Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 86a


__ADS_3

AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINđŸ”„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!


HAPPY READING 💚


“tapi kenapa telponku tidak kau angkat””


Sean menggigit bibir bawahnya, karena ponselnya dalam mode silent jadinya Sean tidak mendengar ada panggilan masuk dari Andrea.


“maafkan aku sayang, maaf, maaf” ujar Sean penuh penyesalan dan memutar badan Andrea hingga menghadapnya.


Andrea memeluk Sean dan menangis, Sean membalas pelukan Andrea lalu mengelus sayang rambut panjang wanitanya.


“dapur kantor cabang kebakaran yang mengharuskan aku harus ada disana sayang, maaf karena tidak memberi tahumu” ujar Sean membuat air mata Andrea langsung berhenti.


“kau benar tidak marah padaku?” tanya Andrea lagi membuat Sean mengganggukan kepalanya,


“sudah aku katakan sayang tidak ada alasan untukku marah padamu” jawab Sean membuat senyum Andrea mengembang.


“maaf kan aku karena aku cengeng, akhir-akhir ini aku suka menangis untuk hal apapun” ujar Andrea jujur, memang Andrea tidak berbohong, akhir-akhir ini ia sering menangis karena apapun. Andrea bahkan menangis melihat ada satu semut yang tertinggal dari rombongan semut diluar mansion pagi tadi setelah Lyin berangkat kekampus.

__ADS_1


Sean menganggukan kepalanya lalu mencium pelipis Andrea dengan sayang, Sean memang tidak tahu bagaimana perasaan Andrea tapi Sean tahu sekarang wanitanya sedang hamil anak mereka. Menurut yang Sean baca di internet ibu yang hamil muda akan sering merasakan seperti Andrea rasakan saat ini.


Andrea mencium bau gosong, Andrea tersadar ia sedang memanaskan sayur. Dengan cepat Andrea mematikan kompor. Andrea menghela nafas kasar karena sayurnya menjadi gosong.


Sean mengacak gemas rambut wanitanya lalu mengajak Andrea kembali kemeja makan, masih ada beberpa sayur lagi yang tersisa dimeja makan.


“aku makan ini saja” ujar Sean membuat Andrea langsung menggelengkan kepalanya.


“tidak boleh, ini sudah dingin harus dihangatkan dahulu” kata Andrea melototkan matanya pada Sean.


“sayang, dengarkan aku. Aku makan apapun yang kau masak, mau itu dingin, hangat, enak, tidak enak, ada racun nya sekalipun akan aku habiskan” ujar Sean membuat Andrea mengedip-ngedipkan matanya didepan Sean,


“tidak mungkin sayang, kau kan mencintai aku. Mana ada racun disini” jawab Sean sambil tertawa renyah.


“benar kau akan memakan ini?” tanya Andrea tidak yakin, Sean menganggukan kepalanya. karena Sean makan Andrea pun makan, ternyata tidak ada salahnya makan makanan dingin bedanya hanya dingin dan hangat itu saja.


“ada yang ingin aku katakan” ujar Andrea membuat Sean menghentikan kunyahannya dan menatap Andrea.


“apa sayang?”

__ADS_1


“aku hamil, sudah minggu ke 8” jawab Andrea membuat senyum Sean terbit, Sean membawa Andrea kedalam pelukannya. Inilah yang ingin Sean dengar dari wanitanya, walaupun Sean sudah mengetahui wanitanya mengandung tetap saja Sean ingin mendengarnya dari mulut Andrea sendiri.


“terima kasih sayang, mari menikah” ujar Sean membuat Andrea langsung melepaskan pelukan Sean.


“jadi kita belum menikah?” tanya Sean membuat Sean menggelengkan kepalanya.


“sudah, hanya saja menggunkan cara yang salah. Andrea Setyo Utomo menikahlah denganku” ujar Sean melamar Andrea.


“tidak mau” jawab Andrea


“hah?”


“aku tidak mau, lamar aku didepan kedua orang tuaku”


“baiklah sayang” jawab Sean cepat, membuat Andrea langsung memeluk Sean erat. Andrea memejamkan matanya, ini adalah kesempatan keduanya untuk tetap bersama Sean jadi Andrea tidak akan melepaskan kesempatan ini sama sekali, tidak akan pernah.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2