
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINđ„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREAđ GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING đ
âkau datang kepesta ulang tahun Crystal?â
âtidak, ngapain? Tidak bergunaâ jawab Dave sambil menoleh kearah Andrea.
âboss, dia tentu saja pergi. Mereka kan sedang dalam prosesâ kata Dave lagi membuat Andrea terdiam. Dave yang sepertinya salah berbicara langsung salah tingkah sendiri.
Andrea menganggukan kepalanya lalu mengganti chanel televisi, Dave mencuri pandang pada Andrea. Dave menepuk mulutnya pelan,.
âitu...ais...anuuâ ujar Dave jadi gugup sendiri.
âtidak masalah, toh mereka juga saling suka kan. Aku bisa apaâ jawab Andrea memandang lurus ketelevisi.
Dave terdiam ia mencari cara agar mencairkan suasana canggung sekarang, sedangkan Andrea menghela nafas kecewa. Artinya Andrea tidak bisa melarang Sean untuk datang kepesta ulang tahun Crystal.
Andrea bangkit dari duduknya dan berjalan begitu saja melewati Dave yang terus menatapnya, Andrea langsung membaringkan dirinya diranjang.
Tak lama kemudian Andrea keluar dari kamarnya membuat Dave berdiri sambil menatap Andrea.
âAda yang kau butuhkan?â tanya Dave, Andrea menggelengkan kepalanya.
âAKHHHHH! aku kesal sekarang!â ujar Andrea sambil mengacak rambutnya kesal, Dave yang melihat itu bergelidik ngeri.
Andrea mengambil es krim didalam kulkasnya, ia perlu mendingin kan kepalanya dengan yang dingin dan yang manis.
__ADS_1
âkau mencintai bos? Ah pertanyaanku salah, kau sudah mencintai bos?â tanya Dave membuat Andrea terdiam tanpa merapikan rambutnya.
âkalau iya, kau harus mencari perhatian bos. Buat dia sibuk denganmuâ kata Dave lagi, membuat Andrea sedikit berpikir atas perkataan Dave.
Sementara di sebuah mall, Sean dan Crystal sedang makan siang bersama. Crystal tentu saja senang karena Sean sudah menyetujui untuk datang kepesta ulang tahunya malam nanti. Crystal tersenyum penuuh kemenangan karena ia pikir akan sulit untuk membujuk Sean tapi Crystal hanya sekali meminta Sean dan Sean langsung menyetujuinya.
âapa ini?â tanya Crystal ketika Sean memberikanya kotak hadiah, Crystal merasa spesial karena perlakuan Sean padanya. Tidak salah lagi, Crystal memang sudah jatuh cinta pada Sean dan Crystal tidak akan membiarkan Sean pergi darinya apalagi dengan alasan Andrea, tidak akan pernah terjadi.
âhadiah untukmuâ jawab Sean tersenyum pada Crystal.
âboleh aku buka?â
âmemang untuk dibukaâ
Crystal mengembangkan senyumnya ketika membuka isi hadiah dari Sean, sebuah kalung dengan liontin diamond. Crystal sangat menyukai hadiah dari Sean.
âsini biar aku pakaikanâ ujar Sean membuat Crystal langsung menganggukan kepalanya.
Sean memasang kan kalung keleher Crystal, tidak butuh waktu lama bagi Sean untuk memasang kan kalung keleher Crystal.
âsekali lagi terima kasih sayangâ ujar Crystal senang.
âSama-sama, sayangâ
Sean adalah pria yang sangat romantis, itulah kenapa Crystal cepat jatuh cinta pada Sean. Baginya Sean bahkan lebih romantis dari pada mendiang ayahnya.
Drt...drt...
__ADS_1
âsebentar, aku angkat telpon dahuluâ ujar Sean meminta Crystal untuk tidak berbicara. Tentu saja Crystal menganggukan kepalanya.
âada apa?â
âboss!â
Sean diam menunggu Dave kembali berbicara.
âbu bos, jatuh dari tangga. Ya Tuhan bu boss berdarah sangat banyakâ
âkatakan dimana posisimu?â ujar Sean sudah mulai panik sendiri.
âdiapartemen Andrea bosâ
âtunggu aku, aku kesana sekarang!â
Tut
âkenapa?â tanya Crystal ketika Sean ingin bersiap pergi.
âaku ada urusan penting, nanti kita bertemu lagiâ
âiya, kau hati-hati sayang!â
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,
__ADS_1