
Bab 18
Lyin dan andrea menjadi orang terakhir datang kemeja makan dan yang lainnya menunggu andrea dan lyin baru mereka bisa makan bersama.
“dari mana?” tanya sean berbisik pada andrea,
“mencari udara segar” jawab andrea mulai menyuap makan malamnya.
“lyin mengganggumu? Apa yang ia katakan?” tanya sean membuat andrea memutar bola matanya dengan malas.
“tidak sama sekali, kami hanya mencari udara segar saja” jawab andrea menghadap sean, andrea ingin sekali menceritakan apa yang lyin rasakan pada sean tapi lyin sudah memperingatkannya jangan memberi tahu sean semuanya.
“beri tahu aku kalau dia membuat ulah” ujar sean agak sedikit keras sehingga lyin langsung menatap tajam kearah sean.
“kau ini berisik sekali, kita sedang makan sekarang” ujar andrea menatap kesal pada sean.
“katakan kalau kau akan memberi tahuku kalau dia menganggumu”
Andrea menghela nafas lalu menghadap sean,
__ADS_1
“baik, sekarang tutup mulutmu dan makan saja” ujar andrea
“bagaimana aku bisa makan kalau mulut tertutup?” goda sean sambil terkekeh membuatnya menjadi pusat perhatian dimeja makan.
“pakai hidung” jawab andrea asal tanpa melihat sean yang sedang terkekeh sendiri.
“lalu bagaimana aku bernafas?”
“terserah padamu, mau makan pakai apa yang penting kau makan dan diam!” ujar andrea kesal dan membuatnya mendapatkan tatapan tidak percaya karena telah berkata keras pada sean dimeja makan.
Sean cemberut lalu mulai makan malamnya dengan tenang, lyin menatap tidak percaya kakaknya yang bertingkah aneh dimeja makan biasanya kakaknya akan marah jika ada yang bersuara dimeja makan tapi ini kakaknya sendiri yang mencari keributan dimeja makan.
Setelah makan malam sean tidak langsung kekamar, pria itu masih harus mengerjakan pekerjaannya. Akan ada tender besar dan sean harus mendapatkannya, sean sangat membenci kegagalan jadi dia akan mengusahakan sekeras mungkin agar tender besar itu menjadi miliknya.
“kau tau apa yang kau harus lakukan dave” jawab sean membuat dave langsung menganggukan kepala, tentu saja dave tahu apa yang harus ia lakukan, yang harus dave lakukan adalah memaksa loius untuk membuka mulutnya dan akan ada game untuk membuat loius membuka mulutnya.
“baik bos” dave pergi dari ruang kerja sean, sean melepaskan kacamatanya lalu mematika laptopnya. Sean sangat yakin 100% jika tender besok akan menjadi miliknya.
Sean masuk kedalam kamar lalu berjalan menuju kamar mandi tanpa menghidupkan lampu kamar karena andrea sudah tertidur.
__ADS_1
Setelah membasuh wajah sean naik keatas tempat tidur dan memeluk andrea lalu sean tertidur berkelana menuju alam mimpi.
Sedangkan diruang bawah tanah loius sedang disiksa dengan digantung lalu dicelupkan kekolam penuh lumpur. Itulah akibatnya karena tidak membuka mulutnya.
“keluarkan!”
“masukan!”
Dave sangat senang menyiksa orang begini bagi nya ini sebagian dari kesenanganya.
“keluarkan dan bawa padaku!”
Dave menghampiri loius yang sudah tidak berbentuk lagi,
“masih belum mau membuka mulut em?” tanya dave menendang loius, loius diam saja itu membuat dave semakin kesal saja.
“jangan beri dia makan!” perintah dave lalu keluar dari ruang bawah tanah.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin. Terima kasih sebelumnya.
__ADS_1
To be continue,