Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 70


__ADS_3

AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN🔥 MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!


HAPPY READING 💚


Andrea mondar-mandir tidak jelas, membuat Dave yang dari tadi sudah duduk manis disofa menjadi pusing karena Andrea tidak berhenti mondar-mandir.


“kau kenapa?” tanya Dave membuat Andrea langsung tersadar jika ada Dave sekarang, tanpa menunggu lama Andrea langsung duduk disamping Dave.


“eh, permen karet kau...”


“namaku Dave, panggil namaku yang benar” potong Dave membuat Andrea menatap Dave tajam.


“itu salahmu sendiri kenapa kau selalu menempel padaku!” kata Andrea tidak terima


“kan bos yang menyuruhku untuk menjagamu” ujar Dave tidak mau kalah.


“yasudah, namamu permen karet saja” kata Andrea membuat Dave menghela nafas.


“terserah kau saja” ujar Dave memilih mengalah dari pada ribut dengan orang yang tidak mau kalah seperti Andrea.


“begini....”


“apa?” potong Dave lagi membuatnya mendapat pukulan keras dari Andrea


.

__ADS_1


“aku belum selesai bicara, pintar”


“baiklah, teruskan” kata Dave mempersilahkan Andrea berbicara padanya, Dave akan mendengarkan semuanya.


“ah, nanti saja. Sekarang aku mau makan sate padang” ujar Andrea membuat Dave menatap Andrea tidak percaya


“katanya mau bicara?”


“iya, tapi nanti, sekarang aku jadi lapar. Kau kan yang diperintahkan bos mu untuk menjagaku. Jadi belikan aku sate padang sekarang” ujar Andrea sambil menendang pantat Dave sehingga Dave langsung berdiri dari duduknya.


“apa lihat-lihat?” tanya Andrea garang membuat Dave hanya bisa menggelengkan kepala, menghadapi ibu hamil memang sulit. Pikir Dave lalu pergi dari apartemen Andrea.


Dave membuka pesan diaplikasi ponselnya, ia mendapatkan pesan dari Andrea mengenai apa saja yang harus ia beli.


Dave hanya menggelengkan kepalanya ketika melihat isi pesanan Andrea, Dave tidak yakin Andrea akan menghabiskan semua yang Andrea pesan padanya.


Butuh waktu 1 jam lebih bagi Dave untuk mendapatkan apapun yang dipesan Andrea dan memberikanya pada Andrea,


Andrea menatap makanannya dengan mata berbinar dan tentu saja mengabaikan Dave yang telah bersusah payah mencarikan semua makanan yang Andrea pesan.


“terima kasih kembali”


“sama-sama” jawab Andrea cuek lalu memakan makanannya.


Dave membuka mulutnya tidak percaya, Andrea tidak sama sekali menawarinya untuk mencicip barang sedikit saja, bukan nya Dave berharap hanya saja kan manusia ada basa-basinya.

__ADS_1


Dave samakin melongo ketika Andrea menghabiskan semua makanan itu tanpa sisa hanya dengan kurang lebih 20 menit. Karena tidak percaya Dave menyuruh Andrea untuk berdiri, Dave memeriksa tempat duduk Andrea. Tidak ada makanan yang terjatuh mau pun makanan yang tersisa.


“kau lapar atau lapar?” tanya Dave sambil menggelengkan kepalanya.


“lapar” jawab Andea membersihkan bekas-bekas makannya yang sedikit berserakan.


“tidak takut gendut?”


“gendut? Apa itu? Jenis makanan apa? Apa enak?” tanya Andrea balik. Menyesal sudah Dave bertanya pada Andrea.


Setelah membereskan sisa makannya Andre duduk disebelah Dave dan merebut remot tv,


“kau..”


Dave diam menunggu Andrea melanjutkan perkataannya,


“kau datang kepesta ulang tahun Crystal?”


“tidak, ngapai? Tidak berguna” jawab Dave sambil menoleh kearah Andrea.


“boss, dia tentu saja pergi. Mereka kan sedang dalam proses” kata Dave lagi membuat Andrea terdiam.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2