
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAIN🔥 MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREA😊 GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING 💚
Andrea ingin membantu Dave berdiri, tapi dicegah oleh Sean. Andrea hanya bisa menyengir tidak enak pada Dave. Dave menganggukan kepalanya.
“biarkan saja dia sayang!” ujar Sean kambali menggendong Andrea dan meletaknnya keatas ranjang.
Sean mengelus sayang kepala Andrea, dalam hati Sean lega karena tidak ada yang terjadi pada wanitanya.
Andrea hanya bisa menahan senyumnya, ia baru mengerti maksud dari perkataan Dave ‘kau harus mencari perhatian bos. Buat dia sibuk denganmu’ walaupun terdengar murahan tapi Andrea sama sekali tidak mempermasalahkannya toh, sekarang Sean berada disisinya. Apa lagi sebentar lagi pesta ulang tahun Crystal dilaksanakan. Andrea ingin sekali menunjukan senyumnya namun ia tahan, sudah pasti Sean tidak akan pergi kepesta ulang tahun Crystal.
Tanpa sadar Andrea terlelap karena Sean mengelus kepalanya dengan sayang, Sean bangkit dari duduknya dan keluar dari kamar Andrea ketika Andrea sudah terlelap tidur.
“mau kemana bos?” tanya Dave ketika Sean keluar dari kamar Andrea.
“ketempat Crystal, kau jaga Andrea. Awas saja kau menyentuhnya barang sedikit saja!” ancam Sean membuat Dave menganggukan kepalanya nurut.
__ADS_1
“baik bos”
Sean langsung pergi setelah menerima jawaban dari Dave, Dave hanya bisa menghela nafas melihat Sean pergi. Ternyata bosnya itu masih pergi, kenapa Andrea tidak bisa menahan Sean untuk tidak pergi. Dave harus segera menanyakannya pada Andrea, agar dia tidak mati penasaran.
Dave hanya bisa menggelengkan kepala ketika membuka pintu kamar dan menemukan Andrea sudah terlelap tidur. Pantas saja Sean bisa pergi ternyata Andrea sudah tertidur pulas.
Dave menutup kembali pintu kamar Andrea kemudian mengangkat kedua bahunya, mungkin nanti Dave akan mendengarkan teriakan seorang Andrea dari dalam kamarnya.
Andrea membuka matanta entah berapa lama ia tertidur, Andrea memperhatikan sekelilingnya dan ia tidak menemukan Sean didalam kamarnya.
Andrea mengambil ponselnya karena ada pesan masuk, dengan malas Andrea bangun dari tidurnya dan menyenderkan dirinya.
Crystal : sent a pict
Mata Andrea membelak karena melihat foto Sean dan Crystal yang sedang berciuman, dada Andrea terasa panas sekarang. Andrea bahkan tidak tahu kapan Sean pergi dari kamarnya.
Andrea melempar ponselnya kedinding hingga ponselnya hancur berkeping-keping. Andrea keluar dari kamarnya dan mencari keberadaan Dave.
__ADS_1
Andrea menarik tangan besar Dave dan menyeretnya keluar dari apartemennya,
“pergi dari sini, aku tidak butuh kau! Sean juga!” ujar Andrea menutup pintu apartemennya.
Dave tidak bisa berkata-kata lagi, ia hanya memandangi pintu apartemen Andrea sambil memiringkann kepalanya,
‘ada apa dengan Andrea?’ pikir Dave bingung sendiri.
Andrea sekarang sudah menangis kencang, padahal Andrea sudah merasa berhasil menahan Sean agar tidak pergi kepesta ulang tahun Crystal. Tapi, Sean pergi kesana dan apa? Mereka berciuman. Andrea manangis kencang-kencang, karena memang hanya dia saja yang ada didalam apartemennya.
Apa memang sudah tidak ada lagi cinta untuknya dari Sean? Lalu apa arti Sean yang langsung datang padanya ketika ia terluka? Kenapa Sean bersikap seolah-olah dirinya adalah wanita Sean? Apa Sean sengaja mempermainkan dirinya karena Andrea pernah membuang Sean? Apa ini semacam balas dendam?
Andrea mengacak-ngacak rambutnya dengan kasar.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
To be continue,
__ADS_1