
Bab 28
Andrea memejamkan matanya lalu menatap sean lemah,
“kau benar-benar akan diam saja?” tanya andrea pada sean pelan
“biarkan saja dia, hukumannya sudah selesai jangan sampai menghukumnya tanpa persetujuanku” perintah sean membuat kepala yun menganggukan kepalanya lemah.
“baik tuan”
Lyin tidak percaya ini kakaknya membiarkan pelayan itu begitu saja, andrea kakak iparnya itu memang sesuatu.
Andrea berjalan dengan tidak dibantu lyin, ia sangat kesusahan untuk berjongkok didepan pelayan, dengan cepat sean menghampiri andrea dan membantunya dengan pelan-pelan.
“maaf kan aku, ayo biar aku obati” ujar andrea ketika melihat tangan pelayan itu yang berdarah, andrea meringis pasti rasanya sangat sakit.
Sean memerintahkan kepalaa yun untuk membawa pelayan itu keruang kesehatan,
“biar saya saja nona” ujar kepala yun membuat andrea menganggukan kepalanya.
__ADS_1
“terima kasih” ujar andrea lalu memanggil lyin untuk membawanya kekamar.
“lyin, bantu kakak kekamar” ujar andrea, lyin menatap sean meminta persetujuan. Sean menganggukan kepalanya.
Dengan cepat lyin kembali memapah andrea dan membawanya kembali kekamar.
Lyin membantu andrea berbaring diatas kasurnya dengan hati-hati,
“terima kasih lyin, sekarang kakak mau istirahat” ujar andrea membuat lyin menganggukan kepalanya mengerti.
“lyin pergi kak, kalau kakak butuh apa-apa panggil saja”
Andrea memejamkan matanya ketika lyin sudah benar-benar meninggalkan kamarnya, kepalanya terasa pusing pasca jatuh dari tangan tadi.
Sean masuk kedalam kamar dan menemukan andrea sudah tertidur, sean menghela nafas dalam lalu naik keatas kasur.
Sean menyingkirkan anak-anak rambut yang menganggu disekitar mata dan mulut andrea, sean mengelus sayang kepala andrea lalu mencium pelipis andrea.
“hari ini hati ku sakit melihatmu terluka, aku membawamu kemari agar kau tidak terluka tapi karena aku kau jadi terluka begini” ujar sean pelan sambil mencium perban luka dikepala andrea.
__ADS_1
“maafkan aku” ujar sean tulus lalu kembali mencium pelipis andrea dan pergi dari kamar.
Setelah sean pergi andrea membuka kedua matanya, tadi sebenarnya ia belum nyenyak tidur dan andrea mendengar semua penuturan sean. Pria kasar itu sangat romantis pikir andrea lalu benar-benar tidur.
Pria kasar itu berhasil membuat jantungnya berdetak tak karuan, andrea bahkan tidak bisa marah dengan apa yang telah sean lakukan.
Sean masuk keruang latihan, ia mengambil pisau dan berlatih. Lyin masuk kedalam ruang latihan karena tadi ia melihat sean masuk kedalam ruang latihan.
Lyin tidak berlatih apapun ia hanya melihat sean berlatih, kakaknya itu bagaimana bisa dia tidak mempunyai satu kekurangan pun. Sean, dia menguasai semua bela diri dan ia pandai dalam apapun. Itulah mengapa bisnis nya berkembang pesat dan juga tidak bisa ditipu. Bagi sean menipu adalah adalah sesuatu yang harus dikuasai agar tidak bisa ditipu.
Lyin merasa bersyukur memiliki sean dalam hidupnya karena dengan adanya sean hidupnya dipenuhi dengan kasih sayang.
Andrea? Awalnya lyin sama sekali tidak menyukai andrea karena ia berpikir kasih sayang sean akan berkurang dengan ada nya andrea. Tapi, itu hanya pikiran konyolnya saja nyatanya sean tetap menyanyangi nya tanpa meninggalkan lyin.
Untuk andrea, lyin lebih bersyukur wanita yang dicintai kakaknya itu adalah andrea. Sekarang tidak ada alasan untuk lyin membenci andrea.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya.
To be continue,
__ADS_1