
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN🔥 MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING 💚
“kalian kenapa begitu peduli padanya! biarkan saja dia mati! Biarkan aku pergi dari sini!” teriak Rachel frustasi. Sean bangkit dari duduknya ingin memberi pelajaran pada Rachel agar menutup mulut busuknya itu.
Plak
Satu tamparan berhasil melayang kewajah mulus Rachel, bukan dari Sean melainkan dari Andrea. Andrea tidak mau tangan Sean kotor hanya karena omongan tidak berguna dari wanita yang sama sekali tidak layak mendapatkan cinta tulus dari Dave.
Sean dan Lyin saling tatap-tatapan, mereka tidak mengira bahwa Andrea menampar Rachel. Sean hanya tersenyum sekilas dengan apa yang telah istrinya lakukan.
“seharusnya kau menutup mulut busukmu! Tenang saja setelah Dave sadar aku sendiri yang akan mengantarmu keluar dari sini” ujar Andrea karena sudah terlalu kesal dengan sikap Rachel yang sudah tidak tahu diri.
__ADS_1
“jangan membual, kau sendiri saja tidak tahu jalan keluar dari sini” ejek Rachel membuat Andrea tidak terima, Andrea menatap Sean lalu tersenyum.
“aku punya suami yang menguasi hutan ini, untuk apa aku tahu” jawab Andrea menyombongkan dirinya. Tidak lama kemudian Andrea mengelus perutnya agar nanti anaknya tidak sama seperti Rachel,
“brengsek kalian! Kenapa tidak mengatarkan aku keluar dari neraka ini sekarang saja!”
Andrea ingin menampar Rachel lagi namun ditahan oleh Sean, Andrea menatap Sean yang menggelengkan kepalanya.
“kau ini memang tidak tahu diri sekali, kau tahu apa tentang Dave hah? Membunuh ayah mu? Atau membakar rumahmu berserta ayahmu? Menjualmu lalu menyelamatkanmu? Membawamu keneraka ini? atau semuanya? Asal kau tahu saja ya, Dave tidak membunuh ayahmu bahkan membakar rumahmu juga, Dave memang membunuh orang tapi dia tidak mungkin membunuh ayah dari orang yang dia cintai. Menjual mu? Kau ini benar-benar bercanda ya? Kau dijual oleh ayahmu sendiri yang terlilit hutang, tapi setelah menjualmu hutan ayahmu bukannya lunas tapi semakin bertambah lalu apa yang ayah mu lakukan? Dia membakar rumah dan dirinya sendiri. Dan Dave? Kau tahu apa yang pria yang katamu menjijikan itu lakukan? Dia menebusmu dengan uang yang angkanya bahkan tidak bisa kau hitung, membayarnya kembalipun kau tidak bisa. Dan pria yang kau bilang menjijikan itu menghabiskan semua uang tabungannya hanya untuk wanita yang tidak tahu malu” ujar Sean tersenyum sinis, Rachel menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan apa yang baru saja Sean katakan.
“Lyin bisa kau ambil bukti penebusan wanita ini serta rekeman bunuh diri ayahnya” ujar Sean membuat Lyin menganggukan kepalanya.
Lyin tidak menunggu perintah kedua kali nya dari Sean, ia langsung keruang kerja dan mengambil apa yang kakaknya inginkan.
__ADS_1
“ini kak”
“berikan padanya”
Lyin memberikan bukti penebusan serta rekaman bunuh diri ayahnya, Rachel menangis ketika melihat apa yang dikatakan Sean benar adanya. Menyesal? Jangan ditanya lagi.
Andrea mendekati Sean dan memberikannya air putih,
“terima kasih sayang”
“menyesal? Percuma saja aku akan memastikan Dave akan meninggalkan mu dengan cara apapun walaupun dia akan membenciku” ujar Andrea yang sudah tidak tahan lagi, dari semua yang suaminya katakan Andrea jadi menangis karena ia tidak tega dengan Dave yang mencintai orang yang tidak mau menerima cintanya. Cinta? Bukankah cinta bisa tumbuh berjalan dengan berjalannya waktu, ada banyak wanita yang mengantri untuk mendapatkan Dave, Andrea yakin itu. Lyin contohnya.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
__ADS_1
To be continue,