Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 6a


__ADS_3

Bab 6a


Andrea membuka matanya, kepalanya masih terasa sangat pusing.


“dimana ini?” andrea bertanya-tanya didalam hatinya, andrea juga memperhatikan sekelilingnya bahkan andrea juga tidak mengenali sekelilingnya.


“sudah bangun istriku?” mendengar suara asing membuat otak andrea kembali lagi, ia mengingat nya pria ini menculiknya dihari pernikahannya.


“istri?” tanya andrea bingung, sejak kapan ia menjadi istri pria asing didepannya ini.


“siapa kau? Mau apa kau sebenarnya?” tanya andrea lagi, otaknya benar-benar seperti otak udang sekarang.


“aku sean dan aku sangat mencintaimu dibandingkan pria brengsek itu, apa itu sudah menjawab pertanyaanmu sayang?” jawab sean dengan senyum lembut.


“ah, aku sebenarnya sangat marah padamu” ujar sean membuat andrea mengerutkan keningnya, marah kenapa? Memangnya andrea pernah menyinggung pria didepannya sekarang?


“ah, aku sangat pusing sekarang. Jadi jelaskan serinci-rincinya, kenapa aku istrimu? Kita bahkan tidak menikah dan kau marah padaku? Apa kesalahanku kita bahkan tidak saling mengenal. Dengan, aku tidak ada waktu bermain-main denganmu aku harus pergi dari sini. Semua orang pasti sedang cemas mencariku sekarang” ujar andrea membuat sean melebarkan senyumnya.

__ADS_1


“kau memang istriku sayang dan kita sudah sah dan kita saling mengenal, aku marah karena kau membuang bunga dan hadiah yang aku kirim padamu, kau bahkan tidak membuka dan mengetahui hadiah yang aku kirim. Aku marah karena itu” jawab sean membuat andrea membelakan matanya.


“jadi kau penguntit itu?” tanya andrea tidak percaya,


“bisa dikatakan aku pengagum rahasia”


“gila!” komentar andrea geleng-geleng kepala, ia sama sekali tidak menyangka akan bertemu langsung dengan penguntit nya. Dan mereka sudah menikah? Apa semua penguntit begitu mengakui orang yang dikuntit sudah menikah.


“jadi apa semua penguntit begini? Menganggap dirinya sudah menikah dengan orang yang dikuntit?” tanya andrea tersenyum meremehkan.


Andrea mengangkat kedua bahunya, mungkin saja didalam kamera ada bermacam foto andrea sehingga pria bernama sean itu menganggapnya sudah menikah dengan dirinya.


Andrea membelak kan matanya ketika mendapatkan dirinya ada didalam foto bersama sean diatas altar, dan ada foto pendeta serta banyak saksi yang melihat mereka.


“apa-apa ini?! kau bahkan melakukan pernikahan tanpa restu dariku bahkan orang tua ku” ujar andrea dan tanpa sadar andrea mundur dan terhenti dan tidak bisa mundur lagi.


“restu orang tuamu aku sudah dapat dan restumu akan datang seiring waktu” jawab sean dengan suara tenang.

__ADS_1


“oh ayolah, jangan main-main begini. Mana mungkin ayah dan ibuku memberi restu padamu, mereka bahkan tidak mengenalmu” ujar andrea sekarang ia bahkan ingin menangis.


“aku sudah dapat, orang tuamu sudah merestuimu menikah”


“restu itu untukku dengan samuel bukan denganmu, jadi akhiri permainan ini. ku mohon” ujar andrea dengan putus asa bahkan sekarang ia sudah benar-benar menangis.


“restu pernikahan itu bukannya sama saja, yang penting itu restu putrinya menikah”


“jadi jangan menangis hm” ujar sean berjalan mendekati andrea.


“jangan mendekat” ujar andrea menggelengkan kepalanya, sean menghentikan langkahnya.


“baiklah, kau butuh istirahat sekarang. Satu jam lagi aku akan datang kesini untuk makan malam bersama” jawab sean meninggalkan kamar, sepeninggal sean. Andrea menangis segugukan, bagaimana nasibnya sekarang diculik dihari pernikahan dan dipaksa menikah dengan pria asing.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin. Terima kasih sebelumnya.


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2