Terpaksa menikahi Mafia

Terpaksa menikahi Mafia
bab 41a


__ADS_3

Bab 41a


Pulang kerja samuel langsung melajukan mobilnya kebutik milik tunangannya, andrea. sudah tiga hari samuel tidak menemui tunangannya karena pekerjaan nya yang menumpuk. Setelah memarkirkan mobilnya samuel langsung masuk kedalam butik dan bertemu dengan andrea.


“sore sayang” sapa samuel menuju andrea lalu mencium pelipis andrea sayang. Andrea tersenyum kecil pada samuel. Entah kenapa andrea tidak merasakan dadanya berdetak kencang seperti biasanya jika ia sedang bersama dengan samuel.


Andrea menatap samuel yang sedang membuat kopi dipojok ruangan andrea, andrea merasa ini semua tidak benar. Andrea tanpa sadar telah mengkhianati samuel yang begitu mencintai nya dengan tulus.


Samuel memberikan teh hijau pada andrea, lalu menyesap kopinya.


“ada yang menganggu pikiranmu, hm?” tanya samuel membuat andrea menggelengkan kepalanya.


“katakan sayang, kau ada masalah apa? Katakan padaku apa yang menganggu pikiran mu sekarang” ujar samuel lembut mendekat pada andrea. andrea tidak berani menatap samuel, karena disini ia sangat bersalah pada samuel.


“jika....”


“jika apa sayang?” tanya samuel karena andrea tidak melanjutkan apa yang akan andrea katakan.

__ADS_1


“jika seandainya, eh, perumpamaan aku....ah tidak jadi” ujar andrea mengelengkan kepalanya lalu menyesap teh hijaunya.


Samuel terkekeh sendiri karena menurutnya andrea sangat lucu sekarang ini, samuel mengangkat tangannya dan mengacak pelan rambut andrea.


Andrea tidak melanjutkan perkataannya, bagaimana rencana pernikahannya dengan samuel nantinya? Andrea bahkan tidak tahu hubungannya dengan sean babagai mana? Apakah mereka benar-benar sudah menikah? Apa pernikahan mereka sah? Lalu bagaimana jadinya jika nanti andrea menikah dengan samuel? Haruskan ia dan sean bercerai? Becanda saja!.


Pikiran andrea sekarang hanya berpusat pada bagaimana dan bagaimana, hanya andrea yang mengetahui semuanya. Hanya andrea saja, ingin bercerita andrea takut akan mendengar masukan dari orang yang ia ceritakan, termasuk ibunya, sandra.


“sayang, hei. kau baik-baik saja?” tanya samuel sambil melambaikan tangannya didepan wajah andrea. andrea langsung tersadar dari lamunannya lalu tersenyum pada samuel.


“sudah selesai bekerja?” tanya samuel ketika andrea bersiap-siap untuk pulang.


“iya” jawab andrea mengambil tasnya setelah memasukan sketsanya kedalam laci.


Samuel langsung berdiri dan mengajak andrea pulang bersama,


“pulang bersama sayang?”

__ADS_1


“baiklah” jawab andrea tersenyum lebar pada samuel.


Sebenarnya pekerjaan andrea masih lumayan banyak tapi karena sekarang pikirannya sedang tidak bisa diajak kompromi jadilah andrea memilih untuk pulang saja.


“mau mampir makan dulu sayang?” tanya samuel membuat andrea langsung menatap samuel sambil berpikir.


“tidak sayang, langsung pulang saja” jawab andrea


Andrea sangat butuh tidur sekarang ini, andrea tidak merasakan lapar sama sekali. Intinya andrea sangat butuh tidur agar pikirannya tenang.


Inilah yang membuat andrea unik, jika ada masalah yang menganggu pikirannya sebelum menghadapi masalah itu andrea akan tidur. Begitu juga jika ia sedang stres karena pekerjaan andrea juga akan memilih untuk tidur. Tidur beberapa jam akan membuat pikirannya tenang. Hitung-hitung menganggti tidur malamnya yang tidak nyenyak semalam.


Setelah mengantar andrea pulang samuel juga langsung pulang keapartemennya, ia harus membersihkan diri karena sudah beberapa hari ia tidak pulang dan tentu saja samuel tidak mandi selama ia bekerja. Sekarang badannya sangat lengket dan samuel tidak tahan akan itu.


Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.


To be continue,

__ADS_1


__ADS_2