
Bab 3a
Samuel menunggu andrea yang sedang mengganti gaun pengantin mereka nanti, samuel sangat tidak sabaran untuk melihat wanitanya memakai gaun pernikahan atas rancangan wanitanya sendiri.
Tak lama kemudian andrea keluar dari ruang ganti, samuel yang awalnya sedang membaca pesan diponselnya langsung terdiam karena melihat wanitanya yang begitu cantik dan sexy sekarang. Samuel selalu bertanya-tanya bagaimana bisa wanitanya ini begitu cantik dengan apapun yang ia pakai.
“kau sangat cantik sayang, aku semakin tidak sabar untuk menikahimu” ujar samuel berbisik tepat ditelinga andrea.
“ais, aku kecewa padamu sayang” ujar andrea menatap samuel cemebrut
“kenapa sayang? Apa aku melakukan kesalahan?” tanya samuel sedikit cemas
“ya, kau melakukan kesalahan”
“katakan apa kesalahanku sayang? Aku sungguh minta maaf jika aku melakukan kesalahan” jawab samuel dengan memelas dan itu hampir membuat tawa andrea meledak.
“karena hanya aku yang mencintaimu setiap harinya, dan kau tidak”
Samuel menatap mata andrea lembut, bagaimana bisa andrea berkata begitu sekarang.
“sayang apa yang kau katakan, sudah jelas cintaku padamu semakin bertambah setiap harinya. Kau adalah yang pertama dan terakhir dalam hidupku tidak ada orang lain selain dirimu” ujar nial membuat senyum andrea semakin melebar,
“aku mencintaimu sayang, sangat banyak” ujar andrea mengecup sekilas bibir samuel lalu kembali keruang ganti.
__ADS_1
“sayang, apa yang kau lakukan. Kau harus menyelesaikan apa yang telah kau lakukan padaku” teriak samuel membuat andrea terkekeh.
Tanpa mereka berdua sadari ada seseorang yang diam-diam mengambil gambar andrea yang sedang menggunakan gaun pengantin.
‘kau akan segera menjadi milikku cantik’
Ujar orang itu sambil mengelus wajah andrea yang berada didalam kamarenya, pria itu benar-benar terobsesi pada andrea.
Setelah dari butik samuel dan andrea makan siang direstoran didekat butik, karena andrea sangat menyukai masakan restoran itu menurut andrea masakannya sangat pas dimulut belum lagi masakannya hampir menyamai masakan ibunya.
“sayang?” panggil andrea ketika samuel sedang serius dengan ponselnya
“sayang?” panggil andrea lagi ketika samuel mengabaikan panggilannya.
“maafkan aku sayang, aku bukannya ingin mengabaikanmu tapi ini dari kantor tentang pekerjaan yang harus aku selesaikan segera” ujar samuel menatap lembut andrea. Andrea menghela nafas, ia mengerti kenapa samuel tidak bisa lepas dari ponselnya itu karena pekerjaannya nya tidak bisa ia tinggalkan.
“maafkan aku karena sedikit kekanakan” ujar andrea meminta maaf, samuel menggelengkan kepalanya.
“tidak sayang, aku yang salah karena mengabaikanmu. Jadi apa yang ingin kau katakan?”
“kau tau sindikan?” tanya andrea membuat samuel menganggukan kepalanya.
“tentu saja, diakan sahabatmu” jawab samuel
__ADS_1
“dia ditinggal menikah oleh kekasihnya”
“kenapa bisa? Memangnya dia mempunyai kekasih?”
“pria itu sangat brengsek sayang, ketika sedang senang-senang bersama sindi, setelah mendapatkan yang lebih baik sindi ditinggalkan”
“kau tau pria brengsek itu sayang?”
“tidak, kalau aku tau aku akan mencincang badannya menjadi 7 bagian karena telah berani-benarninya mempermainkan sahabatku” jawab andrea setengah geram.
“biarkan saja, berarti temanmu beruntung tidak menikah dengan pria seperti itu”
“kau benar sayang, aku juga berdoa semoga pria brengsek itu tidak jadi menikah! Bila perlu tidak menikah selamanya”
“sayang,”
“maaf sayang, aku terlalu emosi”
“tidak apa-apa”
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin. Terima kasih sebelumnya.
To be continue,
__ADS_1