
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINđ„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREAđ GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING đ
âtapi kenapa telponku tidak kau angkatââ
Sean menggigit bibir bawahnya, karena ponselnya dalam mode silent jadinya Sean tidak mendengar ada panggilan masuk dari Andrea.
âmaafkan aku sayang, maaf, maafâ ujar Sean penuh penyesalan dan memutar badan Andrea hingga menghadapnya.
Andrea memeluk Sean dan menangis, Sean membalas pelukan Andrea lalu mengelus sayang rambut panjang wanitanya.
âdapur kantor cabang kebakaran yang mengharuskan aku harus ada disana sayang, maaf karena tidak memberi tahumuâ ujar Sean membuat air mata Andrea langsung berhenti.
âkau benar tidak marah padaku?â tanya Andrea lagi membuat Sean mengganggukan kepalanya,
âsudah aku katakan sayang tidak ada alasan untukku marah padamuâ jawab Sean membuat senyum Andrea mengembang.
âmaaf kan aku karena aku cengeng, akhir-akhir ini aku suka menangis untuk hal apapunâ ujar Andrea jujur, memang Andrea tidak berbohong, akhir-akhir ini ia sering menangis karena apapun. Andrea bahkan menangis melihat ada satu semut yang tertinggal dari rombongan semut diluar mansion pagi tadi setelah Lyin berangkat kekampus.
__ADS_1
Sean menganggukan kepalanya lalu mencium pelipis Andrea dengan sayang, Sean memang tidak tahu bagaimana perasaan Andrea tapi Sean tahu sekarang wanitanya sedang hamil anak mereka. Menurut yang Sean baca di internet ibu yang hamil muda akan sering merasakan seperti Andrea rasakan saat ini.
Andrea mencium bau gosong, Andrea tersadar ia sedang memanaskan sayur. Dengan cepat Andrea mematikan kompor. Andrea menghela nafas kasar karena sayurnya menjadi gosong.
Sean mengacak gemas rambut wanitanya lalu mengajak Andrea kembali kemeja makan, masih ada beberpa sayur lagi yang tersisa dimeja makan.
âaku makan ini sajaâ ujar Sean membuat Andrea langsung menggelengkan kepalanya.
âtidak boleh, ini sudah dingin harus dihangatkan dahuluâ kata Andrea melototkan matanya pada Sean.
âsayang, dengarkan aku. Aku makan apapun yang kau masak, mau itu dingin, hangat, enak, tidak enak, ada racun nya sekalipun akan aku habiskanâ ujar Sean membuat Andrea mengedip-ngedipkan matanya didepan Sean,
âtidak mungkin sayang, kau kan mencintai aku. Mana ada racun disiniâ jawab Sean sambil tertawa renyah.
âbenar kau akan memakan ini?â tanya Andrea tidak yakin, Sean menganggukan kepalanya. karena Sean makan Andrea pun makan, ternyata tidak ada salahnya makan makanan dingin bedanya hanya dingin dan hangat itu saja.
âada yang ingin aku katakanâ ujar Andrea membuat Sean menghentikan kunyahannya dan menatap Andrea.
âapa sayang?â
__ADS_1
âaku hamil, sudah minggu ke 8â jawab Andrea membuat senyum Sean terbit, Sean membawa Andrea kedalam pelukannya. Inilah yang ingin Sean dengar dari wanitanya, walaupun Sean sudah mengetahui wanitanya mengandung tetap saja Sean ingin mendengarnya dari mulut Andrea sendiri.
âterima kasih sayang, mari menikahâ ujar Sean membuat Andrea langsung melepaskan pelukan Sean.
âjadi kita belum menikah?â tanya Sean membuat Sean menggelengkan kepalanya.
âsudah, hanya saja menggunkan cara yang salah. Andrea Setyo Utomo menikahlah dengankuâ ujar Sean melamar Andrea.
âtidak mauâ jawab Andrea
âhah?â
âaku tidak mau, lamar aku didepan kedua orang tuakuâ
âbaiklah sayangâ jawab Sean cepat, membuat Andrea langsung memeluk Sean erat. Andrea memejamkan matanya, ini adalah kesempatan keduanya untuk tetap bersama Sean jadi Andrea tidak akan melepaskan kesempatan ini sama sekali, tidak akan pernah.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,
__ADS_1