
AYO KITA SIMBIOSIS MUTUALISME, SALING MENGUNTUNGKAN SATU SAMA LAINš„ MOHON UNTUK MEMBERIKAN POIN KECERITA INI BIAR MAWAR SEMANGAT MENULIS KELANJUTAN BABANH SEAN & ANDREAš GA USAH BELI KARENA POIN BISA DIDAPATKAN DENGAN GRATIS!!
HAPPY READING š
Andrea memeluk Sean, mereka baru saja makan malam dan sekarang Andrea sangat mengantuk dan Sean sekarang berada disisinya. Andrea membawa tangan Sean untuk memeluk perutnya, Sean tersenyum lalu mencium pelipis Andrea,
Andrea mendongak kearah Sean lalu tersenyum pada Sean.
āaku ingin memberi tahumu sesuatuā ujar Andrea membuat Sean langsung menganggukan kepalanya.
āapa sayang?ā
ātapi nanti setelah urusanmu selesai, aku janji akan memberi tahumu kabar gembira ituā jawab Andrea membuat Sean menganggukan kepalaya. Memang benar Sean ingin mendengar sendiri kabar gembira dari mulut Andrea. walaupun Sean sudah tahu Sean akan terus berpura-pura tidak tahu agar bisa mendengarkan sendiri dari Andrea.
Andrea tertidur dipelukan Sean, sudah lama sekali rasanya Andrea tidak tidur dipelukan Sean. Semenjak ia dan Sean tidak bersama Andrea hanya memimpikan tidur dengan memeluk Sean tapi sekarang Andrea bisa memeluk Sean dengan sepuas yang dia mau.
__ADS_1
Sedangkan Alex setelah makan malam ia tidak langsung kekamar tamu, ia kembali keruang berlatih. Sampai sekarang Alex masih mengangumi ruang berlatih. Katakanlah Alex norak atau apa lah Alex tidak peduli karena kenyataan nya begitu. Alex tidak pernah melihat ruang berlatih seluas ini dan banyak sekali berbagai peralatan berlatih dan juga alat olahraga. Bisa dikatakan kita hanya tinggal memilih apa yang akan kita lakukan disini.
Alex mengambil alat pemanahan, dari dulu ia ingin sekali belajar memanah tapi sampai sekarang ia belum dapat kesempatan. Karena sekarang Alex berada disini ia tidak akan menyia-nyiakan waktunya. Alex akan mencobanya dan berlatih hingga ia bisa memanah dengan benar, ia ingin sesekali lomba memanah dengan kakaknya yang paling menguasai memanah.
ābelum tidur?ā tanya Lyin membuat Alex sedikit terkejut, Alex menghadap pada Lyin.
ābelum kak, heheā jawab Alex sambil menyengir kuda menampakan giginya yang rapi.
Lyin memperhatikan anak panah Alex yang selalu melenceng dari papan target, Lyin hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
āAisā
āmaaf-maaf, sini kakak ajarkan bagaimana cara memanahā ujar Lyin mengambil alat pemanahan dan berdiri disamping Alex.
āseperti ini, fokus kan targetmu kedepan dan titik hitam itu, jangan melihat keyang lain. Setelah pikirannmu sudah benar-benar fokus langsung. Shout!ā ujar Lyin menembak tepat angka 10, Alex bertepuk tangan karena Lyin benar-benar hebat dalam memanah.
__ADS_1
ākeren sekali kakā puji Alex tulus, Lyin hanya tersenyum menanggapi Alex. Dasar bocah, komentar Lyin didalam hatinya.
āsekarang cobalah!ā ujar Lyin membuat Alex dengan semangat menganggukan kepalanya, Alex siap membidik targetnya sesuai arahan dari Lyin dan Shout! Target Alex diangka depalan. Alex tidak kecewa karena itu baru permulaan saja, bukankah seorang ahli pertamanya gagal terlebih dahulu.
Alex terus berlatih dengan diawasi oleh Lyin, butuh waktu 2 jam bagi Alex untuk bisa membidik angka 10 dengan benar. Benarkan apa yang dikatakan Alex, seorang ahli awalnya gagal terlebih dahulu agar bisa sukses, dan lihat sekarang Alex mampu mencetak skor 10.
Alex dan Lyin bertarung memanah, Alex mengacak rambutnya karena ia kalah. Lyin dan Alex hanya beda satu angka saja dan itu membuat Alex sedikit bangga tapi sedikit kesal juga.
ālain kali kau pasti bisa mengalahkan kakak, masa iya baru pertama kali langsung menangā
ābenar kak, nanti setalah aku pandai memanah aku akan mencari kakakā
ābaiklahā
Jangan lupa like n komen dan bila perluh tolong dukung karya ini dengan memberikan koin/ poin. Terima kasih sebelumnya. Big love, from me.
__ADS_1
To be continue,