Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 63a


__ADS_3

Bab 63a


*Flashback


Crystal telah diudang kerumah orang tua Sean sebelum ia pergi kebutik Andrea. tentu saja Crystal sama sekali tidak tahu butik Andrea sebelum ini.


Crystal menemui ayah Sean untuk membahas perjodohan nya dengan Sean. Yap, Crystal yang mengajukan diri untuk menikah dengan Sean karena ia menyukai Sean sedari lama.


Mr. Martadinata yang mengetahui bahwa Crystal adalah anak kolomerat tanpa berpikir langsung menyetujuinya. Toh, tidak ada salahnya Crystal dan Sean akan saling menguntungkan jika mereka menikah nantinya.


“siapa ini paman?” tanya Crystal ketika Mr. Martadinata memberikan foto wanita padanya, Crystal sama sekali tidak mengenal wanita ini.


“wanita yang menjadi sainganmu” jawab Mr. Martadinata membuat Crystal mengembang kan senyum sinisnya. Wanita ini sama sekali bukan saingannya, batin Crystal dengan percaya diri.


“ini alamat butiknya, kunjungilah sesekali dan bandingkan dirimu dengannya”


“tentu saja paman, tapi kalau boleh jujur dia sama sekali tidak sebanding denganku” jawab Crystal dengan percaya diri.


“aku suka dengan percaya dirimu”


“terima kasih paman”

__ADS_1


Flashback off*


Crystal tidak langsung pulang ia meminta supir untuk mengantarnya kekantor Sean. Crystal ingin mengajak Sean untuk makan siang bersama. Crystal sampai digedung menjulang tinggi tidak membuang banyak waktu Crystal langsung memencet lantai terakhir dimana Sean berada.


Sedangkan didalam kantornya, Dave meminta izin mengangkat telpon dari Andrea. Iya, kemarin Dave memberikan nomornya pada Andrea. Dave mengatakan jika ada apa-apa harus menghubunginya.


“cepat angkat tunggu apa lagi!” perintah Sean membuat Dave langsung mengangkat telpon dari Andrea tak lupa Dave loundspeak agar Sean juga bisa mendengar percakapan mereka.


“hal..”


“KAU DIMANA? KENAPA KAU TIDAK JADI PERMEN KARET HARI INI. DATANG KEBUTIK SEKARANG DAN BAWAKAN AKU RUJAK. 10 MENIT! JANGAN TERLAMBAT!”


Dave menatap Sean begitu juga Sean menatap Dave,


“bu boss tambah bagak saja bos” komentar Dave langsung mengambil kunci mobilnya.


“aku duluan bos, aku belum siap diamuk oleh bumil!” teriak Dave hilang dibalik pintu.


Sedangkan Sean hanya bisa terseyum, Sean sangat mengenal wanitanya. Sekarang wanitanya itu sedang kesal padanya karena tadi ia datang dengan Crystal dan sekarang ia melampiaskan kemarahannya pada Dave.


Sean ingin datang menggantikan Dave tapi ia masih belum bisa, nanti ketika ia sudah bisa Sean langsung menemui Andrea tanpa diminta sekali pun.

__ADS_1


Dave kesal sendiri sekarang karena lantai ruangan Sean adalah lantai terakhir sehingga membuatnya lama untuk sampai kelantai pertama. Waktunya hanya 10 menit jika terlambat maka ia akan menjadi amukan ibu hamil belum lagi amukan Andrea sangat ngeri.


Dave terus melihat jam tangannya sambil menunggu rujaknya selesai,


“sudah bu?” tanya Dave tidak tahu yang keberapa kali ia bertanya.


“sudah, ini”


Dave langsung memberikan uang pada penjual rusak dan pergi begitu saja tanpa mendengar kan penjual rujak yang terus memanggilnya karena uang nya berlebih banyak.


Dave ngos-ngosan sampai dibutik Andrea, keringat mengalir dipelipisnya. Tadi, diperjalanan Dave sempat diumpat oleh pengendara lain karena membawa mobil dengan mengebut.


“kau lama sekali” ujar Andrea menerima rujak dari Dave, Dave hanya mengelus dadanya dari pada membalas Andrea.


“terima kasih kembali”


“sama-sama” jawab Andrea cuek sambil memakan rujaknya dengan nikmat.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2