
Bab 65a
Dave sudah memencet bel berkali-kali tapa Andrea tampaknya tidak mau membukakan pintu untuknya, untung saja Dave mempunyai kunci cadangan. Dave masuk begitu saja, ia tidak menemukan keberadaan Andrea. Dave orang nya tidak kepo, ia yakin Andrea sekarang sudah tidur mengingat hari ini sudah malam.
Dave mengambil ponselnya dari saku celanannya dan menelpon Sean, bossnya.
“bos, sepertinya bu bos sekarang sedang tertidur”
“tugasmu selesai, pulang!”
Tut
Dave menganga tidak percaya, kalau begitu kenapa ia disuruh keapartemen Andrea, kan bisa melihat dari monitor kamera pengintai.
Dave merapikan celananya lalu keluar dari apartemen milik Andrea, tugasnya sudah selesai jadi untuk apa dia disini.
Andrea terbagun tengah malam, perutnya tiba-tiba saja terasa sangat mual. Mau tidak mau Andrea bangun dari tidur nya karena tidak mungkin kan dia muntah dikasur.
Setelah mengeluarkan semua isi perutnya Andrea pergi kedapur untuk mengambil mangga yang sudah ia potong kecil-kecil dari dalam kulkas.
__ADS_1
Andrea membawa mangga itu kedalam kamarnya lalu meletakannya diatas nakas, Andrea mengambil dvd kaset yang kemaren dibelikan oleh Dave yaitu Dvd kaset larva.
“tonton ini saja kalau kau bosan” ujar nya memberikan dvd pada Andrea sebelum ia pulang.
Andrea menonton larva sambil memakan mangganya, Andrea tertawa terbahak-bahak menonton kebodohan larva. Andrea tidak suka fil kartun yang seperti larva apalagi ketika ingus si kuning keluar bukannya jijik Andrea malah ketawa lucu. Malam ini malam yang penuh tawa bagi Andrea karena film yang direkomendasikan oleh Dave.
Andrea bahkan menangis ketika larva merah ditinggal oleh peri larva, sedih. Kalau Andrea berada diposisi normal pasti Andrea menggrutiki dirinya sendiri sekarang. Tapi, entah kenapa ia sangat menyukai film larva ini.
Sedangkan diruang kerja nya Sean juga tertawa ketika melihat Andrea tertawa. Sean sangat merindukan wanitanya, tapi ia mempunyai pekerjaan lain yang harus segera ia urus. Biarlah lama waktunya berpisah dengan Andrea tapi setelah itu mereka bisa bersama-sama hingga maut memisahkan.
Besok paginya Andrea malas untuk pergi kemana-mana bahkan Andrea tidak mau lepas dari kasurnya, hari ini Andrea ingin bermanja ria dengan kasurnya. Sudah jam 10 pagi tapi Andrea sama sekali tidak ada niatan untuk beranjak dari kasurnya.
Ting. Tong. Ting. Tong
“pagi kak” sapa Alex masuk kedalam Apartemennya.
“tidak sekolah?”
“hari sabtu kalau kakak lupa” jawab Alex lalu membuka kulkas Andrea dan mengambil es krim
__ADS_1
“mami?”
“mami sama papi pergi kejepang 3 hari” jawab Alex sambil menikmati es krimnya.
“jangan bilang...”
“iya dong kak, aku pastinya nginap disini” potong Alex membuat Andrea menghela nafas kasar.
“terserah saja, kalau mau tinggal disini kau yang memasak”
“tenang saja kak, serahkan saja padaku” jawab Alex, Alex tidak membual memang dia jago memasak dari pada kakaknya.
“tidak kebutik kak?”
“malas” jawab Andrea singkat lalu merebut es krim milik Alex.
Alex tidak bisa marah apalagi berteriak pada Andrea karena telah mengambil es krimnya, bisa langsung diusir Alex dari sini.
Alex akhirnya mengalah dan mengambil es krim yang lain dari dalam kulkas.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,