
Bab 53
Sesuai janji nya Lyin mengajak Diana jalan-jalan, pertama-tama Lyin mengajak Diana keliling kota.
Sebenarnya Lyin sangat capek karena Diana tidak mau berhenti mengajaknya berkeliling. Setelah berkeliling kota dan mendapatkan banyak foto Diana mengajak Lyin untuk ngemall. Karena banyak sekali yang ingi dibeli oleh Diana. Lyin mau tidak mau mengikuti kemana kaki Diana pergi. Diana bahkan menyeret Lyin ketika melihat sesuatu yang menarik perhatiannya.
Karena perut mereka keroncongan minta diisi Diana dan Lyin makan siang direstoran mall. Lyin menghela nafas berat karena banyak sekali belanjaan yang Diana beli. Lyin terheran-heran dengan Diana bukannya dinegaranya juga ada mall bahkan lebih besar dari pada disini. Tapi, Diana berbelanja seakan-akan tidak ada tempat lain untuk berbelanja.
“karena aku sudah menemani kakak, sekarang kakak harus ikut aku” ujar Lyin disela makannya
“kemana?” tanya Diana membuat Lyin mengangkat kedua bahunya.
“lihat aja nanti” jawab Lyin sambil tersenyum pada Diana.
Lyin dan Diana tiba dibutik milik Andrea, yap tempat yang ingin Lyin kunjungi adalah Andrea. ngomong-ngomong Lyin sudah merindukan kakak iparnya itu, ya walaupun sekarang Andrea dan Sean tidak bersama tapi Lyin selalu menganggap Andrea sebagai kakak ipar. Menyenangkan jika Andrea dan Sean kembali bersama, dan Lyin selalu mendoakan itu agar mereka kembali bersama-sama.
Diana ikut masuk bersama Lyin kedalam butik tanpa banyak bicara karena ini adalah salah satu butik yang ia cari di internet dan Diana ingin mencari pakaian untuknya.
Diana menghentikan langkah Lyin karena tujuan mereka berbeda, tentu saja Diana tahu ruangan yang akan mereka datangi. Ruangan kerja milik pemilik butik. Dan Diana kira Lyin telah salah tempat.
__ADS_1
“kau salah tempat, tempat nya disebelah sana” ujar Diana membuat Lyin mengangkat kedua bahunya.
“tidak salah kakak ku sayang” jawab Lyin masuk kedalam ruangan khusus milik Andrea setelah mengetuk pintu.
Andrea mendapatkan tamu mendadak pun langsung menoleh kepintu, ia terkejut melihat wanita yang tempo hari dibawa oleh Sean. Ternyata wanita yang Andrea tidak tahu namanya itu juga dekat dengan Lyin. Andrea langsung tersenyum mengubah ekspresi nya secepat mungkin sebelum Lyin menyadarinya.
“kau datang” ujar Andrea menghampiri Lyin dan langsung memeluk Lyin.
“Lyin merindukan kakak sangat banyak” jawab Lyin membalas pelukan Lyin.
“siapa?” tanya Andrea berusaha menahan suaranya senetral mungkin.
Oh, Diana. Nama yang bagus untuk gadis muda sepertinya’ pikir Andrea
“sepupu nya Lyin kak datang dari negara sebelah” sambung Lyin membuat Andrea mengerutkan kening mulusnya. Sepupu? Jadi selama ini Andrea cemburu tanpa alasana? Ck, kekanak-kanakan sekali.
“ayo duduk, mau minum apa?” tanya Andrea mempersilahkan tamunya untuk duduk, diam-diam Andrea tersenyum lega karena Diana adalah sepepu Lyin.
“apa aja kak” jawab Lyin yang juga diangguki oleh Diana.
__ADS_1
“oke”
“kar, tolong bawakan minuman dan cemilan keruanganku!”
“baik mbak”
Andrea tersenyum pada keduanya setelah menyuruh sekretarisnya untuk membawkan minuman.
“kak, kami membawakan makan siang untuk kakak” ujar Lyin memberikan makan siang yang tadi ia bungkuskan untuk Andrea,
“terima kasih, sebenarnya kakak....”
“mbak, makan siang mbak sudah sampai. Mau saya siapkan sekarang atau nanti?” ujar Sekar masuk setalah mengetuk pintu.
Lyin dan Diana saling berhadapan kemudian keduanya menyengir kuda pada Andrea.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,
__ADS_1