
Bab 32a
Andrea berlari sekuat tenaganya, sean langsung membalik badannya dan melihat siapa yang sudah berani-beraninya masuk kedalam ruang rahasianya.
‘dhea’
Guman sean membuat pistol yang masih ia pegang terjatuh kelantai, sekarang jantung sean berdetak tak karuan karena andrea melihatnya membunuuh loius tadi.
“kau urus dia, aku mau menyusul dhea. Dia melihat semuanya” ujar sean membuat dave terkejut namun detik kemudian ia menganggukan kepalanya.
Sean mengejar andrea yang sudah berlari jauh dari nya, sean tidak lupa jika andrea adalah mantan pelari cepat disekolahnya dulu.
Andrea masuk kekamar lalu menunci pintu kamarnya, karena andrea tahu sean pasti mempunyai kunci duplikat andrea menarik sofa single dan meletakannya didepan pintu agar sean tidak bisa masuk kedalam kamar.
Sean berlari menaiki tangga dan mengabaikan sekitarnya, kepala yun dan pelayan yang lain menatap nona dan tuan mereka dengan tatapan penuuh tanda tanya.
__ADS_1
“kembali bekerja!” perintah kepala yun, walaupun mereka penasaran mereka harus menulikan telinga mereka agar bisa selamat.
Tok..tok...
“sayang buka pintunya, akan ku jelaskan semuanya padamu. Sayang” teriak sean sambil menggedor-gedor pintu.
Andrea menulikan telinganya, bagaimana ada orang yang sangat kejam didunia nyata seperti ini. pikir andrea sambil menggelengkan kepalanya. awalnya andrea mau menerima sean walaupun memeliki dua pekerjaan, andrea sudah menduga sean akan membunuh karena itu tuntutan pekerjaannya. Tapi, tetap saja andrea merasa amat takut ketika melihat sean membunuh dengan cara bruntal yang mana adegan seperti itu hanya andrea temui di dalam film yang ia tonton.
Hati Andrea ingin membukan pintu agar bisa mendengar penjelasan dari sean, tapi pikirannya tidak karena sekarang ini sean sangat mengerikan baginya.
Diluar pintu sean mengacak rambutnya frustasi, sean berjalan masuk kedalam ruang kerja. Ia tidak bisa melihat andrea dari dekat setidaknya sean masih punya kamera pengawas.
Sean membuka komputernya dan ia tidak bisa melihat apa-apa dikomputernya, sean mengantuk-ngantukan kepalanya dikursi. Andrea sudah menemukan kamera pengawasnya jadi wajar saja jika andrea pergi keruang bawah tanah. Sean memijit pangkal hidungnya, apa yang harus ia lakukan saat ini. sean sudah hampir mendapatkan cinta dari andrea tapi sean sendiri yang mengacaukannya.
Sean membuka laci kerjanya dan mengambil kunci cadangan disana, sean harus bertemu andrea sekarang.
__ADS_1
Sean membuka pintu namun ia terhalang masuk karena ada sofa didepan pintu, dengan sekuat tenaga sean mendorong pintu dan berhasil masuk kedalam kamar.
Sean dapat melihat andrea duduk meringkuk diatas kasur dengan kepala menunduk, dengan perlahan sean mendekati andrea
“jangan mendekat” ujar andrea pelan nyaris tidak terdengar, sean langsung menghentikan langkahnya membuat andrea sedikit menghela nafas lega.
Tak lama kemudian sean kembali melangkah, “sayang, aku punya alasan untuk melakukan semuanya” ujar sean membuat andrea tersenyum getir.
“aku mau pulang” ujar andrea membuat sean menggelengkan kepalanya,
“tidak sayang, rumahmu disini” jawab sean membuat andrea mengangkat kepalanya.
“aku tidak mau tinggal bersama pria menjijikan dan mengerikan seperti dirimu” ujar andrea membuat langkkah sean berhenti dan sean tidak bisa berkata apa-apa sekarang.
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya.
__ADS_1
To be continue,