
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN🔥 MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING 💚
Sekarang Sean sedang berhadapan dengan dokter Kevin ruang kerjanya, Sean menatap tajam dokter Kevin membuat dokter Kevin menghela nafas sebentar.
“apalagi sekarang?” tanya dokter Kevin
“jelaskan padaku kenapa Dave melupakan Rachel sedangkan dia mengingat kami semua, Dave bahkan menghilangkan Rachel dalam ceritanya” tanya Sean membuat dokter Kevin menganggukan kepalanya.
“aku paham dengan semuanya, sebagai sudut pandangku sebagai seorang dokter. Otak Dave bekerja keras untuk melupakan Rachel, dalam kecelakaan ini otak Dave memerintahkan dirinya untuk melupakan Rachel secara permanen dalam otaknya lalu kemudian Dave benar-benar bisa menghilangkan Rachel dari pikirannya. Ada orang yang sangat ingin melupakan sesuatu karena itu buruk dan otaknya langsung bekerja ketika sedang cidera, mungkin saja Dave ingin melupakan Rachel dan mengeluarkannya dari kehidupannya” jelas dokter Kevin, kasus seperrti Dave ini memang langkah tapi Kevin tahu betul dengan apa yang Dave rasakan.
“berbahaya atau tidak?”
“tergantung, semakin seseorang menggali ingatan yang ingin dia kubur semakin buruk efek yang akan diterima oleh Dave untuk kedepannya”
Sean menganggukan kepalanya lalu keluar mencari Rachel, Sean langsung menark Rachel dan membawanya kedalam ruang kerjanya.
__ADS_1
“jelaskan lagi pada nya” pinta Sean lalu keluar dari ruang kerjanya.
Sean datang keruang kesehatan menemui Dave, Dave menoleh kepintu dan membiarkan Sean masuk.
“yang lainnya mana?” tanya Sean membuat Dave mengangkat kedua bahunya, Sean menganggukan kepalanya lalu duduk disamping bangsal Dave.
“apa jawabanmu?” tanya Sean membuat Dave mengerutkan keningnya bingung dengan pertanyaan dari Sean.
“jawaban apa bos?”
Dave menganggukan kepalanya mengerti, Dave mengambil nafas lalu tersenyum.
“dia sudah seperti adik bagiku, jadi aku akan menganggapnya sebagai adik tidak lebih” jawab Dave,
“kenapa tidak mencoba?”
“maunya tapi aku takut menyakiti perasaannya suatu saat nanti”
__ADS_1
“suatu saat nanti?”
“hm, aku seakan mempunyai firasat untuk itu dan tidak tahu kapan” jawab Dave,
“aku merestui kalian” ujar Sean membuat Dave memiringkan kepalanya dan menetap Sean, Sean seperti nya serius dengan ucapannya barusan.
“akan kucoba kalau begitu”
“jangan membuatnya menangis”
“aku berjanji” ujar Dave bersungguh-sungguh, sedangkan didepan pintu Rachel membeku ditempatnya, Rachel sudah mendengar semua nya dari dokter Kevin dan dari semua penjelasan dokter Kevin, Rachel merasa menjadi wanita yang sangat buruk, ia sangat menyesal karena telah menolak pria yang sangat tulus mencintainya. Dave sangat ingin melupakannya oleh karena itu semua ingatan Dave tentang nya hilang begitu saja, sebegitu Dave ingin melupakannya. Rachel tersenyum sinis diselah tangisnya, wajar saja Dave ingin melupakan Rachel, Rachel sendiri lah yang ingin Dave pergi darinya. Ini sudah takdirnya, membuat pria yang tulus menjadi melupakannya. Sungguh Rachel memang tidak pantas untuk Dave, namun bisakah dia mendapat kesempatan kedua? Dan sepertinya tidak mungkin karena sekarang Dave telah mencoba mencintai Lyin.
Seandainya saja Rachel mengetahui ceritanya duluan, pasti semua ini tidak akan terjadi. Rachel dan Dave akan terus bersama, mereka mungkin sudah menikah sekarang. Tapi, lagi-lagi Rachel menyalahkan dirinya sendiri. Jelas saja, karena ia teralu bodoh dan mengira Dave membunuh ayahnya hanya karena Rachel tahu Dave adalah sekelompokan mafia.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue
__ADS_1