
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINš„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREAš GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING š
Rachel bangun dari tidurnya ia merasakan badannya sudah agak mendingan, Rachel mendudukan dirinya diatas ranjang lalu melihat tangannya yang sudah diperban.
āpantas sajaā batin Rachel ketika menyadari dirinya berada diruang kesehatan. Rachel melepaskan infus yang berada ditangan kirinya dengan kasar. Rachel berdiri dengan agak sempoyongan lalu keluar dari ruang kesehatan.
āNona mau kemana? Nona masih belum boleh kemana-mana?ā ujar pelayan yang Dave perintahkan untuk menjaga Rachel.
Rachel tidak menjawab ia berjalan dengan cepat dan masuk kedalam kamarnya, Rachel mengunci kamar agar pelayan itu tidak bisa masuk kedalam kamarnya.
Rachel menidurkan dirinya dengan terlentang sambil menatap langit-langit kamarnya, dia tertawa sinis. Sepertinya nyawanya ada tujuh sampai sekarang ia belum mati juga.
Rachel menatap pergelangan tangannya lalu melepaskan perbannya dengan paksa, lukanya lumayan besar ternyata. Rachel memejamkan matanya dan membiarkan lukanya kembali berdarah.
Lyin sedang mendengar kan bosan penjelasan dosen didepannya sekarang, sudah hampir 2 tahun Lyin kuliah namun Lyin masih belum menemukan asiknya berkuliah seperti yang ia bayangkan ketika Lyin sekolah menengah.
__ADS_1
āsttt..ststtā Lyin menatap kebelakangnya dengan malas siapa yang mengganggunya sekarang ini. Lyin sedang badmood jadi malas untuk diganggu.
Andrea melihat Dino teman sekelasnya yang tempo hari menganggunya, dan mereka berakhir dengan perkelahian.
ākenapa?ā
āmau keluar?ā tanya Dino membuat Lyin mengerutkan keningnya,
āaku juga bosanā Lyin tidak menjawab Dino ia meneliti wajah Dino dengan cermat.
āpergi saja sendiri!ā jawab Lyin ketus lalu kembali menatap dosen yang sedang mengajar.
āokeā ujar Dino menyiapkan buku-bukunya kedalam tas lalu berjalan berjongkok, Lyin melotot karena cowok itu benar-benar ingin bolos karena bosan dikelas. Lyin menggelengkan kepalanya, jangan tergoda nanti kau bisa kena masalah jika ketahuan ditengah jalan. Batin Lyin.
Tapi pikiran Lyin dan hatinya bertentangan, tangannya bahkan sudah memasukan bukunya kedalam tas, sekarang Lyin bahkan sudah dibelakang Dino. Dino tersenyum ketika menyadari Lyin mengikutinya.
Lyin mengelus dadanya lega karena mereka berhasil keluar dari kelas dengan selamat tanpa ketahuan oleh dosen.
__ADS_1
ākau belajar dari siapa trik murahan bolos seperti ini?ā tanya Lyin ketus membuat Dino tersenyum pada Lyin. Lyin jadi ngeri sendiri melihat Dino yang tiba-tiba tersenyum.
āgila ya?ā tanya Lyin membuat Dino menggelengkan kepalanya.
ātapi btw thanks karena berkat trik murahan mu, aku bisa keluar dari kelas yang sangat membosankanā ujar Lyin berterima kasih pada Dino.
āaku Dino, mari bertemanā ujar Dino mengalurkan tangannya Lyin mengangkat sebelah alisnya lalu menjabat tangan Dino.
āLyin, mari bertemanā jawab Lyin sambil tersenyum. Lyin memang butuh teman sekarang ini karena teman dekat satu-satunya baru saja pindah keluar kota dan Lyin menjadi sedikit kesepian.
āmau kemana?ā tanya Dino ketika Lyin menarik tangannya.
ākantin, aku laparā
Dave tidak keluar dari ruang kerja sebenarnya pekerjaannya tidak terlalu banyak hanya saja ia belum mau bertemu dengan Rachel untuk sekarang ini. Dave harus lebih menyiapkan hatinya untuk melupakan Rachel dan membiarkan Rachel pergi.
Rachel membuka matanya karena ia saat ini sangat merindukan ayahnya, Rachel mengambil ponsel jadulnya dan melihat foto lama nya bersama ayahnya.
__ADS_1
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,