
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN🔥 MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING 💚
Bab 100a
Andrea melajukan mobilnya menuju kantor Sean, Andrea masih menangis segugukan. Andrea harus menemui Sean sekarang dan minta maaf atas dirinya yang mengabaikan Sean selama ini. benar kata maminya jika itu pria lain maka Andrea sudah ditinggalkan tapi Andrea beruntung pria itu Sean yang masih dengan sabar menunggunya. Andrea tidak akan mengulangi kesalahan seperti ini lagi.
Andrea memarkirkan asal mobilnya didepan kantor menjulang tinggi milik suaminya, Andrea masuk kedalam perusahaannya banyak yang melihat Andrea dengan tatapan yang susah dijelaskan. Bagaimana tidak Andrea datang dengan piyama tidur nya, sendal bulu berwarna kuning dan jangan lupakan mata dan wajah Andrea yang memerah karena efek menangis. Andrea mengabaikan itu semua, dan terus berjalan menuju lift khusus CEO.
“bos, lihat ini” ujar Dave memberikan laptopnya pada Sean, Dave pertama kali melihat Andrea dilaptop nya ketika banyak notifikasi yang masuk kelaptopnya dan membuat heboh perusahaan.
“Dhea?” ujar Sean sambil memeringkan kepalanya lalu langsung berdiri dan berlari menuruni lift. Didalam lift Sean mengacak rambutnya karena Andrea datang menghampirinya, bukan karena Sean malu karena istrinya sekarang tampil acak-acakan hanya saja kenapa istrinya datang? Sean takut Andrea datang dan meminta pisah dengan nya, Sean sama sekali tidak mau itu terjadi. Dave hanya menatap Sean tanpa mengeluarkan suaranya.
Pintu lift terbuka membuat Andrea langsung memeluk Sean yang baru keluar dari lift, sontak saja CEO dan istri CEO menjadi tontonan.
__ADS_1
Sean membawa Andrea masuk kedalam lift lagi sedangkan Dave tinggal untuk membereskan pegawai yang berkumpul.
“maafkan aku, maaf karena telah mengabaikan mu. Maaf karena aku telah jahat dan egois..hiks..hiks...” ujar Andrea menangis lagi, air mata yang semula kering kembali menjadi basah.
Sean tersenyum dan menahan air matanya agar tidak turun, Sean mengelus kepala istrinya dengan sayang. Sean berterima kasih kepada Tuhan karena telah mengembalikan Andrea nya ke semula kala.
“maafkan aku” ujar Andrea menatap Sean, Sean menganggukan kepalanya lalu menghapus air mata Andrea yang tidak berhenti,
“sepertinya memang tidak pantas dimaafkan, hiks.” Ujar Andrea lemah membuat Sean spontan menggelengkan kepalanya.
“kau bahkan tidak menjawabku, kau diam membisu. Kau membalas apa yang sudah aku lakukan padamu. Aku memang pantas mendapatkannya” ujar Andrea membuat Sean tersenyum lalu kembali menarik Andrea masuk kedalam pelukannya.
Jawaban dari Sean membuat Andrea semakin menangis hingga segugukan membuat Sean langsung membawa Andrea masuk kedalam kantornya ketika mereka baru saja keluar dari lift. Lihatlah suaminya ini, jika itu pria lain seperti yang kitakan maminya pasti Sean akan menyalahkannya walaupun itu memang salah Andrea.
Sean membawa Andrea duduk dan Sean tetap memeluk Andrea sangat erat, tidak bisa Sean pungkiri dia sangat merindukan pelukan hangat ini begitu pun denga Andrea.
__ADS_1
“maafkan aku, aku memang salah..aku..”
“sayang, stt. Dengar kan aku ya, kau tidak salah. jadi tidak perlu meminta maaf, oke” ujar Sean sambil menghapus sisa-sisa air mata diwajah istrinya.
“tapi..”
“sttt... kau sudah mau berbicara lagi padaku itu sudah cukup bagiku sayang” ujar Sean membuat Andrea ingin menangis lagi rasanya.
“jangan menangis, ayo kita mulai dari awal lagi”
“semuanya?”
“iya sayang”
Ini yang membuat Andrea beruntung memiliki Sean didalam hidupnya, Andrea tidak akan bertindak bodoh lagi dengan mengabaikan pria yang tulus mencintainya.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
TAMAT