Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 36


__ADS_3

Bab 36


Lyin termenung menatap jendela yang diluar sana sedang hujan deras, lyin sangat menyanyangkan andrea pergi dari sini karena lyin sudah sangat dekat dengan andrea, lyin bahkan mengangggap andrea sebagai kakak perempuannya. Tapi, andrea memilih pergi. Lyin tidak menyalahkan andrea karena pergi tapi lyin sedikit kecewa karena andrea sama sekali tidak pamit padanya. Mungkin lyin bisa bertemu dengan andrea kapan-kapan dan lyin harus bolos kuliah karena itu.


Sedangkan dikediaman andrea, andrea sudah kembali hanya saja andrea mengurung dirinya didalam kamar membuat anggota yang lainnya merasa khawatir padanya.


Andrea menangis dikamarnya, sebenarnya ketika sampai rumah andrea ingin menyapa semunya keluarganya dan menjelaskan apa yang sudah terjadi padanya beberapa minggu ini. tapi, entah mengapa tiba-tiba saja ia masuk kamar dan menangis. andrea merasa ada yang hilang tapi apa?


Ketika andrea pikirkan ia malah menangis tersedu-sedu dikamar, andrea sudah merindukan sean. Andrea mengutuk dirinya sendiri karena telah merindukan sean, andrea juga menanamkan dipikirannya jika sean tidak layak mendapat cintanya pria menjijikan seperti sean tidak berhak mendapatkan wanita manapun. Tapi, tentu saja hati dan pikirannya bertentangan membuat andrea semakin menangis karenanya.


Andrea tidak habis pikir pada dirinya sendiri, kenapa andrea bisa begini. Seharusnya andrea senang karena ia akan bertemu dengan samuel, dan mereka akan melanjutkan pernikahan mereka. Tapi, seperti nya itu tidak mungkin bagi andrea karena waktunya yang telah berlalu.


Andrea harus memutuskan hubungannya dengan samuel, andrea juga akan minta maaf sebesar-besarnya pada keluarga samuel karena pengkhianatanya.

__ADS_1


Sementara itu dikediaman sean, dave baru saja sampai dimansion. Dave langsung datang keruang kerja sean.


“andrea sudah sampai dengan selamat dirumahnya” ujar dave membuat sean menganggukan kepalanya.


“hm” jawab sean singkat membuat dave langsung keluar dari ruang kerja sean, dave tahu betul jika sekarang ini sean ingin sendirian dulu.


“kak!” panggil lyin dibalik tangga membuat dave mencari asal suara


“disini” ujar lyin melambaikan tangannya, dave tidak berkata lagi ia menghampiri lyin.


“aku mau tanya alamat rumah kak dhea” ujar lyin, dave menggelengkan kepalanya


“untuk apa?”

__ADS_1


“sesekali aku mau main ketempat kak dhea sepulang kuliah” jawab lyin membuat dave menganggukan kepalanya dan memberikan kartu nama andrea yang masih ia simpan. Disana ada nomor telpon dan alamat butik andrea tapi tidak ada alamat rumah.


“kakak.....”


“stop, tidak apa-apa kak. Ini sudah lebih cukup bagi lyin. Terima kasih kak” ujar lyin senang lalu berlari kekamarnya.


Dikamarnya lyin mencari alamat butik yang tertera dikartu nama milik andrea, senyum dibibir lyin terbit ketika ia menemukan butik andrea di internet. Belum lagi butik andrea sangat dekat dengan kampusnya hanya butuh waktu 10 menit agar bisa sampai dibutik andrea.


Lyin menyimpan kartu nama andrea didalam totebagnya, besok atau lusa atau kapan-kapan lyin akan menemui andrea. pokoknya dalam waktu dekat ini lyin harus bertemu dengan andrea.


Lyin masuk kedalam kamar mandi lalu mencuci wajahnya, ia malas sekali mandi. lyin menatap jam dindingnya, sudah pukul 10 pagi dan lyin sudah telambat kekampus.


‘sudah terlambat dari pada buru-buru kekampus tapi ga keburu mending tidur deh’ batin lyin kembali tidur.

__ADS_1


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya.


To be continue,


__ADS_2