
Bab 55
Andrea sampai dirumah sakit Andrea tidak langsung masuk ia menatap Rumah sakit itu dengan ngeri. Andrea takut disuntik, tapi jika ia tidak masuk Andrea tidak tau apa yang terjadi padanya. Andrea sedang memikirkan antara harus masuk kedalam atau tidak. Masalah disuntik atau tidaknya nanti saja Andrea pikirkan sekarang ia harus memeriksakan diri terlebih dahulu.
Andrea mengambil nafas dalam-dalam lalu mengeluarkannya dengan perlahan, tiga kali Andrea melakukannya setelah itu Andrea benar-benar masuk kedalam Rumah sakit.
Setelah mengambil nomor antrian Andrea menunggu namanya untuk dipanggil, selagi menunggu Andrea memainkan ponselnya. Tidak ada yang Andrea lakukan hanya membuka akun sosial medianya dan menscroll kebawah akun sosial medianya. Menunggu seperti ini sangat membosankan dan Andrea benci itu.
“No 29 Nona Andrea” panggil suster membuat Andrea langsung mengangkat tangan kanannya.
“saya”
“silahkan masuk Nona”
__ADS_1
Andrea memasukan ponselnya kedalam tasnya lalu masuk kedalam untuk melakukan pemeriksaan.
“dok, saya tidak akan disuntik kan?” tanya Andrea ketika ia sudah berbaring dan akan diperiksa oleh dokter.
Dokter cantik itu menggelengkan kepalanya lalu tersenyum pada Andrea, Andrea tersenyum lega dan membiarkan dokter memeriksanya.
Setelah diperiksa Andrea sekarang sedang duduk berhadapan dengan dokter cantik yang baru saja memeriksanya.
“Nona baik-baik saja, tidak ada yang salah atau pun terjadi pada Nona, tidak ada juga penyakit, dan tidak membutuhkan obat hanya membutuhkan beberapa vitamin untuk kesehatan Nona Andrea” jawab dokter itu menjawab satu-satu dari pertanyaan Andrea yang beruntun.
“kalau tidak ada penyakit lalu kenapa akhir-akhir ini saya sering sekali mengantuk, lemas, bahkan saya muntah-muntah karena mencium bau makanan”
Dokter cantik itu tersenyum atas penuturan Andrea, dokter itu langsung mengambil kertas yang baru saja ia print. Kertas itu adalah hasil dari pemeriksaan Andrea.
__ADS_1
“itu karena Nona sedang hamil, jadi wajar saja jika nona merasakan gejala tersebut, ini hasil pemeriksaan dan ini resep vitamin yang bisa nona tebus diapotek.
“s-saya apa dok?” tanya Andrea masih belum bisa mencerna dengan benar apa yang baru saja dokter katakan padanya.
“selamat nona Andrea sedang mengandung dan usia kandungan nona 6 minggu,” jelas dokter lagi membuat Andrea lemas seketika. Sekarang Andrea tidak tahu harus bahagia atau sedih. Bagaimana tidak sekarang ia sedang hamil dan ia belum menikah. Andrea tidak menyesali janin yang sekarang ada dikandungannya karena bayinya adalah anugrah dari Tuhan.
“sekali lagi selamat nona, ini adalah berita baik bagi pasangan yang baru saja menikah” ujar dokter itu lagi membuat Andrea tersenyum canggung.
Andrea pamit pada dokter dan langsung pergi keapotek rumah sakit untuk menebus vitamin yang harus ia minum. Sekarang Andrea tidak bisa berpikir jernih, ia harus pulang dan membicarakan semuanya pada kedua orang tuanya. Tapi, Andrea tidak tahu bagaimana cara memberi tahu kedua orang tuanya membuat Andrea sedikit takut sekarang.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,
__ADS_1