersenyum lalu mematikan kompornya, Sean dengan telaten menyiapkan sup ayam dengan sedikit sayur kedepan Andrea. Andrea menepuk tangannya sangat ingin memakan sup buatan Sean.


“makan pelan-pelan sayang” ujar Sean setelah meletakan sup kedalam mangkuk, Andrea menganggukan kepalanya lalu mulai memakan sup.


Andrea tidak berbohong sup buatan Sean benar-benar enak, Andrea bahkan menghabiskan sup yang dibuat kan Sean dengan sekejab. Hanya tersisa sayuran saja yang lainnya habis masuk kedalam perut kecil Andrea. Sean hanya menghela nafas ketika Andrea memisahkan sayur yang tidak ingin Andrea makan.


Sean tersenyum puas karena wanitanya sangat suka dengan masakan yang baru saja ia buat, Sean mengelap pinggir bibir wanitanya dengan tisue.


“terima kasih untuk makanan nya sayang” ujar Andrea membuat Sean gemas lalu mengacak rambut wanitanya.


“sama-sama sayang” jawab Sean lalu membersihkan sisa-sisa makan Andrea, namun sebelum Sean membereskannya kepala Yun lebih dulu mengambil alih.


“biar kami saja tuan’


“baiklah”

__ADS_1


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.


To be continue,


__ADS_2